Ratusan Mahasiswa Geruduk Balai Kota Surabaya, Wali Kota Eri Ajak Duduk Bersama
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 13 Apr 2022 16:23 WIB
selalu.id - Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus mendatangi Balai Kota Surabaya , Rabu (13/4/2022).Mereka berencana menggelar aksi dan menyampaikan aspirasi kepada Wali Kota Surabaya.
Kelompok Cipayung Plus ini terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik (PMKRI).
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Aksi dimulai pukul 14.00 WIB. Menggunakan jas almamater, mereka menyampaikan orasi dan tuntutan. Terlihat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menemui langsung massa aksi gabungan mahasiswa tersebut.
Ketua Umum Persatuan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya, Fajar T Septiono mengatakan bahwa pihaknya akan menuntut beberapa hal. Diantaranya adalah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan bahan makanan pokok.
"Saat ini ekonomi sedang dipulihkan dari pandemi. Tapi pemerintah malah menghajar rakyat kita dan UMKM (usaha Mikro Kecil Menengah) dengan kenaikan harga minyak dan naiknya PPn," terang Fajar pada Rabu (13/4).
Tuntutan kedua, mereka ingin Presiden Joko Widodo untuk membuat pernyataan tertulis bahwa tidak ada perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu.
"Kami sering dibohongi oleh Jokowi. Dulu tahun 2013 beliau bilang tidak akan maju Presiden tapi ternyata pemilu 2014 maju (sebagai capres)," ujarnya.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
Eri sendiri datang pada pukul 14.45 WIB. Massa sempat ricuh ketika memaksa akan masuk melewati pagar pembatas. Beberapa massa saling pukul karena memaksa masuk.
"Kami mau masuk! Mau bicara dengan Eri!" Kata salah seorang mahasiswa.
Padahal Eri sudah berdiri di depan pagar bersama dengan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.
"Iyo rek, Iyo aku ngerungokno (iya aku mendengarkan)," kata Eri.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Namun massa aksi masih tak sabar. Mereka masih menggoyang-goyangkan pagar supaya dibuka. Yusep lalu meminta anggotanya untuk membuka pagar.
Eri lalu keluar dari pagar. Ia meminta seluruh peserta, baik polisi maupun massa aksi untuk duduk bersama.
"Kami menuntut Menteri SDM untuk memberi tanggapan atas kenaikan bahan pokok. Kemudian menuntut pemerintah mengembalikan harga pertamax. Lalu harus ada jaminan pertalite masih ada!" Tuntut mahasiswa. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi