Selasa, 08 Sep 2026 06:59 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Kenang Adi Sutarwijono: Sosok Pengayom Semua Golongan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Feb 2026 08:28 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat Takziah di Grand Heaven
Wali Kota Eri Cahyadi saat Takziah di Grand Heaven

selalu.id - Kepergian Adi Sutarwijono atau Awi, meninggalkan kesan mendalam bagi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. 

Di mata Eri, almarhum bukan hanya Ketua DPRD Surabaya, tetapi juga figur pengayom yang menjaga harmonisasi politik di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

Eri menilai hubungan yang solid antara Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD selama ini tidak lepas dari peran Awi dalam merangkul semua golongan. 

Ia menyebut, almarhum mampu menanggalkan sekat partai politik ketika berbicara tentang kepentingan warga.

“Mas Adi punya dedikasi luar biasa. Beliau pemimpin yang bijak. Tidak melihat saya dari mana, tetapi menggabungkan semua orang di DPRD dari semua partai untuk memberikan yang terbaik bagi warga Surabaya,” ujar Eri, saat Takziah di Grand Heaven, Rabu (12/2/2026).

Menurutnya, Awi adalah sosok pemimpin yang mampu memosisikan diri sebagai kakak bagi semua pihak. Sikapnya yang pengayom, membuat dinamika politik di Surabaya tetap sejuk dan kondusif.

Salah satu hal yang paling membekas bagi Eri adalah pesan tentang kesabaran. Ia mengenang ketenangan almarhum saat menghadapi fitnah maupun persoalan.

Baca Juga: Rp1 Triliun Disiapkan untuk Penanganan Genangan Surabaya, Sasar 200 Titik Lokasi

“Satu yang saya pelajari dari beliau adalah kesabarannya. Beliau pernah berkata, ‘Ketika kita disakiti, ketika kita tidak berbuat apa-apa tapi dituduh, biarlah Tuhan yang membalas’,” tutur Eri.

Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi pegangan bahwa kebaikan dan kebenaran pada akhirnya akan menemukan jalannya.

Baca Juga: Tak Cukup Jago Manajemen, Apecsi Minta Bos Baru KBS Punya Jiwa Konservasi

Dalam kesempatan itu, Eri juga menitipkan pesan kepada anak-anak almarhum agar menjadi penguat bagi sang ibu. “Saya pesankan kepada anak-anaknya untuk menguatkan ibunya. Hari ini tentu beliau merasa kehilangan pendamping hidup, maka putra-putrinya harus menjadi penguat,” katanya.

Mewakili keluarga, Eri turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila semasa hidup almarhum terdapat kekhilafan.

“Kami berdoa semoga Mas Adi diberikan tempat paling mulia di sisi Tuhan,” ucapnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.