Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Warga Diimbau Cek Keran Sebelum Mudik, Dirut PDAM Surabaya: Setiap Tetes Berarti

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Apr 2022 21:07 WIB
Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Airef Wisnu Cahyono
Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Airef Wisnu Cahyono

selalu.id - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya menghimbau warga Surabaya untuk mengecek kembali kran air di rumah sebelum mudik lebaran.

Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Airef Wisnu Cahyono mengatakan, masih banyak warga yang membutuhkan air.

Baca Juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

"Jika ada kran-kran air yang masih menetes ketika ditutup diharapkan untuk segera diganti," kata Arief saat ditemui di kantor PDAM, Kamis (28/4/2022).

Arief menyampaikan, meskipun hanya satu tetes yang keluar juga mempengaruhi besaran biaya yang dikeluarkan.

"Karena harga air kita itu kan rata rata hanya 77 persen warga kota Surabaya yang menikmati harga air dengan 1700 rupiah per meter itu murah sekali,"ujarnya.

Lebih lanjut Arief menjelaskan masih banyak masyarakat yang berpikir bisa membeli air dengan murah. Sehingga tidak memperhatikan setiap tetes air yang keluar.

Baca Juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

"Satu sisi orang merasa bahwa membeli air itu dibandingkan bursa yang dibeli itu tidak apa apanya. Sehingga, ketika menggunakan air, jadi kurang bijak gitu ya," kataya.

Arief menyebutkan Surabaya salah satu kota dengan kebutuhan air yang cukup tinggi dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya.

"Kalau kota besar itu 140 - 150 liter per orang per hari. Sedangkan Kota Surabaya membutuhkan 190 liter per orang per hari," katanya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Ia pun menambahkan, jika masyarakat lebih bijak dalam menggunakan air. Kedepannya Surabaya tidak ada persoalan terkait wilayah yang tidak dapat air.

"Nantinya semakin menurun wilayah yang tidak dapat air," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.