Rabu, 21 Okt 2026 11:51 WIB

Seniman Gelar Aksi Teaterikal Protes Kepemimpinan Gubernur dan Kadisbudpar Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Apr 2022 14:36 WIB
Aksi teaterikal seniman Jawa Timur di depan Gedung Grahadi, Surabaya
Aksi teaterikal seniman Jawa Timur di depan Gedung Grahadi, Surabaya

selalu.id - Puluhan seniman Jawa Timur menggelar aksi di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Rabu (13/4/2022). Dalam aksi tersebut, para seniman itu memakai pakaian adat sambil membawa wayang dan spanduk yang bertulis 'Seniman Dianggap Wayang Karo Dalang Sinarto'.

Dalam aksi teaterikalnya, mereka membuat replika kuburan yang dibuat dengan kayu dan taburan sayur kol serta sampah-sampah botol di jalanan depan Gedung Grahadi, sambil menampilkan seni teater dalam aksi tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

"Hal itu menggambarkan, seniman-seniman dimatikan, Replika kuburan itu sampah- sampah seperti ini, saya kira ini bentuk satu pelecehan yang dilakukan lembaga-lembaga kesenian yang ada di Provinsi Jatim terhadap seniman," kata Koalisi Seni Surabaya, Luhur Kayunda saat ditemui selalu.id, Rabu (13/4/2022).

Luhur menyampaikan bahwa aksi tersebut untuk menuntut keadilan Kepala Dinas Pariwisata Jawa Timur, Sinarto, yang dianggap kebijakannya tidak berpihak kepada pelaku seni.

Selain itu, kata dia, ini juga bentuk protes karena seniman Surabaya dan Jatim ini menjadi penggagas program yang sebenarnya menjalin hubungan antara seniman dengan Pemerintah Provinsi.

"Yang kami soroti, di Gubernur dan Dinas Pariwisata sebelumnya, ada kepedulian pada seniman. Kami diajak buka bersama, mendapat parcel, dan THR untuk seniman yang kurang mampu," ujarnya.

Selain itu, Luhur juga menyampaikan bahwa program-program dan bantuan yang sebeleumnya pernah ada tak pernah lagi dirasakan seniman di masa kepemimpinan Gubernur Jawa TImur Khofifah Indar Parawansa dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto.

"Padahal banyak seniman-seniman yang perlu uluran tangan dari pemerintah," ujar dia.

Lebih lanjut Luhur menjelaskan bahwa di masa kepemimpinan Khofifah dan Sinarto, pihaknya tak menemukan penghargaan pada seniman. Padahal, hal itu dirasa mampu menjadi motivasi bagi para seniman.

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

"Dulu juga ada yang namanya Tali Asih. Itu sebagai bentuk kepedulian pemerintah pada seniman-seniman yang memang sudah tidak bisa produktif karena sakit," ujarnya.

Pemberian insentif bagi pada penjaga situs kebudayaan dan sejarah di Jatim juga tak lagi ada. Padahal, gagasan itu telah diungkapkan sejak 3 tahun lalu.

"Bahkan sempat ada perdebatan anggaran untuk kesenian dan penjaga situs. Kan harus berbagi. Saya tidak tahu (gagasan) itu masih berlanjut sampai sekarang atau tidak," katanya.

Tak hanya itu, seniman juga menuntut Kepala Dinas Disbudpar, Sinarto agae lebih transparan pada seluruh kebijakan maupun anggaran yang diberikan pada seniman.

Baca Juga: Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Sebab, ada beberapa seniman yang kembali mendapatkan penghargaan padahal pernah mendapat penghargaan yang sama dari Gubernur Khofifah.

"Itu (penghargaan) mestinya bergilir. Nah itu diabaikan gitu makanya temen-temen protes karena ini adalah teman-teman yang memang bener-bener aktif di dalam bidang kesenian," ujarnya.

Berdasarkan pantauan selalu.id hingga demonstrasi berakhir pada pukul 11.30 WIB, perwakilan demonstran tidak juga ditemui oleh Gubernur Khofifah maupun perwakilan Pemprov Jatim. Terkait hal itu, Luhur memastikan bahwa pihaknya akan mengadakan aksi lanjutan.

"Kami akan hadir disini dan tuntutan-tuntutan kami akan tetap berjalan sampai ada jawaban," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Kunci Puncak Klasemen Liga Champions

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.