Harus Menyelam, Begini Proses Evakuasi Mobil Tercebur di Sungai Jalan Prapen
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 01 Apr 2022 09:54 WIB
selalu.id - Proses evakuasi Honda Jazz yang tercebur di Sungai Jalan Raya Prapen Surabaya, Jumat (1/4/2022) dini hari cukup menyulitkan petugas, pasalnya mobil tersebut tenggelam di sungai yang memiliki kedalaman 2 meter.
Petugas PMK Surabaya mendapat laporan kejadian mobil tercebur dari kepolisian pada pukul 02.07 WIB Tim Rescue PMK diluncurkan dan tiba di lokasi pada pukul 02.14 WIB.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
Disebutkan, tiba di lokasi mobil dalam keadaan tenggelam dan petugas harus menyelam untuk menemukan Honda Jazz yang diketahui bernopol L 1015 PB tersebut. Mau tidak mau, petugas harus menyelam dan memasangkan tali ke bagian mobil untuk kemudian diangkat menggunakan alat berat.
Kepala Dinas PMK Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan kejadian sekitar pkul 02.07 WIB oleh pihak kepolisian dan langsung menerjunkan tim rescue.
"Saya mendapat laporan dari komandan tim rescue (PMK) kami sekitar pukul 02.07 WIB. dan kita langsung terjunkan tim untuk membantu proses evakuasi," ujar Dedik saat dikonfirmasi selalu.id.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Baca juga: Begini Kronologi Mobil Tercebur di Sungai Jalan Prapen Surabaya
Setelah memastikan semua tali terpasang pada bagian mobil, proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar tidak membahayakan petugas yang berada di dalam sungai. Kerja keras tim rescue berhasil dan sekitar pukul 03.39 WIB proses evakuasi dinyatakan selesai. Honda jazz berwarna merah tersebut berhasil diangkat dari dalam sungai.
Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa
"Kalau korban langsung dibawa ke RS Jemursari, begitu laporan yang saya terima dari petugas di lapangan. Namun dalam hal ini saya tidak berkompeten untuk menentukan kronologis dan penyebab. Kami hanya bertugas untuk melakukan evakuasi mobil dengan peralatan yang kita miliki," imbuh Dedik.
Berdasar data laporan, sejumlah petugas gabungan turut dalam proses evakuasi kali ini, diantaranya Dinas PMK Surabaya dan tim Penyelamatan Kota Surabaya-nya, BPBD Surabaya, Posko Terpadu Timur serta Unit Laka Lantas dari Kepolisian. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi