Pemkot Surabaya Siapkan Rute Transportasi Dari Kampus Hingga ke Kos Mahasiswa
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 12 Mar 2026 11:01 WIB
selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengkaji pengembangan transportasi publik yang tidak hanya menjangkau kawasan kampus, tetapi juga rute menuju tempat tinggal atau kos mahasiswa.
Skema ini disiapkan untuk mempermudah mobilitas mahasiswa yang beraktivitas di Kota Pahlawan.
Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi publik mendorong pemkot untuk memperluas layanan, termasuk melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi.
Salah satu rencana yang tengah dipertimbangkan adalah pembangunan halte transportasi publik yang terintegrasi dengan area kampus agar mahasiswa lebih mudah mengakses layanan tersebut.
“Peminatnya cukup tinggi. Karena itu kami juga melihat kemungkinan adanya kerja sama dengan kampus-kampus, misalnya dalam pembangunan halte,” kata Eri, Kamis (12/3/2026).
Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas
Ia menjelaskan, uji coba layanan transportasi menuju kawasan pendidikan sebenarnya sudah mulai dilakukan, salah satunya dengan rute yang menjangkau area Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur hingga beberapa titik tertentu.
Namun, cakupan layanan tersebut dinilai belum menjangkau seluruh kawasan pendidikan di Surabaya.
Karena itu, Pemkot akan kembali mengevaluasi rute yang ada agar transportasi publik benar-benar dapat memenuhi kebutuhan mobilitas mahasiswa.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI
Eri menambahkan, pengembangan transportasi publik ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan menuju kampus hingga akses menuju tempat tinggal atau kos.
“Kalau rutenya tidak dilewati tentu percuma. Jadi saat ini kami masih mendiskusikan pengaturan rute yang paling tepat,” jelasnya.
Editor : Zein Muhammad