Selasa, 20 Okt 2026 10:44 WIB

Soal Karut Marut Minyak Goreng, LKKP: Kalau Menterinya Tidak Berguna Ganti Saja!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Apr 2022 14:22 WIB
Direktur LKKP, Heri Purwanto
Direktur LKKP, Heri Purwanto

selalu.id - Lembaga Kajian Kemandirian Pangan (LKKP) menyebut kebijakan pelarangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) itu merupakan langkah ekstrim oleh Presiden Jokowi. Seharusnya kebijakan itu disampaikan oleh Kementerian perdagangan.

"Presiden semacam dipaksa oleh keadaan mengeluarkan larangan ekspor minyak goreng,"kata Direktur LKKP, Heri Purwanto, saat ditemui selalu.id, Rabu (27/4/2022).

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Heri menjelaskan bahwa sebenarnya kebijakan domestic market obligation (DMO) kewajiban memenuhi kebutuhan dalam negeri itu kebijakan Kementerian Perdagangan.

Namun, menterinya mengakui tidak dapat mengendalikan gejolak pasok dan harga selama enam bulan ini, saat hearing bersama DPR RI.

"Kalau presiden sudah mengambil langkah ekstrim menyetop ekspor. Padahal itu kinerjanya menteri. Kalau menteri tidak berguna atau tidak meringankan kerja presiden ya ganti saja,"tegasnya.

Apalagi, pejabat eselon satunya justru terlibat dalam skandal ekspor CPO/minyak goreng ilegal. Sehingga, harus ditebus dengan penggantian karena yang bersangkutan tidak mempunyai inisiatif untuk mengundurkan diri.

"Langkah cepat presiden ditunggu supaya tidak menimbulkan berbagai spekulasi, pembantu presiden yang merepotkan presidennya tidak pantas dipertahankan," imbuhnya.

Pelarangan ekspor CPO minyak goreng ini, Heri menyampaikan bermula karena langka atau hilangnya minyak goreng dari pasaran. Sehingga pemerintah menetapkan kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Stop ekspor CPO itu asal muasalnya kan karena hilangnya minyak goreng dari pasaran.Hilangnya barang dari pasaran ini kan sesungguhnya karena pengusaha tidak ingin jual murah," kata Heri.

Menurutnya, olahan CPO sebagai bahan baku minyak goreng yang dijual ke luar negeri itu menjadi keuntungan bagi pengusaha.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Sehingga, buat apa CPO diolah jika hanya untuk menambah ongkos, yang harganya lebih murah,"ujarnya.

Sehingga, kebijakan yang tidak efektif membuat pemerintah kembali mencabut HET yang mengakibatkan harga melonjak tinggi dan minyak goreng tiba-tiba muncul kembali.

Kenaikan harga minyak goreng ini, kata dia, sangat jelas dipengaruhi oleh kenakan harga CPO di pasar dunia. Tercatat Desember 2020 masih pada USD 870/MT (metrik ton), pada Januari 2021 tembus USD 951/MT.

"Sebenarnya Kemendag, untuk menjamin pemenuhan kebutuhan minyak goreng pasar domestik harus wajib DMO para produsen CPO, DMO dipatok sebesar 20 persen dari produksi total CPO,"tuturnya.

Merujuk data GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) tahun 2021 produksi total CPO sebesar 46,3 juta ton dengan besaran DMO 9,26 juta ton, sementara konsumsi CPO untuk bahan pangan setara 8,95 juta ton.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

"Jelas sekali ada kelebihan disini, dan surplusnya boleh untuk penggunaan lain diantaranya untuk ekspor,"jelasnya.

Dibandingkan tahun 2022, Heri memprediksi produksi CPO bisa tembus hingga 49 juta ton dengan DMO sebesar 9,8 juta ton.

"Yang pasti akan dapat menutupi kebutuhan CPO untuk pangan merujuk pada data GAPKI tahun 2021," tuturnya.

Ia menambahkan, dengan melihat data GAPKI tersebut, basis argumentasinya tidak ada sehingga wajib ditolak Kebutuhan CPO untuk bio disel dikecualikan dari analisa.

"Karena meski dibeli untuk kebutuhan domestik, mengacu kepada harga internasional sebagaimana dikemukakan oleh Dirut Pertamina," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.