Jumat, 05 Jun 2026 03:27 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Kenang Adi Sutarwijono: Sosok Pengayom Semua Golongan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Feb 2026 08:28 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat Takziah di Grand Heaven
Wali Kota Eri Cahyadi saat Takziah di Grand Heaven

selalu.id - Kepergian Adi Sutarwijono atau Awi, meninggalkan kesan mendalam bagi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. 

Di mata Eri, almarhum bukan hanya Ketua DPRD Surabaya, tetapi juga figur pengayom yang menjaga harmonisasi politik di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Pengamat Tanggapi Poster Rini-Fikser: Masih Fase Coba-coba!

Eri menilai hubungan yang solid antara Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD selama ini tidak lepas dari peran Awi dalam merangkul semua golongan. 

Ia menyebut, almarhum mampu menanggalkan sekat partai politik ketika berbicara tentang kepentingan warga.

“Mas Adi punya dedikasi luar biasa. Beliau pemimpin yang bijak. Tidak melihat saya dari mana, tetapi menggabungkan semua orang di DPRD dari semua partai untuk memberikan yang terbaik bagi warga Surabaya,” ujar Eri, saat Takziah di Grand Heaven, Rabu (12/2/2026).

Menurutnya, Awi adalah sosok pemimpin yang mampu memosisikan diri sebagai kakak bagi semua pihak. Sikapnya yang pengayom, membuat dinamika politik di Surabaya tetap sejuk dan kondusif.

Salah satu hal yang paling membekas bagi Eri adalah pesan tentang kesabaran. Ia mengenang ketenangan almarhum saat menghadapi fitnah maupun persoalan.

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

“Satu yang saya pelajari dari beliau adalah kesabarannya. Beliau pernah berkata, ‘Ketika kita disakiti, ketika kita tidak berbuat apa-apa tapi dituduh, biarlah Tuhan yang membalas’,” tutur Eri.

Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi pegangan bahwa kebaikan dan kebenaran pada akhirnya akan menemukan jalannya.

Baca Juga: Armuji jadi Wali Kota Surabaya Sementara, Senang Pasti Ini Rekk!

Dalam kesempatan itu, Eri juga menitipkan pesan kepada anak-anak almarhum agar menjadi penguat bagi sang ibu. “Saya pesankan kepada anak-anaknya untuk menguatkan ibunya. Hari ini tentu beliau merasa kehilangan pendamping hidup, maka putra-putrinya harus menjadi penguat,” katanya.

Mewakili keluarga, Eri turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila semasa hidup almarhum terdapat kekhilafan.

“Kami berdoa semoga Mas Adi diberikan tempat paling mulia di sisi Tuhan,” ucapnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.