Selasa, 21 Jul 2026 05:56 WIB

Mabes Polri Sebut Ada Tindak Korupsi pada Kasus Kelangkaan Minyak Goreng Curah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Mar 2022 16:28 WIB
Tim Satgasus Mabes Polri, kiri Hotman  Tambanun, kanan Harun Al-Rasyid
Tim Satgasus Mabes Polri, kiri Hotman Tambanun, kanan Harun Al-Rasyid

selalu.id - Satgas Khusus Pencegahan Korupsi Mabes Polri mengklaim bahwa ada dugaan tindak pidana korupsi pada peristiwa kelangkaan minyak goreng yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Satgas Khusus Pencegahan Korupsi Mabes Polri, Hotman Tambunan. Hotman mengatakan, secara teori terdapat tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh beberapa pihak terkait dengan kelangkaan minyak goreng.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Bahkan, Hotman menyampaikan, tingginya harga beberapa bahan pokok juga disebut Hotman sebagai dampak dari tindak pidana korupsi.

"Secara teori, kelangkaan itu bisa jadi karena korupsi," ujar Mantan Kepala Satuan Tugas Pembelajaran Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (21/3/2022).

Hotman menyebut bahwa ada indikasi adanya tindak pidana korupsi itu bisa terlihat dari kesulitan warga menemukan minyak goreng. Di beberapa wilayah, stok minyak goreng menipis bahkan habis.

Untuk itu, Satgas Pencegahan Korupsi turun langsung untuk memastikan bahwa tidak tejradi tindak pidana korupsi dalam proses produksi dan distribusi bahan pokok.

"Kalau ada tindak pidana korupsi, otomatis kan harga jadi lebih tinggi. Cost distribusi, produksinya juga naik," kata dia.

Lebih lanjut Hotman menyampaikan, mulai hari ini hingga seminggu ke depan, pihaknya akan melakukan analisis kajian untuk mencegah kelangkaan dan kenaikan harga barang.

"Kita gabungkan kajian satgas pangan dan antikorupsi sehingga solusi lebih komperehensif," ujarnya.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Selain minyak goreng, pihaknya juga sedang berupaya untuk mengamankan stok dan harga sembako. Pupuk juga menjadi perhatian dari satgas khusus ini.

Sementara itu, Anggota Satgasus, Harun Al-Rasyid menyebut bahwa pihaknya diminta turun langsung ke berbagai provinsi di Indonesia untuk melihat langsung kondisi bahan pokok.

"Kami hari ini datang untuk amanat atau perintah dari Kapolri dalam upaya membantu mengamankan 9 bahan pokok ditambah pupuk," kata Harun.

Kemudian, pihaknya juga akan melakukan analisis terkait persoalan kelangkaan dan tingginya harga bahan pokok menjelang Bulan Ramadhan ini.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

"Setidaknya kita identifikasi dulu masalah yang terjadi. Nah nanti kita akan telaah analisis mulai dari hulu hingga hilir terkait 9 bahan pokok ini,"jelasnya.

Kemudian, hasilnya akan koordinasikan kepada Kapolri untuk diteruskan dalam mengambil kebijakan Presiden dan menteri terkait.

Hotman menambahkan, dalam pertemuan bersama Kapolda Jatim itu, Satgas Pencegahan Korupsi mendapat beberapa catatan, diantaranya adalah antisipasi dan persiapan naik turunnya harga bahan pokok dan kelangkaan yang biasa terjadi.

"Kami antisipasi sejak awal, tadi Pak Nico sudah mempertemukan dengan beberapa tim dari Polda untuk kita lakukan langkah-langkah koordinasi yang lebih baik lagi," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.