Kamis, 04 Jun 2026 06:01 WIB

Daftar Kandidat Pengganti Ketua DPRD Surabaya, Siapa Paling Berpeluang?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Feb 2026 16:13 WIB
Ilustrasi. (Dok. AI/Istimewa).
Ilustrasi. (Dok. AI/Istimewa).

selalu.id - Kursi Ketua DPRD Surabaya resmi kosong setelah wafatnya Adi Sutarwijono atau Cak Awi pada Selasa (10/2/2026) lalu. Siapa yang akan mengisi jabatan tersebut?

Informasi yang diperoleh selalu.id, saat ini muncul sejumlah nama dari Fraksi PDI Perjuangan yang berpeluang menggantikan posisi tersebut.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Ada dua nama legislator PDIP disebut sebagai kandidat kuat mengisi kursi Ketua DPRD Surabaya.

Mereka adalah Syaifuddin Zuhri, yang saat ini menjabat Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Sekretaris DPC PDIP Surabaya, serta Eri Irawan, Ketua Komisi C DPRD Surabaya.

Selain posisi ketua, wafatnya Adi Sutarwijono juga menyisakan kekosongan satu kursi anggota DPRD Surabaya dari daerah pemilihan (dapil) Surabaya 3.

Dapil tersebut meliputi Kecamatan Bulak, Gunung Anyar, Mulyorejo, Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo, dan Wonocolo.

Nama Anas Karno juga disebut berpeluang mengisi kursi tersebut melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Anas merupakan mantan anggota DPRD Surabaya periode 2019–2024 dari dapil yang sama.

Baca Juga: PDIP Surabaya Soroti Menurunnya Pemahaman Pancasila di Kalangan Gen Z

Pada Pemilu Legislatif 2024, ia kembali maju namun perolehan suaranya berada di bawah Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am sehingga tidak terpilih.

Kekosongan kursi usai wafatnya Adi Sutarwijono membuka peluang bagi Anas untuk kembali duduk di DPRD melalui mekanisme PAW sesuai ketentuan perundang-undangan.

Saat dikonfirmasi terkait peluang tersebut, Anas memilih irit bicara.

“Mohon maaf, masih berduka,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: PDIP Surabaya Salurkan Hewan Kurban ke Wonocolo hingga Lakarsantri, Fokus Warga dan Santri

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya, Budi Leksono, menegaskan proses penentuan Ketua DPRD Surabaya yang baru akan mengikuti mekanisme partai.

Nama pengganti akan diusulkan melalui struktur partai mulai dari DPC, DPD, hingga menunggu rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Yang pasti, mekanisme tetap melalui struktur partai. Dari DPC, DPD, hingga rekomendasi DPP,” jelasnya.

Hingga kini, proses pengusulan masih berlangsung di internal partai. Keputusan final mengenai siapa yang akan menduduki kursi Ketua DPRD Surabaya sepenuhnya berada di tangan DPP PDIP.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.