Selasa, 03 Feb 2026 10:38 WIB

Upayakan Pengobatan Gratis, DPRD Surabaya Kumpulkan Rumah Sakit dan BPJS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Apr 2022 16:44 WIB
Ketua Pansus LKPJ, Baktiono
Ketua Pansus LKPJ, Baktiono

selalu.id - Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Surabaya memastikan setiap rumah sakit yang tergabung di dalam BPJS bisa melakukan klaim.

Ketua Pansus LKPJ, Baktiono, mengatakan, hal itu dijamin adanya program Supply Chain Financing (SCF) dari pemerintah melalui bank-bank BUMN dan bisa langsung dibayarkan ke rumah sakit.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Sekarang semua sudah mampu dan mengerti yang diinginkan oleh pemerintah dan verifikasinya semua sudah lancar yang bekerjasama dengan BPJS," kata Baktiono, Selasa (12/4/20220).

Baktiono menyampaikan, berkas pengklaiman yang diberikan oleh pihak rumah sakit harus rigit dan jelas.

Kata dia, sejauh ini masih terdapat 17 rumah sakit yang belum tergabung ke dalam BPJS, lantaran beberapa faktor, seperti soal sarana dan prasarana yang masih terbatas.

"Kemudian ada yang memang benar-benar tidak bisa kerjasama dengan BPJS, karena mereka melayani tentang vertilitas atau kesuburan dan bayi tabung dan itu tidak bisa kerjasama," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya berharap, pelayanan kesehatan bisa berjalan maksimal sesuai dengan visi Wali Kota dan wakil Wali Kota Surabaya.

"Masyarakat kan tahunya kampanye itu yang disampaikan adalah berobat gratis, (syarat) yang disampaikan KTP dan KK. Kalau sampai tidak bisa (terealisasi) kan menjadi kendala bersama," ujarnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Politikus PDI Perjuangan menambahkan, pada rapat kali ini baru 15 rumah sakit yang hadir. Sedangkan dua lainnya masih absen.

Oleh karena itu, pihaknya bakal melakukan pemanggilan ulang kepada pihak rumah sakit guna membahas proses lanjutan.

"Jadi, BPJS langsung MoU kan disini, di DPRD dalam Minggu ini dan yang jelas itu ada rumah sakit Darmo, RKZ, Adi Husada, Premier, Mitra Keluarga ini sudah siap semua untuk menyiapkan fasilitas," jelasnya.

Ketua Persi Komisariat Kota Surabaya dr Didi Dewanto menyebut, pansus ini dimaksudkan untuk menggandeng pihak rumah sakit yang belum bekerjasama dengan BPJS.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Meski begitu, dirinya tak menampik bahwa ada beberapa rumah sakit yang belum bisa bergabung, lantaran suatu hal.

"Seperti rumah sakit khusus belum perlu untuk bekerjasama dengan BPJS, karena pelayanannya bayi tabung yang mungkin belum di cover BPJS," terangnya.

Soal SCF, Didi mengaku, program tersebut akan menjamin pihak rumah sakit untuk bisa mengklaim biaya pengobatan secara cepat.

"Sudah 2 tahunan ada kebijakan dari pusat, yakni SCF itu. Jadi ada berita acara bisa diklaim. Kalau sekarang BPJS sudah surplus kemarin, malah kami yang dikejar-kejar mana kok belum ngajukan (pengklaiman)," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.