Senin, 02 Nov 2026 09:33 WIB

Potret 25 Terdakwa Kasus Pesta Gay Surabaya saat Jalani Sidang Perdana

Para terdakwa kasus pesta gay saat jalani sidang perdana di PN Surabaya. (Dok. Istimewa).
Para terdakwa kasus pesta gay saat jalani sidang perdana di PN Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kasus dugaan tindak pidana pornografi atau dikenal sebagai kasus “Pesta Gay” dengan 25 terdakwa menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (9/2/2026). 

Sidang digelar di Ruang Sidang Sari 3 dihadiri seluruh terdakwa. Sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) ini digelar secara tertutup. 

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Dalam kasus ini, total ada 34 terdakwa yang terbagi dalam beberapa berkas perkara. Sebanyak 25 terdakwa yang disidangkan hari ini merupakan peserta kegiatan yang dikenal sebagai Siwalan Party, sedangkan sembilan terdakwa lainnya diproses dalam tiga berkas perkara terpisah.

“Para terdakwa dengan sadar mempertontonkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, serta persenggamaan sesama jenis dalam kegiatan beramai-ramai,” kata JPU Deddy Arisandi di hadapan majelis hakim, Senin (9/2/2026).

Kasus ini terungkap setelah Polrestabes Surabaya menerima laporan masyarakat tentang rencana kegiatan tersebut. Aparat kemudian melakukan penggerebekan dan mengamankan seluruh pelaku di lokasi kejadian.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Penyelidikan menunjukkan para tersangka memiliki peran berbeda-beda, mulai dari penyelenggara, admin grup, fasilitator, hingga peserta.

Undangan kegiatan disebarkan melalui grup WhatsApp “Surabaya X-Male 1.1 st” yang memiliki lebih dari seribu anggota, serta melalui akun media sosial X (Twitter) dengan menyertakan selebaran bermuatan pornografi yang berisi jadwal dan pembagian peran.

Para terdakwa didakwa berdasarkan Pasal 414 Ayat (1) huruf a juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, serta Pasal 36 juncto Pasal 10 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

“Perbuatan mereka bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat dan melanggar ketentuan hukum pidana yang berlaku,” tegas Deddy Arisandi.

Seperti diketahui, sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi pada pekan depan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Liga Italia: Juventus Bungkam Napoli 2-0, Alajbegovic Tampil Apik

Kebuntuan baru pecah di menit ke-70. Kerim Alajbegovic jadi pahlawan Juventus setelah menuntaskan umpan dari Edon Zhegrova.

Top 5 Berita: Deltras Kalah hingga Harga Emas Antam

Pembaca pemberitaan peristiwa, olahraga hingga harga emas antam.

Pegawai Bank Keliling Ditemukan Tewas Penuh Luka di Probolinggo

Pemuda 19 tahun tersebut tewas dengan sabetan senjata tajam.

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.