Tradisi Nyekar Jelang Ramadan Untungkan Pedagang Bunga, Omzet Tembus Rp 7 Juta
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 02 Apr 2022 23:47 WIB
selalu.id - Tradisi ziarah menjelang memulai ibadah puasa masih dilakukan oleh masyarakat. Hal ini membuat makam-makam ramai dikunjungi, termasuk Taman Pemakaman Umum (TPU) Keputih Surabaya.
Ramainya peziarah juga membawa keuntungan tersendiri bagi pedagang bunga atau kembang.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Azizah (36), salah satu pedagang bunga mengaku pengunjung Makam Keputih satu minggu terakhir ini ramai.
"Satu minggu sudah ramai, paling ramai Sabtu dan Minggu," kata Azizah saat ditemui selalu.id di TPU Keputih, Surabaya, Sabtu (2/4/2022).

Azizah mengungkapkan, jelang Ramadan omset dagangannya hingga 75 persen.
Ia memanfaatkan momen tersebut dengan menaikkan harga dagangannya dari harga sebelumnya Rp 5 ribu per kresek kecil. Kini dijual Rp 10 ribu.
"Hari ini ramai bisa sampai 7 juta, biasa 4 hingga 5 juta. Satu tahun sekali. Semenjak covid-19, kalau Ramadan lebih banyak,"ujarnya.
Azizah pun juga mengaku, dirinya menaikkan harga dagangannya seperti bunga pacar air dari harga Rp 20 ribu menjadi Rp 60 ribu satu kresek merah besar.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
"Kalau kenangan satu kilo Rp 200 ribu. biasanya Rp 60 ribu atau Rp 50 ribu satu kilo,"ungkapnya.

Hal yang sama juga juga dirasakan Rosa (25), salah satu pedagang bunga di TPU keputih yang mengaku omsetnya bisa mencapai Rp 4 juta hingga Rp 5 jutaan.
"Bisa sampai 4- 5 juta, kebanyakan yang ziarah luar kota Surabaya," terangnya.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Selain pedagang bunga tabur, Seorang pembersih makam, Bolang (60), juga kebanjiran pesanan untuk merawat makam.
"Biasanya Rp 150 ribu satu makam, ada yang 75-100 ribu. Itu diberi obat rumput atau pupuk biar bagus rumputnya,"ujar Bolang.
Bolang yang sejak tahun 2020 merawat makam di TPU Keputih itu, mengaku merawat 30 makam.
"Biasanya awal Ramadan banyak kesini, setiap hari. Kebanyakan dari Jakarta," terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi