Senin, 03 Agu 2026 12:31 WIB

Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 12:12 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat kegiataan serah terima 100 unit rumah. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat kegiataan serah terima 100 unit rumah. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memperketat seleksi penerima bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada tahun 2026.

Kebijakan ini memprioritaskan warga yang masuk kategori desil 1 hingga 5, atau kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi terbawah.

Baca Juga: Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, pengetatan kriteria dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima warga yang paling membutuhkan, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

“Kalau ada rumah hampir roboh tapi pemiliknya tergolong mampu, maka akan didahulukan warga yang benar-benar tidak mampu,” jelasnya, Selasa (10/2/2026).

Menurut Eri, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya penajaman sasaran program bantuan sosial, khususnya di sektor perumahan.

Pada 2026, Pemkot Surabaya menargetkan perbaikan 3.242 unit Rutilahu. Dari jumlah tersebut, 2.240 unit dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya, sedangkan 1.002 unit berasal dari pendanaan non-APBD, termasuk dukungan yayasan sosial dan sektor swasta.

Salah satu kolaborasi yang berjalan adalah bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Dalam kegiatan yang sama, dilakukan serah terima 100 unit rumah hasil renovasi melalui program gotong royong perbaikan hunian warga.

Baca Juga: Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya, Vivian Fan menyebut program tersebut merupakan bagian dari target renovasi 5.000 rumah di 13 kota di Indonesia.

Untuk Surabaya, yayasan menargetkan perbaikan 500 unit rumah secara bertahap.

"Untuk 118 unit lainnya sedang dalam proses yang kami targetkan tuntas sebelum Lebaran. Sisanya 282 unit akan menyusul,” kata Vivian.

Pemkot Surabaya menyatakan penentuan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data kesejahteraan masyarakat. Skema desil digunakan untuk mengelompokkan tingkat kemampuan ekonomi warga, sehingga bantuan dapat lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Arus Bawah PSHT Jatim Buka Ruang Rekonsiliasi dengan M1R, Fokus Kejar Pelaku Pembacokan

Selain kondisi bangunan rumah, faktor ekonomi keluarga menjadi pertimbangan utama dalam penentuan penerima program Rutilahu tahun depan.

Salah satu warga penerima bantuan, Trianto Santosa, warga Kelurahan Ngagel Rejo, mengaku kondisi rumahnya sebelumnya mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding.

“Sekarang rumah sudah lebih layak ditempati dan tidak bocor lagi saat hujan,” ujarnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gelar Istigasah Jelang IGIC 2026, Kemenag Jatim Tekankan Fungsi Masjid sebagai Pusat Perdamaian

Puncak acara akan diisi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memimpin Tabligh Akbar di hadapan ribuan jemaah.

JKCI 2026 Pukau Dunia, Terobosan Jitu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan hilirisasi menjadi kunci utama agar kesejahteraan para petani tembakau melonjak tajam.

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Sumenep: Korban Selamat jadi 231, Lima Tewas

Unsur SAR hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian sekaligus memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian.

Evakuasi Dramatis Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep

Hingga kini, KN SAR 249 Permadi bersama tim SAR gabungan masih menyisir lokasi untuk pencarian korban dan pendataan ulang.