Selasa, 21 Jul 2026 23:56 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Teknis Sekolah Tatap Muka 100 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Mar 2022 10:59 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mengunjungi salah satu sekolah
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mengunjungi salah satu sekolah

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) tengah menyiapkan teknis untuk penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

"Kalau memang mengacu ketentuan Pemerintah Pusat kita sudah level 2 dan Vaksinasi telah melampaui target baik dosis pertama maupun kedua,"kata Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, Selasa (14/5/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Armuji menjelaskan bahwa saat ini Dispendik Kota Surabaya, masih melakukan Kajian dan Evaluasi Penyelenggaraan PTM sembari terus meningkatkan Target Vaksinasi dosis ketiga.

"Saya memahami bahwa anak-anak Surabaya sudah kangen untuk bisa bertatap muka lagi dalam kegiatan belajar mengajarnya. Tapi ini disiapkan sebaik mungkin agar saat berjalanannya PTM tidak ada kendala nantinya," tegas Armuji.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan swab rutin kepada pelajar surabaya, PTM 100 persen di Surabaya direncanakan diikuti 661 sekolah dasar (SD) dengan perincian 285 SD Negeri dan 376 SD Swasta.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Sedangkan, 331 sekolah menengah pertama (SMP) meliputi 63 SMP Negeri dan 268 SMP Swasta.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruf mengatakan, semua sekolah masih menerapkan PTM 50 persen. Pihaknya juga masih melakukan persiapan bertahap unuk menuju PTM 100 persen.

"Harapan saya memang nanti kita bertahap sambil menuju ke 100 persen," kata Yusuf saat dihubungi, selalu.id.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu kondisi dan perubahan level PPKM untuk melakukan PTM 100 persen. Nantinya pola 100 persen bertahap dengan kelas variatif juga menggunakan 2 shift.

"Jadi nanti pakai pola shift kayak awal-awal dulu. 100 ini tetep 2 shift. Kondisi sekolah macam-macam, cukup atau luas begitu,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.