Jumat, 04 Sep 2026 16:09 WIB

Perjalanan Domestik Kini Tak Perlu Pakai Tes Covid-19 Lagi, Hanya ini Syaratnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 12 Mar 2022 16:23 WIB
ilustrasi bandara. Foto: Istimewa
ilustrasi bandara. Foto: Istimewa

selalu.id - Pemerintah pusat telah mengambil keputusam peniadaan persyaratan tes antigen maupun tes PCR untuk pelaku perjalanan domestik. Namun, syarat tersebut berlaku bagi yang sudah menerima vaksinasi dosis dua dan booster.

Selain itu, kebijakan persyaratan tersebut dinilai menjadi titik awal maksimalisasi dalam sektor industri pariwisata.

Baca Juga: Pulau Lusi, Jejak Lumpur yang Kini Menanti Kehidupan Baru

Ketua DPP Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), I Gede Gede Arya Pering Arimbawa mengatakan, kenaikan okupansi mulai terlihat pasca regulasi izin perjalan ditiadakan.

"Wilayah Sulawesi Selatan, Makassar yang rata-rata okuapansi 35 persen, sudah naik mulai beberapa hari ini. Sekitar 10-12 persen itu ada," kata I Gede, Jumat (11/3/2022).

I Gede juga mengungkapkan, peninadaan tes covid-19 pada wisatawan lokal juga melecut semangat kinerja para pelaku dunia pariwisata, terutama pekerja dan manajemen hotel.

"Kami sebagai hotel sebenarnya juga berkutat dengan (penerapan) aturan-aturan yang dijalankan (pemerintah)," ujarnya.

Baca Juga: Jadi Rumah Puluhan Satwa Liar, Kebun Raya Mangrove Surabaya Cocok untuk Liburan

Guna mengetahui seberapa pesat dampak pencabutan aturan soal tes antigen dan PCR bagi dunia pariwisata, I Gede mengaku masih belum bisa memperkirakannya.

Hal tersebut masih harus melihat setidaknya dalam rentang waktu 3- 4 bulan, pasca penangguhan aturan tersebut.

"Kalau kita berbicara masalah pariwisata, tidak hanya hotel. Saat ini kami juga masih lihat perkembangan teman-teman di travel agensi, terus tour guide seperti apa. Ini kan baru buka pintu," terangnya.

Baca Juga: Wisata Semarang Cocok Dikunjungi Bareng Anak pada Libur Sekolah

Ia menambahkan dirinya optimis bahwa keputusan ini bisa menggenjot berputarnya roda ekonomi di sektor pariwisata.

"Kamis berharap ya sesuai harapan, yaitu pendapatan negara melalui sektor pariwisata bisa bangkit lagi," harapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.