Selasa, 21 Jul 2026 22:00 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Rute Transportasi Dari Kampus Hingga ke Kos Mahasiswa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Mar 2026 11:01 WIB
Feeder Wara-wiri Suroboyo. (Dok. Pemkot Surabaya).
Feeder Wara-wiri Suroboyo. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengkaji pengembangan transportasi publik yang tidak hanya menjangkau kawasan kampus, tetapi juga rute menuju tempat tinggal atau kos mahasiswa.

Skema ini disiapkan untuk mempermudah mobilitas mahasiswa yang beraktivitas di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi publik mendorong pemkot untuk memperluas layanan, termasuk melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi.

Salah satu rencana yang tengah dipertimbangkan adalah pembangunan halte transportasi publik yang terintegrasi dengan area kampus agar mahasiswa lebih mudah mengakses layanan tersebut.

“Peminatnya cukup tinggi. Karena itu kami juga melihat kemungkinan adanya kerja sama dengan kampus-kampus, misalnya dalam pembangunan halte,” kata Eri, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Ia menjelaskan, uji coba layanan transportasi menuju kawasan pendidikan sebenarnya sudah mulai dilakukan, salah satunya dengan rute yang menjangkau area Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur hingga beberapa titik tertentu.

Namun, cakupan layanan tersebut dinilai belum menjangkau seluruh kawasan pendidikan di Surabaya.

Karena itu, Pemkot akan kembali mengevaluasi rute yang ada agar transportasi publik benar-benar dapat memenuhi kebutuhan mobilitas mahasiswa.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Eri menambahkan, pengembangan transportasi publik ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan menuju kampus hingga akses menuju tempat tinggal atau kos.

“Kalau rutenya tidak dilewati tentu percuma. Jadi saat ini kami masih mendiskusikan pengaturan rute yang paling tepat,” jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.