Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Minyak Goreng Oh... Minyak Goreng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Mar 2022 22:46 WIB
Salah satu pedagang di Surabaya yang masih menjual minyak curah
Salah satu pedagang di Surabaya yang masih menjual minyak curah

selalu.id - Penghapusan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan, berdampak pada kelangkaan stok barang minyak goreng curah.

Pantauan selalu.id di pasar beberapa pedagang tidak lagi menjual minyak goreng curah dikarenakan tidak adanya barang. Yayuk (54), salah satu pembeli mengaku saat dirinya dapat kabar yang beredar bahwa stok minyak goreng sudah stabil di pasaran, tetapi ternyata harganya malah melonjak naik.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Tapi pas ke pasar, cari yang curah nggak ada. Ada yang kemasan tapi mahal banget," katanya.

Hal yang berbeda dialami, Heny (49), seorang Ibu Rumah Tangga yag mengaku membeli minyak goreng kemasan di minimarket dekat rumahnya.

Namun, dirinya kecewa, harga minyak goreng yang tinggi yang membuatnya mengurungkan niat membeli minyak goreng.

"Mahalnya nggak masuk akal. Masa 2 liter harganya hampir 50 ribu? Nggak jadi beli, tunggu harga turun," ujar dia.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Sementara itu, Ketua Satgas Pangan Jawa Timur, AKBP Oki Ahadian, menyampaikan, pihaknya telah melakukan sidak keberadaan minyak goreng hari ini di Pasar Wonokromo Surabaya.

Oki menyampaikan, pengecekan ketersediaan minyak goreng kemasan di pedagang pasar sudah ada. Akan tetapi terkendala ke minyak curah yang kini lebih dicari konsumen.

"Yang terkendala minyak curah ada di beberapa pedagang harganya bervariatif dari hasil pengecekan. Kita telusuri distribusi minyak curah sejauh mana kendalanya. Kita akan lakukan penulusuran," kata Oki, usai Sidak harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Jumat (18/3/2022).

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Sesuai dengan Peraturan Mentri Perdagangan (Permendag), kata dia, yang diatur minyak goreng curah itu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sehingga, pihaknya melakukan penelusuran.

Diketahui, saat kebijakan HET minyak goreng kemasan beberapa waktu lalu, ketersediaan barang kosong dengan alasan keterlambatan pengiriman. Sedangkan saat ini HET minyak kemasan dicabut, tiba-tiba ketersediaan barang tercukupi dengan harga yang tinggi. Sementara minya curah yang ditetapkan oleh pemerintah HET-nya, secara ajaib mengalami kelangkaan. Minyak goreng oh....minyak goreng.(SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.