Kamis, 03 Sep 2026 14:33 WIB

Daftar Kandidat Pengganti Ketua DPRD Surabaya, Siapa Paling Berpeluang?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Feb 2026 16:13 WIB
Ilustrasi. (Dok. AI/Istimewa).
Ilustrasi. (Dok. AI/Istimewa).

selalu.id - Kursi Ketua DPRD Surabaya resmi kosong setelah wafatnya Adi Sutarwijono atau Cak Awi pada Selasa (10/2/2026) lalu. Siapa yang akan mengisi jabatan tersebut?

Informasi yang diperoleh selalu.id, saat ini muncul sejumlah nama dari Fraksi PDI Perjuangan yang berpeluang menggantikan posisi tersebut.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Ada dua nama legislator PDIP disebut sebagai kandidat kuat mengisi kursi Ketua DPRD Surabaya.

Mereka adalah Syaifuddin Zuhri, yang saat ini menjabat Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Sekretaris DPC PDIP Surabaya, serta Eri Irawan, Ketua Komisi C DPRD Surabaya.

Selain posisi ketua, wafatnya Adi Sutarwijono juga menyisakan kekosongan satu kursi anggota DPRD Surabaya dari daerah pemilihan (dapil) Surabaya 3.

Dapil tersebut meliputi Kecamatan Bulak, Gunung Anyar, Mulyorejo, Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo, dan Wonocolo.

Nama Anas Karno juga disebut berpeluang mengisi kursi tersebut melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Anas merupakan mantan anggota DPRD Surabaya periode 2019–2024 dari dapil yang sama.

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Pada Pemilu Legislatif 2024, ia kembali maju namun perolehan suaranya berada di bawah Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am sehingga tidak terpilih.

Kekosongan kursi usai wafatnya Adi Sutarwijono membuka peluang bagi Anas untuk kembali duduk di DPRD melalui mekanisme PAW sesuai ketentuan perundang-undangan.

Saat dikonfirmasi terkait peluang tersebut, Anas memilih irit bicara.

“Mohon maaf, masih berduka,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya, Budi Leksono, menegaskan proses penentuan Ketua DPRD Surabaya yang baru akan mengikuti mekanisme partai.

Nama pengganti akan diusulkan melalui struktur partai mulai dari DPC, DPD, hingga menunggu rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Yang pasti, mekanisme tetap melalui struktur partai. Dari DPC, DPD, hingga rekomendasi DPP,” jelasnya.

Hingga kini, proses pengusulan masih berlangsung di internal partai. Keputusan final mengenai siapa yang akan menduduki kursi Ketua DPRD Surabaya sepenuhnya berada di tangan DPP PDIP.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.