Kamis, 23 Jul 2026 18:02 WIB

DPRD Surabaya Minta Pemkot Sinkronkan Data Siswa Penerima Seragam Gratis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 08 Mar 2022 10:57 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah

selalu.id - DPRD Surabaya menggelar hearing evaluasi seragam sekolah untuk siswa dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta menyiapkan anggaran seragam di tahun 2022.

Ketua Komisi D Surabaya, Khusnul Khotimah, mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan jawaban yang konkrit terkait distribusi seragam tersebut.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

"Tadi rapat, kami belum dapat jawaban yang konkrit, tentang skema distribusi seragam ini, dari warga mengenai kualitas, kami akan jadwalkan ulang siapkan APBD 2022 nantinya," kata Khusnul, usai hearing di Kantor Komisi D DPRD Surabaya kemarin, Senin (7/2/2022).

Khusnul menjelaskan, hal tersebut juga menyiapkan pola perencanaan hingga distribusi seragam sesuai peraturan SE Kemendikbud nomor 8 tahun 2022.

"Jangan sampai ada warga MBR yang mengalami kesulitan terkait dengan seragam tersebut,"ujarnya.

Selain itu, Komisi D juga meminta kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya untuk segera mensinkronisasi data MBR dengan data MBR Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya.

"Jadi harus segera di sinkronisasi. Sehingga basic data itu berapa jumlahnya, kemudian bisa menjadi dasar kebutuhan seragam kita ini,"ucapnya.

Terkait anggaran, Khusnul menjelaskan untuk anggaran tahun 2022 ini sekitar Rp72 milyar, yang sebelumnya di tahun 2021 anggarannya sebanyak Rp 55 milyar.

"Tapi kalau dilihat data Januari-februari dari Dispendik, kami menduga angaran itu akan berkurang. Segera dilakukan sinkronisasi dan berapa sih data anak-anak yang nantinya berhak mendapatkan seragam tersebut,"jelasnya.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Berdasarkan data 2021 untuk seragam MBR SD kelas satu dan dua Jumlahnya 16.987 untuk sekolah negeri, kemudian swasta 40.281. Selain itu, untuk SMPN jumlah seragam MBR 162.077, kemudian swasta 100.093.

"Artinya 2021 Pemkot sudah menunjukkan anggaran 55 milyar,"ucapnya.

Sedangkan, berdasarkan data 2022, kata Khusnul, masih sementara, masih belum diolah lagi. Untuk Seragam MBR SD negeri berjumlah 56.922, kemudian swasta 19.506.

Untuk Seragam MBR SMP negeri berjumlah 28.288, kemudian swasta 85.210. Sehingga keseluruhan mencapai Rp 72 milyar.

Lebih lanjut Khusnul berharap di tahun 2022 tidak ada lagi keterlambatan seragam seperti tahun sebelumnya.

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

"Jangan sampai sekolah belum konkrit belum masuk ke profil sekolah dan sebagainya,"tegasnya.

Khusnul menambahkan, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi sendiri berharap untuk seragam sekolah tersebut bisa memberdayakan UMKM.

Akan tetapi, Khusnul menerangkan, seragam tersebut harus melewati koperasi dulu, bukan langsung diserahkan ke UMKM.

"Dinas yg berkaitan, dispendik, harus koordinasi. Harus berbasis kewilayahan, Penjahit di area sekolah diberdayakan. Kalau cuma beberapa UMKM yang terlibat, belum menjawab banyaknya pelaku usaha yang selama ini dilibatkan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Demo di Kejati Jatim, Aliansi Madura Indonesia Desak Mantan Jampidsus Segera Diadili dan Dimiskinkan

Massa juga mengatakan penegakan hukum di Indonesia saat ini hanya berlaku kepada rakyat kecil dan tidak berani menyentuh kepada pejabat.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.