Senin, 02 Feb 2026 04:33 WIB

DPRD Surabaya Minta Pemkot Sinkronkan Data Siswa Penerima Seragam Gratis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 08 Mar 2022 10:57 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah

selalu.id - DPRD Surabaya menggelar hearing evaluasi seragam sekolah untuk siswa dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta menyiapkan anggaran seragam di tahun 2022.

Ketua Komisi D Surabaya, Khusnul Khotimah, mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan jawaban yang konkrit terkait distribusi seragam tersebut.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Tadi rapat, kami belum dapat jawaban yang konkrit, tentang skema distribusi seragam ini, dari warga mengenai kualitas, kami akan jadwalkan ulang siapkan APBD 2022 nantinya," kata Khusnul, usai hearing di Kantor Komisi D DPRD Surabaya kemarin, Senin (7/2/2022).

Khusnul menjelaskan, hal tersebut juga menyiapkan pola perencanaan hingga distribusi seragam sesuai peraturan SE Kemendikbud nomor 8 tahun 2022.

"Jangan sampai ada warga MBR yang mengalami kesulitan terkait dengan seragam tersebut,"ujarnya.

Selain itu, Komisi D juga meminta kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya untuk segera mensinkronisasi data MBR dengan data MBR Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya.

"Jadi harus segera di sinkronisasi. Sehingga basic data itu berapa jumlahnya, kemudian bisa menjadi dasar kebutuhan seragam kita ini,"ucapnya.

Terkait anggaran, Khusnul menjelaskan untuk anggaran tahun 2022 ini sekitar Rp72 milyar, yang sebelumnya di tahun 2021 anggarannya sebanyak Rp 55 milyar.

"Tapi kalau dilihat data Januari-februari dari Dispendik, kami menduga angaran itu akan berkurang. Segera dilakukan sinkronisasi dan berapa sih data anak-anak yang nantinya berhak mendapatkan seragam tersebut,"jelasnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Berdasarkan data 2021 untuk seragam MBR SD kelas satu dan dua Jumlahnya 16.987 untuk sekolah negeri, kemudian swasta 40.281. Selain itu, untuk SMPN jumlah seragam MBR 162.077, kemudian swasta 100.093.

"Artinya 2021 Pemkot sudah menunjukkan anggaran 55 milyar,"ucapnya.

Sedangkan, berdasarkan data 2022, kata Khusnul, masih sementara, masih belum diolah lagi. Untuk Seragam MBR SD negeri berjumlah 56.922, kemudian swasta 19.506.

Untuk Seragam MBR SMP negeri berjumlah 28.288, kemudian swasta 85.210. Sehingga keseluruhan mencapai Rp 72 milyar.

Lebih lanjut Khusnul berharap di tahun 2022 tidak ada lagi keterlambatan seragam seperti tahun sebelumnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Jangan sampai sekolah belum konkrit belum masuk ke profil sekolah dan sebagainya,"tegasnya.

Khusnul menambahkan, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi sendiri berharap untuk seragam sekolah tersebut bisa memberdayakan UMKM.

Akan tetapi, Khusnul menerangkan, seragam tersebut harus melewati koperasi dulu, bukan langsung diserahkan ke UMKM.

"Dinas yg berkaitan, dispendik, harus koordinasi. Harus berbasis kewilayahan, Penjahit di area sekolah diberdayakan. Kalau cuma beberapa UMKM yang terlibat, belum menjawab banyaknya pelaku usaha yang selama ini dilibatkan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.