PPKM Jawa-Bali Berakhir, Kasus Covid-19 di Surabaya Menurun Drastis
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 18 Apr 2022 14:33 WIB
selalu.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 berlevel Jawa-Bali berakhir hari ini, Senin (18/4/2022). Kasus covid-19 di Surabaya pun semakin menurun hingga Bed Occupation Rate (BOR) untuk Covid19 kini sudah 2 persen.
Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Surabaya, Ridwan Mabarun menyampaikan bahwa sesuai inmendagri sebelumnya nomor 20 terkait PPKM Covid-19 Jawa- Bali berakhir hari ini, Senin (18/4/2022).
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Namun, Ridwan akan memastikan lagi dan masih menunggu keputusan pemerintah pusat apakah PPKM diperpanjang lagi atau sudah berakhir.
"Tapi seharusnya ada surat lagi. Kita tunggu emang hari ini sesuai inmendagri, Itu kan menyatakan level 1. Kalau misalnya nanti malam tidak ada surat, berarti betul ppkm sudah tidak ada lagi," kata Ridwan saat dihubungi, Senin (18/4/2022).
Ridwan menerangkan, saat ini kondis Covid-19 di Surabaya semakin menurun. Ia menyebut hingga kini BOR Covid-19 di rumah sakit untuk Covid-19 sudah menurun hingga 2 persen.
"Kasus aktif kita itu turun terus dari 5 ribu sekarang jadi 70 kasus aktif. Berarti kondisi kita betul-betul bagus level 1,"ungkap Ridwan
Lebih lanjut Ridwan menjelaskan, sejumlah tempat Isoter di Surabaya untuk pasien covid-19 juga sudah kosong, seperti di Hotel Asrama Haji (HAH) dan Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT).
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
"Sudah tidak ada pasien sejak pertengahan Maret kemarin," tutur Ridwan.
Tak hanya itu, Ridwan menyampaikan bahwa masyarakat yang positif Covid-19!kini lebih banyak memilih untuk isolasi mandiri di rumah.
Pemerintah Kota juga tidak memaksa masyarakat agar melalukan isolasi di isoter milik pemerintah.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
"Kalau sekarang kan lebih cepat kesembuhan jadi cuma minum obat sudah sembuh. Apalagi sekarang kan ada obat gratis COVID-19 dari pemerintah. Tinggal ikuti linknya Halodoc itu, nanti dikirimi obat," ujarnya.
Wakil Walikota Surabaya Armuji, menambahkan, dalam satu minggu terakhir angka Konfirmasi harian Covid-19 di Surabaya tidak melebihi angka 50 kasus . Dengan kumulatif kesembuhan mencapai 112.929 jiwa atau 97,4 persen.
"Berkat kerja keras kita semua akhirnya berbagai relaksasi dan pelonggaran aktivitas masyarakat di surabaya dapat berjalan dengan baik," terangnya. (ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-1566-ppkm-jawabali-berakhir-kasus-covid19-di-surabaya-menurun-drastis
