Kamis, 04 Jun 2026 10:31 WIB

Harus Menyelam, Begini Proses Evakuasi Mobil Tercebur di Sungai Jalan Prapen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 01 Apr 2022 09:54 WIB
Proses evakuasi mobil yang tercebur di Sungai Jalan Prapen Surabaya
Proses evakuasi mobil yang tercebur di Sungai Jalan Prapen Surabaya

selalu.id - Proses evakuasi Honda Jazz yang tercebur di Sungai Jalan Raya Prapen Surabaya, Jumat (1/4/2022) dini hari cukup menyulitkan petugas, pasalnya mobil tersebut tenggelam di sungai yang memiliki kedalaman 2 meter.

Petugas PMK Surabaya mendapat laporan kejadian mobil tercebur dari kepolisian pada pukul 02.07 WIB Tim Rescue PMK diluncurkan dan tiba di lokasi pada pukul 02.14 WIB.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Disebutkan, tiba di lokasi mobil dalam keadaan tenggelam dan petugas harus menyelam untuk menemukan Honda Jazz yang diketahui bernopol L 1015 PB tersebut. Mau tidak mau, petugas harus menyelam dan memasangkan tali ke bagian mobil untuk kemudian diangkat menggunakan alat berat.

Kepala Dinas PMK Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan kejadian sekitar pkul 02.07 WIB oleh pihak kepolisian dan langsung menerjunkan tim rescue.

"Saya mendapat laporan dari komandan tim rescue (PMK) kami sekitar pukul 02.07 WIB. dan kita langsung terjunkan tim untuk membantu proses evakuasi," ujar Dedik saat dikonfirmasi selalu.id.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Baca juga: Begini Kronologi Mobil Tercebur di Sungai Jalan Prapen Surabaya

Setelah memastikan semua tali terpasang pada bagian mobil, proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar tidak membahayakan petugas yang berada di dalam sungai. Kerja keras tim rescue berhasil dan sekitar pukul 03.39 WIB proses evakuasi dinyatakan selesai. Honda jazz berwarna merah tersebut berhasil diangkat dari dalam sungai.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Kalau korban langsung dibawa ke RS Jemursari, begitu laporan yang saya terima dari petugas di lapangan. Namun dalam hal ini saya tidak berkompeten untuk menentukan kronologis dan penyebab. Kami hanya bertugas untuk melakukan evakuasi mobil dengan peralatan yang kita miliki," imbuh Dedik.

Berdasar data laporan, sejumlah petugas gabungan turut dalam proses evakuasi kali ini, diantaranya Dinas PMK Surabaya dan tim Penyelamatan Kota Surabaya-nya, BPBD Surabaya, Posko Terpadu Timur serta Unit Laka Lantas dari Kepolisian. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.