Kamis, 17 Sep 2026 13:57 WIB

Kata Fathoni soal Wacana Adela Kanasya Gantikan Adies Kadies: Bukan Dinasti Politik!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 13:34 WIB
Adela Kanasya Adies. (Dok. Istimewa).
Adela Kanasya Adies. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Wacana pergantian antarwaktu (PAW) kursi legislatif yang ditinggalkan Prof. Dr. Adies Kadir yang kini ditunjuk sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), disorot.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menegaskan bahwa mekanisme PAW sepenuhnya merupakan hasil proses demokrasi melalui pemilu, bukan keputusan sepihak partai maupun keluarga.

Baca Juga: Perkuat Jaringan Akar Rumput, Adela Kanasya Adies Konsolidasi dengan Relawan di Surabaya

Diketahui, Adela Kanasya Adies atau putri dari Adies Kadir sendiri disebut akan menjadi pengganti antar waktu (PAW) Adies Kadir di DPR RI.

Hal itu karena Adela meraih suara terbanyak kedua setelah Adies pada Pemilu Legislatif 2024 di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur I yang meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Fathoni, posisi tersebut murni ditentukan berdasarkan perolehan suara sah dalam pemilu.

“Itu bukan ditentukan oleh partai atau oleh Prof Adies sendiri, tapi oleh rakyat. Dalam Pemilu 2024, putri beliau memang memperoleh suara terbanyak berikutnya setelah beliau,” jelas Fathoni kepada selalu.id, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Bagikan Puluhan Hewan Kurban di Surabaya dan Sidoarjo

Politisi Golkar itu menilai, munculnya nama Adela sebagai calon pengganti bukan semata-mata persoalan dinasti politik, melainkan konsekuensi dari pilihan pemilih di dapil tersebut.

“Artinya, masyarakat masih memberikan kepercayaan kepada keluarga beliau untuk memperjuangkan aspirasi,” katanya.

Fathoni menambahkan, sistem PAW telah diatur jelas dalam peraturan perundang-undangan. Jika seorang anggota legislatif berhenti atau berpindah jabatan, maka kursinya diberikan kepada calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya dari partai dan daerah pemilihan yang sama.

Baca Juga: Anas Karno Resmi Dilantik jadi Anggota DPRD Surabaya Lewat PAW

“Jadi mekanismenya jelas dan berbasis suara rakyat. Bukan penunjukan langsung,” tegasnya.

Sebelumnya, Adies Kadir menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari unsur DPR.

Penunjukan tersebut membuat kursinya di DPR RI harus diisi melalui mekanisme PAW sesuai aturan yang berlaku.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

"Keluar! Kalian tidak berhak masuk di ranah sipil," teriak mahasiswa.

Pengelolaan Program dan Anggaran 2027, Begini Pesan Menteri Haji dan Umrah

Tantangan yang dihadapi pada tahun 2027 diperkirakan semakin kompleks, terlebih dalam situasi perekonomian global yang masih menghadapi berbagai tekanan.

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.

Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Petugas datang berulang kali dalam sehari untuk melakukan pemantauan dan dokumentasi.

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.