Jumat, 23 Okt 2026 22:19 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Kenang Adi Sutarwijono: Sosok Pengayom Semua Golongan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Feb 2026 08:28 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat Takziah di Grand Heaven
Wali Kota Eri Cahyadi saat Takziah di Grand Heaven

selalu.id - Kepergian Adi Sutarwijono atau Awi, meninggalkan kesan mendalam bagi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. 

Di mata Eri, almarhum bukan hanya Ketua DPRD Surabaya, tetapi juga figur pengayom yang menjaga harmonisasi politik di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Eri menilai hubungan yang solid antara Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD selama ini tidak lepas dari peran Awi dalam merangkul semua golongan. 

Ia menyebut, almarhum mampu menanggalkan sekat partai politik ketika berbicara tentang kepentingan warga.

“Mas Adi punya dedikasi luar biasa. Beliau pemimpin yang bijak. Tidak melihat saya dari mana, tetapi menggabungkan semua orang di DPRD dari semua partai untuk memberikan yang terbaik bagi warga Surabaya,” ujar Eri, saat Takziah di Grand Heaven, Rabu (12/2/2026).

Menurutnya, Awi adalah sosok pemimpin yang mampu memosisikan diri sebagai kakak bagi semua pihak. Sikapnya yang pengayom, membuat dinamika politik di Surabaya tetap sejuk dan kondusif.

Salah satu hal yang paling membekas bagi Eri adalah pesan tentang kesabaran. Ia mengenang ketenangan almarhum saat menghadapi fitnah maupun persoalan.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

“Satu yang saya pelajari dari beliau adalah kesabarannya. Beliau pernah berkata, ‘Ketika kita disakiti, ketika kita tidak berbuat apa-apa tapi dituduh, biarlah Tuhan yang membalas’,” tutur Eri.

Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi pegangan bahwa kebaikan dan kebenaran pada akhirnya akan menemukan jalannya.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Dalam kesempatan itu, Eri juga menitipkan pesan kepada anak-anak almarhum agar menjadi penguat bagi sang ibu. “Saya pesankan kepada anak-anaknya untuk menguatkan ibunya. Hari ini tentu beliau merasa kehilangan pendamping hidup, maka putra-putrinya harus menjadi penguat,” katanya.

Mewakili keluarga, Eri turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila semasa hidup almarhum terdapat kekhilafan.

“Kami berdoa semoga Mas Adi diberikan tempat paling mulia di sisi Tuhan,” ucapnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).