Selasa, 21 Jul 2026 03:20 WIB

Tradisi Nyekar Jelang Ramadan Untungkan Pedagang Bunga, Omzet Tembus Rp 7 Juta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 02 Apr 2022 23:47 WIB
Pedagang bunga di Makam Keputih, Surabaya
Pedagang bunga di Makam Keputih, Surabaya

selalu.id - Tradisi ziarah menjelang memulai ibadah puasa masih dilakukan oleh masyarakat. Hal ini membuat makam-makam ramai dikunjungi, termasuk Taman Pemakaman Umum (TPU) Keputih Surabaya.

Ramainya peziarah juga membawa keuntungan tersendiri bagi pedagang bunga atau kembang.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Azizah (36), salah satu pedagang bunga mengaku pengunjung Makam Keputih satu minggu terakhir ini ramai.

"Satu minggu sudah ramai, paling ramai Sabtu dan Minggu," kata Azizah saat ditemui selalu.id di TPU Keputih, Surabaya, Sabtu (2/4/2022).

Azizah mengungkapkan, jelang Ramadan omset dagangannya hingga 75 persen.

Ia memanfaatkan momen tersebut dengan menaikkan harga dagangannya dari harga sebelumnya Rp 5 ribu per kresek kecil. Kini dijual Rp 10 ribu.

"Hari ini ramai bisa sampai 7 juta, biasa 4 hingga 5 juta. Satu tahun sekali. Semenjak covid-19, kalau Ramadan lebih banyak,"ujarnya.

Azizah pun juga mengaku, dirinya menaikkan harga dagangannya seperti bunga pacar air dari harga Rp 20 ribu menjadi Rp 60 ribu satu kresek merah besar.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Kalau kenangan satu kilo Rp 200 ribu. biasanya Rp 60 ribu atau Rp 50 ribu satu kilo,"ungkapnya.

Hal yang sama juga juga dirasakan Rosa (25), salah satu pedagang bunga di TPU keputih yang mengaku omsetnya bisa mencapai Rp 4 juta hingga Rp 5 jutaan.

"Bisa sampai 4- 5 juta, kebanyakan yang ziarah luar kota Surabaya," terangnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Selain pedagang bunga tabur, Seorang pembersih makam, Bolang (60), juga kebanjiran pesanan untuk merawat makam.

"Biasanya Rp 150 ribu satu makam, ada yang 75-100 ribu. Itu diberi obat rumput atau pupuk biar bagus rumputnya,"ujar Bolang.

Bolang yang sejak tahun 2020 merawat makam di TPU Keputih itu, mengaku merawat 30 makam.

"Biasanya awal Ramadan banyak kesini, setiap hari. Kebanyakan dari Jakarta," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.