Jumat, 05 Jun 2026 22:42 WIB

Ratusan Mahasiswa Geruduk Balai Kota Surabaya, Wali Kota Eri Ajak Duduk Bersama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Apr 2022 16:23 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat menemui massa aksi mahasiswa
Wali Kota Eri Cahyadi saat menemui massa aksi mahasiswa

selalu.id - Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus mendatangi Balai Kota Surabaya , Rabu (13/4/2022).Mereka berencana menggelar aksi dan menyampaikan aspirasi kepada Wali Kota Surabaya.

Kelompok Cipayung Plus ini terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik (PMKRI).

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Aksi dimulai pukul 14.00 WIB. Menggunakan jas almamater, mereka menyampaikan orasi dan tuntutan. Terlihat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menemui langsung massa aksi gabungan mahasiswa tersebut.

Ketua Umum Persatuan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya, Fajar T Septiono mengatakan bahwa pihaknya akan menuntut beberapa hal. Diantaranya adalah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan bahan makanan pokok.

"Saat ini ekonomi sedang dipulihkan dari pandemi. Tapi pemerintah malah menghajar rakyat kita dan UMKM (usaha Mikro Kecil Menengah) dengan kenaikan harga minyak dan naiknya PPn," terang Fajar pada Rabu (13/4).

Tuntutan kedua, mereka ingin Presiden Joko Widodo untuk membuat pernyataan tertulis bahwa tidak ada perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu.

"Kami sering dibohongi oleh Jokowi. Dulu tahun 2013 beliau bilang tidak akan maju Presiden tapi ternyata pemilu 2014 maju (sebagai capres)," ujarnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Eri sendiri datang pada pukul 14.45 WIB. Massa sempat ricuh ketika memaksa akan masuk melewati pagar pembatas. Beberapa massa saling pukul karena memaksa masuk.

"Kami mau masuk! Mau bicara dengan Eri!" Kata salah seorang mahasiswa.

Padahal Eri sudah berdiri di depan pagar bersama dengan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

"Iyo rek, Iyo aku ngerungokno (iya aku mendengarkan)," kata Eri.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Namun massa aksi masih tak sabar. Mereka masih menggoyang-goyangkan pagar supaya dibuka. Yusep lalu meminta anggotanya untuk membuka pagar.

Eri lalu keluar dari pagar. Ia meminta seluruh peserta, baik polisi maupun massa aksi untuk duduk bersama.

"Kami menuntut Menteri SDM untuk memberi tanggapan atas kenaikan bahan pokok. Kemudian menuntut pemerintah mengembalikan harga pertamax. Lalu harus ada jaminan pertalite masih ada!" Tuntut mahasiswa. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.