Selasa, 07 Jul 2026 18:31 WIB

SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Jul 2026 17:30 WIB
Eri Cahyadi Bersama Syaifudin Zuhri usai Rapat Paripurna Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025. 
Eri Cahyadi Bersama Syaifudin Zuhri usai Rapat Paripurna Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025. 

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membukukan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) APBD 2025 sebesar Rp516,896 miliar. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan dana tersebut bukan anggaran yang mengendap, melainkan cadangan wajib untuk menjamin operasional pemerintahan pada awal tahun sebelum Pendapatan Asli Daerah (PAD) masuk.

Baca Juga: 440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

Berdasarkan laporan keuangan, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp10,63 triliun, sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp10,55 triliun. Selisih tersebut, ditambah pembiayaan neto, menghasilkan SiLPA sebesar Rp516,896 miliar.

“Jadi, paripurna ini adalah laporan pertanggungjawaban terkait dengan neraca dan laporan-laporan keuangan tahun 2025. Hari ini kami sampaikan, nanti akan dibahas bersama DPRD, setelah itu diparipurnakan kembali,” kata Eri.

Menanggapi besarnya SiLPA, Eri menegaskan setiap pemerintah daerah memang harus memiliki saldo kas di awal tahun. Sebab, penerimaan PAD seperti pajak restoran maupun pajak daerah lainnya tidak langsung masuk pada Januari.

“SiLPA itu memang harus ada. Karena pendapatan kita dari pendapatan asli daerah, maka dari pajak restoran, dari pajak kendaraan bermotor, kan tidak mungkin di bulan Januari itu masuk. Maka SiLPA itu wajib ada,” ujarnya.

Menurut Eri, dana tersebut digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan pokok pemerintahan, mulai dari pembayaran listrik, air, Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA), hingga operasional rumah pompa dan layanan publik lainnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Bongkar Dugaan Pungutan RT-RW di Sememi

“Kebutuhan wajib gaji terutama. Maka SiLPA itu harus ada, dan dihitung besaran SiLPA itu harus minimal sama dengan pengeluaran per bulan kebutuhan wajib,” tegasnya.

Di sisi lain, Eri memastikan realisasi PAD Surabaya pada Semester I Tahun 2026 masih sesuai target yang telah ditetapkan. Evaluasi dilakukan setiap bulan untuk memastikan penerimaan daerah tetap berjalan sesuai rencana.

“Kalau PAD di tahun 2026 sudah sesuai dengan target kita. Karena setiap bulan ada target, sudah dihitung dan dilakukan evaluasi setiap bulan terpenuhi,” katanya.

Ia menjelaskan capaian PAD tidak bisa dihitung secara merata setiap bulan karena masing-masing jenis pajak memiliki jadwal pembayaran yang berbeda. Salah satunya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang jatuh tempo pada pertengahan tahun.

Baca Juga: Wali Kota Eri Pastikan Kawal Perawatan Korban Kericuhan Konser Denny Caknan di Surabaya

“PAD itu tidak bisa dipukul rata. Karena ada PBB yang berakhir di bulan Juli dan ada jenis pajak lain yang memiliki waktu pembayaran berbeda. Itu sudah masuk dalam perhitungan target PAD setiap bulan,” jelasnya.

Hasil evaluasi Pemkot Surabaya menunjukkan realisasi PAD hingga Semester I 2026 telah mencapai sekitar 98 persen dari target bulanan yang ditetapkan.

“Alhamdulillah setiap bulan yang kita lakukan evaluasi dari perencanaan kita, itu sudah mencapai setiap bulannya 98 persen. Jadi, masih dalam posisi on the track,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Warisan Rasa Desa Tingal Wanurejo: Ketelatenan 4 Jam Produksi Jenang Lot Khas Magelang

Proses memasak dan mengaduk adonan di atas wajan dengan api kecil berlangsung terus-menerus selama kurang lebih empat jam.

Truk Rem Blong Kembali Makan Korban, Kali ini Seorang Pemotor di Dlanggu Mojokerto

Bagian bamper depan kiri truk menyenggol bagian belakang motor. Korban kemudian terjatuh dan kepala korban terlindas ban belakang truk itu.

Kasus Dugaan Pencabulan Kastari Diadukan ke DPRD Sidoarjo

Menurut sang ibu, putrinya yang berusia 18 tahun itu mengalami depresi dan tekanan psikologis sejak kasus tersebut terungkap.

KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Kota Mojokerto bersama Kabupaten Bojonegoro jadi dua pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur yang memperoleh nilai sempurna (100 persen) di Triwulan II 2026.

Pulau Lusi, Jejak Lumpur yang Kini Menanti Kehidupan Baru

Jika dahulu ada sekitar sembilan operator yang melayani penyeberangan, kini pada akhir pekan hanya dua hingga tiga operator yang beroperasi.

Pelindo, BNN, dan BPBD Kota Surabaya Kolaborasi, Ajak Anak Kenal Pelabuhan

Portground Vol. 1 diikuti oleh peserta anak kelas 5 dan 6 SD, serta kelas 7 dan 8 SMP dari berbagai kota di Jawa Timur.