Senin, 02 Feb 2026 17:57 WIB

Perjalanan Domestik Kini Tak Perlu Pakai Tes Covid-19 Lagi, Hanya ini Syaratnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 12 Mar 2022 16:23 WIB
ilustrasi bandara. Foto: Istimewa
ilustrasi bandara. Foto: Istimewa

selalu.id - Pemerintah pusat telah mengambil keputusam peniadaan persyaratan tes antigen maupun tes PCR untuk pelaku perjalanan domestik. Namun, syarat tersebut berlaku bagi yang sudah menerima vaksinasi dosis dua dan booster.

Selain itu, kebijakan persyaratan tersebut dinilai menjadi titik awal maksimalisasi dalam sektor industri pariwisata.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Ketua DPP Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), I Gede Gede Arya Pering Arimbawa mengatakan, kenaikan okupansi mulai terlihat pasca regulasi izin perjalan ditiadakan.

"Wilayah Sulawesi Selatan, Makassar yang rata-rata okuapansi 35 persen, sudah naik mulai beberapa hari ini. Sekitar 10-12 persen itu ada," kata I Gede, Jumat (11/3/2022).

I Gede juga mengungkapkan, peninadaan tes covid-19 pada wisatawan lokal juga melecut semangat kinerja para pelaku dunia pariwisata, terutama pekerja dan manajemen hotel.

"Kami sebagai hotel sebenarnya juga berkutat dengan (penerapan) aturan-aturan yang dijalankan (pemerintah)," ujarnya.

Baca Juga: Wujud Kepedulian Akhir Tahun: FKPPH Jatim Serahkan Bantuan Banjir Sumatra dan Aceh Kepada LAZDAU

Guna mengetahui seberapa pesat dampak pencabutan aturan soal tes antigen dan PCR bagi dunia pariwisata, I Gede mengaku masih belum bisa memperkirakannya.

Hal tersebut masih harus melihat setidaknya dalam rentang waktu 3- 4 bulan, pasca penangguhan aturan tersebut.

"Kalau kita berbicara masalah pariwisata, tidak hanya hotel. Saat ini kami juga masih lihat perkembangan teman-teman di travel agensi, terus tour guide seperti apa. Ini kan baru buka pintu," terangnya.

Baca Juga: Surabaya Diserbu 500 Ribu Wisatawan Saat Libur Natal, Mal Jadi Magnet Utama

Ia menambahkan dirinya optimis bahwa keputusan ini bisa menggenjot berputarnya roda ekonomi di sektor pariwisata.

"Kamis berharap ya sesuai harapan, yaitu pendapatan negara melalui sektor pariwisata bisa bangkit lagi," harapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.