Kamis, 04 Jun 2026 06:55 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Teknis Sekolah Tatap Muka 100 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Mar 2022 10:59 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mengunjungi salah satu sekolah
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mengunjungi salah satu sekolah

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) tengah menyiapkan teknis untuk penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

"Kalau memang mengacu ketentuan Pemerintah Pusat kita sudah level 2 dan Vaksinasi telah melampaui target baik dosis pertama maupun kedua,"kata Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, Selasa (14/5/2022).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Armuji menjelaskan bahwa saat ini Dispendik Kota Surabaya, masih melakukan Kajian dan Evaluasi Penyelenggaraan PTM sembari terus meningkatkan Target Vaksinasi dosis ketiga.

"Saya memahami bahwa anak-anak Surabaya sudah kangen untuk bisa bertatap muka lagi dalam kegiatan belajar mengajarnya. Tapi ini disiapkan sebaik mungkin agar saat berjalanannya PTM tidak ada kendala nantinya," tegas Armuji.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan swab rutin kepada pelajar surabaya, PTM 100 persen di Surabaya direncanakan diikuti 661 sekolah dasar (SD) dengan perincian 285 SD Negeri dan 376 SD Swasta.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Sedangkan, 331 sekolah menengah pertama (SMP) meliputi 63 SMP Negeri dan 268 SMP Swasta.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruf mengatakan, semua sekolah masih menerapkan PTM 50 persen. Pihaknya juga masih melakukan persiapan bertahap unuk menuju PTM 100 persen.

"Harapan saya memang nanti kita bertahap sambil menuju ke 100 persen," kata Yusuf saat dihubungi, selalu.id.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu kondisi dan perubahan level PPKM untuk melakukan PTM 100 persen. Nantinya pola 100 persen bertahap dengan kelas variatif juga menggunakan 2 shift.

"Jadi nanti pakai pola shift kayak awal-awal dulu. 100 ini tetep 2 shift. Kondisi sekolah macam-macam, cukup atau luas begitu,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.