Selasa, 21 Jul 2026 02:48 WIB

Kata Fathoni soal Wacana Adela Kanasya Gantikan Adies Kadies: Bukan Dinasti Politik!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 13:34 WIB
Adela Kanasya Adies. (Dok. Istimewa).
Adela Kanasya Adies. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Wacana pergantian antarwaktu (PAW) kursi legislatif yang ditinggalkan Prof. Dr. Adies Kadir yang kini ditunjuk sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), disorot.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menegaskan bahwa mekanisme PAW sepenuhnya merupakan hasil proses demokrasi melalui pemilu, bukan keputusan sepihak partai maupun keluarga.

Baca Juga: Perkuat Jaringan Akar Rumput, Adela Kanasya Adies Konsolidasi dengan Relawan di Surabaya

Diketahui, Adela Kanasya Adies atau putri dari Adies Kadir sendiri disebut akan menjadi pengganti antar waktu (PAW) Adies Kadir di DPR RI.

Hal itu karena Adela meraih suara terbanyak kedua setelah Adies pada Pemilu Legislatif 2024 di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur I yang meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Fathoni, posisi tersebut murni ditentukan berdasarkan perolehan suara sah dalam pemilu.

“Itu bukan ditentukan oleh partai atau oleh Prof Adies sendiri, tapi oleh rakyat. Dalam Pemilu 2024, putri beliau memang memperoleh suara terbanyak berikutnya setelah beliau,” jelas Fathoni kepada selalu.id, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Bagikan Puluhan Hewan Kurban di Surabaya dan Sidoarjo

Politisi Golkar itu menilai, munculnya nama Adela sebagai calon pengganti bukan semata-mata persoalan dinasti politik, melainkan konsekuensi dari pilihan pemilih di dapil tersebut.

“Artinya, masyarakat masih memberikan kepercayaan kepada keluarga beliau untuk memperjuangkan aspirasi,” katanya.

Fathoni menambahkan, sistem PAW telah diatur jelas dalam peraturan perundang-undangan. Jika seorang anggota legislatif berhenti atau berpindah jabatan, maka kursinya diberikan kepada calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya dari partai dan daerah pemilihan yang sama.

Baca Juga: Anas Karno Resmi Dilantik jadi Anggota DPRD Surabaya Lewat PAW

“Jadi mekanismenya jelas dan berbasis suara rakyat. Bukan penunjukan langsung,” tegasnya.

Sebelumnya, Adies Kadir menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari unsur DPR.

Penunjukan tersebut membuat kursinya di DPR RI harus diisi melalui mekanisme PAW sesuai aturan yang berlaku.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.