Kamis, 03 Sep 2026 11:25 WIB

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Muhammad Deny, Assistant Manager Manajemen Risiko TPS saat menyampaikan materi tentang ISO 9001 dan manajemen risiko kepada mahasiswa statistika bisnis ITS. (Dok. TPS for selalu.id).
Muhammad Deny, Assistant Manager Manajemen Risiko TPS saat menyampaikan materi tentang ISO 9001 dan manajemen risiko kepada mahasiswa statistika bisnis ITS. (Dok. TPS for selalu.id).

selalu.id - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menjadi lokasi kunjungan akademik mahasiswa Program Studi Statistika Bisnis, Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari mata kuliah Manajemen Mutu, dengan tujuan memberikan wawasan nyata mengenai penerapan sistem manajemen mutu berbasis standar internasional ISO 9001:2015 di lingkungan industri pelabuhan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi.

Baca Juga: Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Langkah Pelindo dan BNNP Jatim Mewujudkan Generasi Muda Bersinar

Sebanyak 94 mahasiswa didampingi 3 dosen pengampu turut serta dalam kegiatan tersebut. Selama di lokasi, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, namun juga diajak menelusuri penerapan standar ISO 9001:2015.

Di antaranya mulai dari aspek konteks organisasi, peran kepemimpinan, manajemen risiko, hingga cara perusahaan mengevaluasi kinerja dan melakukan perbaikan berkelanjutan dalam setiap layanan yang disediakan.

Sebagai informasi, ISO 9001:2015 merupakan acuan global yang ditetapkan Organisasi Standarisasi Internasional untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan terstruktur, berorientasi pada kepuasan pelanggan, serta mampu menjaga konsistensi dan efisiensi layanan.

Di TPS, standar ini telah diterapkan secara terintegrasi dan mencakup seluruh lini operasi utama, mulai dari kegiatan bongkar muat, proses penerimaan dan penyerahan peti kemas, layanan pengiriman muatan parsial atau Less than Container Load (LCL), hingga fasilitas pemeriksaan bea cukai dan karantina.

Penerapan standar mutu tersebut diperkuat dengan pemanfaatan teknologi terkini guna menjamin kualitas layanan tetap terjaga. Beberapa sistem yang telah dioperasikan antara lain Terminal Operating System (TOS) untuk pengendalian operasional, sistem pintu gerbang otomatis, serta digitalisasi seluruh dokumen kerja.

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Pesisir Surabaya

Perusahaan juga rutin melakukan evaluasi kinerja untuk mendorong inovasi, dengan fokus utama pada pemangkasan waktu bongkar muat, percepatan putaran waktu truk, dan efisiensi proses pemeriksaan barang.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan, khususnya terkait analisis proses bisnis dan pengelolaan mutu.

Hal ini dinilai penting untuk mempersiapkan kesiapan mereka sebelum terjun ke dunia kerja.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud sinergi antara industri dan dunia pendidikan.

Baca Juga: Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya

Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi kunci penting dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara teori, namun juga memahami standar kerja terbaik yang diterapkan di lapangan.

“TPS berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia. Kami senang dapat berbagi pengalaman penerapan ISO 9001:2015 kepada mahasiswa ITS, karena kami percaya kolaborasi ini akan melahirkan talenta unggul yang siap bersaing dan membawa prinsip kualitas, transparansi, serta perbaikan berkelanjutan ke lingkungan kerja nantinya,” ungkap Erika, Kamis (4/6/2026).

Ia juga menegaskan bahwa penerapan prinsip-prinsip dalam standar manajemen mutu tersebut akan terus dijaga dan dikembangkan oleh perusahaan demi meningkatkan kualitas layanan logistik di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.