Sabtu, 05 Sep 2026 21:00 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Teknis Sekolah Tatap Muka 100 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Mar 2022 10:59 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mengunjungi salah satu sekolah
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mengunjungi salah satu sekolah

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) tengah menyiapkan teknis untuk penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

"Kalau memang mengacu ketentuan Pemerintah Pusat kita sudah level 2 dan Vaksinasi telah melampaui target baik dosis pertama maupun kedua,"kata Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, Selasa (14/5/2022).

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Armuji menjelaskan bahwa saat ini Dispendik Kota Surabaya, masih melakukan Kajian dan Evaluasi Penyelenggaraan PTM sembari terus meningkatkan Target Vaksinasi dosis ketiga.

"Saya memahami bahwa anak-anak Surabaya sudah kangen untuk bisa bertatap muka lagi dalam kegiatan belajar mengajarnya. Tapi ini disiapkan sebaik mungkin agar saat berjalanannya PTM tidak ada kendala nantinya," tegas Armuji.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan swab rutin kepada pelajar surabaya, PTM 100 persen di Surabaya direncanakan diikuti 661 sekolah dasar (SD) dengan perincian 285 SD Negeri dan 376 SD Swasta.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Sedangkan, 331 sekolah menengah pertama (SMP) meliputi 63 SMP Negeri dan 268 SMP Swasta.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruf mengatakan, semua sekolah masih menerapkan PTM 50 persen. Pihaknya juga masih melakukan persiapan bertahap unuk menuju PTM 100 persen.

"Harapan saya memang nanti kita bertahap sambil menuju ke 100 persen," kata Yusuf saat dihubungi, selalu.id.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu kondisi dan perubahan level PPKM untuk melakukan PTM 100 persen. Nantinya pola 100 persen bertahap dengan kelas variatif juga menggunakan 2 shift.

"Jadi nanti pakai pola shift kayak awal-awal dulu. 100 ini tetep 2 shift. Kondisi sekolah macam-macam, cukup atau luas begitu,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.