Senin, 02 Feb 2026 12:57 WIB

Puluhan Seniman Reog Demo di DPRD Jatim, Ini Tuntutannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Apr 2022 16:56 WIB

selalu.id - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Paguyuban Reog Ponorogo Surabaya menggelar aksi demo di depan Kantor DPRD Jatim, Jalan Indrapura Surabaya, Senin (25/4/2022). Dalam aksinya, mereka juga mempertontonkan pertunjukan jaranan.

Sebelumnya, mereka juga melakukan aksi yang sama pada Rabu (13/4/2022) lalu di Jalan MERR, Rungkut. Mereka mendukung pemerintah untuk mendaftarkan Reog Ponorogo ke UNESCO.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Kali ini mereka juga menuntut hal yang sama kepada pemerintah Indonesia untuk serius dalam memperhatikan Kesenian Reog yang akan di daftarkan di Klaim oleh Negara Malaysia.

"Kami sudah aksi 2 Minggu lalu untuk dukung pemerintah dan kritik Pemerintah dan klaim Malaysia yang sudah 2 kali ini," kata ketua Perkumpulan Unit - Unit Reog Surabaya (Purabaya), Siswandi, Senin (25/4/2022).

Iswandi menegaskan bahwa kesenian reog ini adalah milik Indonesia, bukan negara lain ataupun pihak manapun yang berani mengklaim kesenian Reog Ponorogo, Jawa Timur tersebut.

"Sekarang dari kedutaan menyatakan tidak akan mendaftarkan reog ke UNESCO tapi nyatanya yang mau didaftarkan tari barong yang wujudnya ya reog. Kita mau dibohongi,"tegasnya.

Padahal, menurut Iswandi bahwa tari barong merupakan bagian dari kesenian reog juga. Namun tari barong yang didaftarkan, bukan reognya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Kita sudah pernah kehilangan dua-duanya diakui Malaysia jangan sampai ditikung lagi gimana kalau budaya mau diambil alih padahal ini milik dan kehormatan bangsa. Reog ini milik Ponorogo dan Indonesia bukan milik siapa,"tuturnya.

Shifa Alin Salsabilla, salah satu masyarakat yang ikut dalam aksi ini menyebutkan, bahwa dirinya sangat miris melihat Pemerintah Indonesia.

"Saya sangat miris melihat negara ini mas, kesenian nya malah tidak diperhatikan, padahal reog merupakan bagian dari sejarah indonesia," Ujarnya.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Dirinya berharap agar aksi ini bisa menjadi perhatian lebih terutama untuk pemerintah Indonesia.

"Saya berharap agar Reog ini untuk bisa didaftarkan ke UNESCO Sebagai Kesenian Asli Indonesia, bukan Malaysia," Harapnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.

Hasil MU Vs Fulham, Setan Merah Menang 3-2

Dengan hasil ini, MU berarti sudah merangkai tiga kemenangan beruntun usai mengalahkan Manchester City dan Arsenal.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.