Selasa, 21 Jul 2026 05:54 WIB

Minyak Goreng Oh... Minyak Goreng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Mar 2022 22:46 WIB
Salah satu pedagang di Surabaya yang masih menjual minyak curah
Salah satu pedagang di Surabaya yang masih menjual minyak curah

selalu.id - Penghapusan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan, berdampak pada kelangkaan stok barang minyak goreng curah.

Pantauan selalu.id di pasar beberapa pedagang tidak lagi menjual minyak goreng curah dikarenakan tidak adanya barang. Yayuk (54), salah satu pembeli mengaku saat dirinya dapat kabar yang beredar bahwa stok minyak goreng sudah stabil di pasaran, tetapi ternyata harganya malah melonjak naik.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Tapi pas ke pasar, cari yang curah nggak ada. Ada yang kemasan tapi mahal banget," katanya.

Hal yang berbeda dialami, Heny (49), seorang Ibu Rumah Tangga yag mengaku membeli minyak goreng kemasan di minimarket dekat rumahnya.

Namun, dirinya kecewa, harga minyak goreng yang tinggi yang membuatnya mengurungkan niat membeli minyak goreng.

"Mahalnya nggak masuk akal. Masa 2 liter harganya hampir 50 ribu? Nggak jadi beli, tunggu harga turun," ujar dia.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sementara itu, Ketua Satgas Pangan Jawa Timur, AKBP Oki Ahadian, menyampaikan, pihaknya telah melakukan sidak keberadaan minyak goreng hari ini di Pasar Wonokromo Surabaya.

Oki menyampaikan, pengecekan ketersediaan minyak goreng kemasan di pedagang pasar sudah ada. Akan tetapi terkendala ke minyak curah yang kini lebih dicari konsumen.

"Yang terkendala minyak curah ada di beberapa pedagang harganya bervariatif dari hasil pengecekan. Kita telusuri distribusi minyak curah sejauh mana kendalanya. Kita akan lakukan penulusuran," kata Oki, usai Sidak harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Jumat (18/3/2022).

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Sesuai dengan Peraturan Mentri Perdagangan (Permendag), kata dia, yang diatur minyak goreng curah itu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sehingga, pihaknya melakukan penelusuran.

Diketahui, saat kebijakan HET minyak goreng kemasan beberapa waktu lalu, ketersediaan barang kosong dengan alasan keterlambatan pengiriman. Sedangkan saat ini HET minyak kemasan dicabut, tiba-tiba ketersediaan barang tercukupi dengan harga yang tinggi. Sementara minya curah yang ditetapkan oleh pemerintah HET-nya, secara ajaib mengalami kelangkaan. Minyak goreng oh....minyak goreng.(SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.