Kamis, 04 Jun 2026 13:51 WIB

Minyak Goreng Oh... Minyak Goreng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Mar 2022 22:46 WIB
Salah satu pedagang di Surabaya yang masih menjual minyak curah
Salah satu pedagang di Surabaya yang masih menjual minyak curah

selalu.id - Penghapusan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan, berdampak pada kelangkaan stok barang minyak goreng curah.

Pantauan selalu.id di pasar beberapa pedagang tidak lagi menjual minyak goreng curah dikarenakan tidak adanya barang. Yayuk (54), salah satu pembeli mengaku saat dirinya dapat kabar yang beredar bahwa stok minyak goreng sudah stabil di pasaran, tetapi ternyata harganya malah melonjak naik.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Tapi pas ke pasar, cari yang curah nggak ada. Ada yang kemasan tapi mahal banget," katanya.

Hal yang berbeda dialami, Heny (49), seorang Ibu Rumah Tangga yag mengaku membeli minyak goreng kemasan di minimarket dekat rumahnya.

Namun, dirinya kecewa, harga minyak goreng yang tinggi yang membuatnya mengurungkan niat membeli minyak goreng.

"Mahalnya nggak masuk akal. Masa 2 liter harganya hampir 50 ribu? Nggak jadi beli, tunggu harga turun," ujar dia.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Sementara itu, Ketua Satgas Pangan Jawa Timur, AKBP Oki Ahadian, menyampaikan, pihaknya telah melakukan sidak keberadaan minyak goreng hari ini di Pasar Wonokromo Surabaya.

Oki menyampaikan, pengecekan ketersediaan minyak goreng kemasan di pedagang pasar sudah ada. Akan tetapi terkendala ke minyak curah yang kini lebih dicari konsumen.

"Yang terkendala minyak curah ada di beberapa pedagang harganya bervariatif dari hasil pengecekan. Kita telusuri distribusi minyak curah sejauh mana kendalanya. Kita akan lakukan penulusuran," kata Oki, usai Sidak harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Jumat (18/3/2022).

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Sesuai dengan Peraturan Mentri Perdagangan (Permendag), kata dia, yang diatur minyak goreng curah itu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sehingga, pihaknya melakukan penelusuran.

Diketahui, saat kebijakan HET minyak goreng kemasan beberapa waktu lalu, ketersediaan barang kosong dengan alasan keterlambatan pengiriman. Sedangkan saat ini HET minyak kemasan dicabut, tiba-tiba ketersediaan barang tercukupi dengan harga yang tinggi. Sementara minya curah yang ditetapkan oleh pemerintah HET-nya, secara ajaib mengalami kelangkaan. Minyak goreng oh....minyak goreng.(SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.