Senin, 08 Jun 2026 22:51 WIB

Pakar ITS Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari: Test Pile Harus Berizin!

Pakar konstruksi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, DR. Ir. Mudji Irmawan. (Foto: Moris/selalu.id).
Pakar konstruksi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, DR. Ir. Mudji Irmawan. (Foto: Moris/selalu.id).

selalu.id - Pakar konstruksi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, DR. Ir. Mudji Irmawan menegaskan bahwa test pile merupakan tahapan penting dalam proses pembangunan untuk mengetahui daya dukung tanah sebelum konstruksi dilakukan.

Komentar tersebut disampaikan Mudji menanggapi polemik pelaksanaan test pile yang dilakukan PT Wulandaya Cahaya Lestari dalam proyek pembangunan yang diprotes warga hingga DPRD.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Menurut Mudji, secara teknis sebuah pekerjaan konstruksi terbagi menjadi dua tahapan utama, yakni pekerjaan bangunan atas dan bangunan bawah atau fondasi.

“Fondasi itu kita ada dua masalah, diameter dan kedalaman. Apa yang perlu diperhatikan dalam fondasi ini adalah daya dukung tanah, karena tidak dapat diprediksi dengan tepat daya dukungnya,” terangnya kepada selalu.id, Senin (8/6/2026).

Mudji menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan gedung, jembatan maupun konstruksi lainnya sangat ditentukan oleh kemampuan tanah menopang beban bangunan yang akan berdiri di atasnya.

Karena itu, pengujian pondasi melalui test pile menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi tanah sesuai dengan kebutuhan desain konstruksi yang telah direncanakan.

Dosen Teknik Sipil ITS ini menyatakan bahwa test pile dilakukan untuk mengetahui kemampuan tanah dalam menerima beban sekaligus menentukan apakah tiang pancang yang dipasang dapat digunakan atau tidak.

“Nanti hasilnya akan ada dua, yaitu use pile dan unused pile. Itu pile yang bisa digunakan atau tidak bisa digunakan. Tes tersebut dilakukan sebelum kita membangun,” paparnya.

Mudji mengatakan bahwa sebelum melaksanakan test pile, pemrakarsa proyek wajib mengajukan permohonan khusus yang berbeda dari izin pembangunan utama.

Baca Juga: Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Pengujian tersebut hanya dilakukan pada sebagian kecil area yang umumnya berkisar antara dua hingga lima persen dari kebutuhan pondasi keseluruhan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari proses teknis yang lazim dilakukan untuk meminimalkan risiko kegagalan struktur saat proyek memasuki tahap pembangunan.

Selain aspek teknis, Mudji juga menyoroti pentingnya komunikasi antara pelaksana proyek dengan masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan.

Ia menilai pemrakarsa proyek perlu melakukan pendekatan dan memberikan penjelasan kepada warga mengenai aktivitas yang akan dilakukan, termasuk potensi dampak yang mungkin timbul selama proses pengujian maupun pembangunan berlangsung.

Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Panggil Lagi DPRKPP Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari

“Mereka harus kulonuwun-lah. Pendekatan kepada warga. Mungkin yang paling penting dalam laporan ke warga adalah apakah ada dampak dalam proyek tersebut,” jelas Mudji.

Sebagai Wakil Direktur PT ITS Tekno, Mudji menegaskan bahwa test pile atau pengujian kekuatan tiang pancang merupakan kebutuhan teknis yang tidak dapat diabaikan dalam sebuah proyek konstruksi.

Hasil pengujian tersebut menjadi dasar penting bagi perencana dan pelaksana proyek untuk memastikan keamanan bangunan serta mengurangi potensi risiko konstruksi di kemudian hari.

Dengan mengetahui kondisi tanah secara akurat sejak awal, proses pembangunan dapat dilakukan dengan perhitungan yang lebih tepat sehingga keselamatan struktur bangunan tetap terjamin sesuai standar teknik yang berlaku.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Digitalisasi, Targetkan Kota Bebas Sampah Liar

Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab DLHK, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Komplotan Curanmor Spesialis Minimarket di Surabaya Ditembak, Ini Tampang dan Jejak Kejahatannya

Saat ini penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Kasus tersebut saat ini masih diproses aparat penegak hukum, termasuk penelusuran terhadap agen yang diduga terlibat dalam perekrutan pekerja.

Pesan Khusus Gus Barra saat Resmikan GOR di Kelulusan SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Gus Barra mengatakan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Mahasiswa di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pesilat Mabuk: HP Raib, Kini Masuk Rumah Sakit

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pengembangan penyidikan untuk menangkap satu pelaku yang masih buron.

Awas! Ada Razia Kendaraan Besar-besaran di Surabaya hingga Akhir Tahun 2026

Salah satu titik operasi berlangsung di Jalan Ir Soekarno (MERR). Kegiatan serupa akan digelar bergilir di lima wilayah Surabaya hingga akhir tahun 2026.