Jumat, 04 Sep 2026 15:07 WIB

DPRD Kota Kediri ajak Warga Berperan Aktif Bantu BPS Validasi Data agar Bansos Tepat Sasaran 

  • Penulis : Inung
  • | Jumat, 20 Feb 2026 14:35 WIB
Penyaluran bantuan sosial (bansos). (Dok. Instagram @pemkotkediri).
Penyaluran bantuan sosial (bansos). (Dok. Instagram @pemkotkediri).

selalu.id - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kediri Imam Wihdan Zarkasyi mengajak masyarakat dapat membantu kinerja Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mengakses informasi data bantuan sosial.

Menurutnya, keterlibatan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam memperoleh informasi yang falid agar bantuan yang didistribusikan oleh Dinas Sosial Kota Kediri tepat sasaran.

Baca Juga: Penerima Hingga yang Dicoret dari Bansos Surabaya, Berikut Data Terbarunya

Ajakan ini di sampaikan oleh Imam Wihdan Zarkasyi saat bertemu dengan ratusan warga Kecamatan Mojoroto di Gedung Kelurahan Bandar Lor, saat acara Sosialisasi Produk Hukum.

"Warga kita undang supaya membantu, karena pemerintah juga memiliki keterbatasan dalam mengcroscek data. Kalau masyarakat terlibat hingga data itu valid otomatis bantuan sosial yang didistribusikan tepat sasaran sesuai dengan yang diharapkan” terangnya, Jumat (20/2/2026).

Legislator yang membidangi Komisi A itu menilai apabila ada warga Kediri yang seharusnya berhak untuk mendapatkan bantuan tetapi ternyata tidak dapat, menurutnya hal itu disebabkan karena bersangkutan selama ini tidak pernah mendapatkan akses informasi yang cukup.

Karena itu dengan adanya kegiatan sosialiasasi seperti ini masyarakat bisa teredukasi dan paham terkait informasi program bantuan sosial.

Baca Juga: Tambang Pasir Diduga Ilegal di Kediri Dikeluhkan Warga: Dekat Lahan Petani, Rusak Lingkungan

“Intinya justru yang rentan seharusnya mendapatkan bantuan karena bersangkutan tidak memiliki akses informasi yang cukup. Karena itu masih banyak data yang perlu untuk di validkan lagi karena kita paham ketika menyatukan data dari Kementrian Sosial maupun dari BPS itu kan tidak mudah. Apalagi setiap kota itu memiliki DTKS. Apabila data tidak divalidkan maka bantuan sosial bisa tidak tepat sasaran, maka kita bantu agar terhindar dari hal itu,” jelasnya.

Sementara itu, Widya Purna Nur Huda, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Kediri mengatakan, sesuai dengan Inpres nomer 4 tahun 2025 pemberlakuan ketentuan bansos memakai dasar atau acuan pada Desil (tingkat kesejahteraan ) DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional ). Dalam ketentuan tersebut disebutkan ada beberapa indikator.

“Kalau belum dapat bantuan bisa mendaftar lewat Kelurahan atau lewat cek aplikasi bantuan sosial. Nanti akan ada petugas yang mendata. Setelah itu ada petugas yang melakukan survey ke rumah bersangkutan. Kalau pun ternyata desilnya ada diangka 6 sampai 10 itu mereka harus melakukan pembaruan data dulu. Setelah survey data diolah oleh petugas dikirimkan ke BPS setelah itu akan keluar. Apakah bersangkutan masih di desil 6 sampai 10, atau desilnya turun. Kalau desilnya turun baru bersangkutan boleh mendaftar bansos," paparnya.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Dalam kesempatan itu warga yang datang diberi kesempatan untuk bertanya secara langsung terkait materi yang telah disampaikan.

Turut membersamai Kepala Kantor Kelurahan Bandar Lor serta 2 petugas Babinkamtibmas TNI mau pun Polri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.