Selasa, 10 Feb 2026 15:18 WIB

Kata Fathoni soal Wacana Adela Kanasya Gantikan Adies Kadies: Bukan Dinasti Politik!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 13:34 WIB
Adela Kanasya Adies. (Dok. Istimewa).
Adela Kanasya Adies. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Wacana pergantian antarwaktu (PAW) kursi legislatif yang ditinggalkan Prof. Dr. Adies Kadir yang kini ditunjuk sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), disorot.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menegaskan bahwa mekanisme PAW sepenuhnya merupakan hasil proses demokrasi melalui pemilu, bukan keputusan sepihak partai maupun keluarga.

Baca Juga: Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

Diketahui, Adela Kanasya Adies atau putri dari Adies Kadir sendiri disebut akan menjadi pengganti antar waktu (PAW) Adies Kadir di DPR RI.

Hal itu karena Adela meraih suara terbanyak kedua setelah Adies pada Pemilu Legislatif 2024 di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur I yang meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Fathoni, posisi tersebut murni ditentukan berdasarkan perolehan suara sah dalam pemilu.

“Itu bukan ditentukan oleh partai atau oleh Prof Adies sendiri, tapi oleh rakyat. Dalam Pemilu 2024, putri beliau memang memperoleh suara terbanyak berikutnya setelah beliau,” jelas Fathoni kepada selalu.id, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Reses di Surabaya, Adies Kadir Soroti Bahaya AI dan Hoaks

Politisi Golkar itu menilai, munculnya nama Adela sebagai calon pengganti bukan semata-mata persoalan dinasti politik, melainkan konsekuensi dari pilihan pemilih di dapil tersebut.

“Artinya, masyarakat masih memberikan kepercayaan kepada keluarga beliau untuk memperjuangkan aspirasi,” katanya.

Fathoni menambahkan, sistem PAW telah diatur jelas dalam peraturan perundang-undangan. Jika seorang anggota legislatif berhenti atau berpindah jabatan, maka kursinya diberikan kepada calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya dari partai dan daerah pemilihan yang sama.

Baca Juga: Wali Kota Eri dan Wakil DPR RI Adies Kadir Perjuangkan Warga Surabaya Buka Blokir Tanah Eigendom

“Jadi mekanismenya jelas dan berbasis suara rakyat. Bukan penunjukan langsung,” tegasnya.

Sebelumnya, Adies Kadir menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari unsur DPR.

Penunjukan tersebut membuat kursinya di DPR RI harus diisi melalui mekanisme PAW sesuai aturan yang berlaku.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Potret 25 Terdakwa Kasus Pesta Gay Surabaya saat Jalani Sidang Perdana

Dalam kasus ini, total ada 34 terdakwa yang terbagi dalam beberapa berkas perkara. Sebanyak 25 terdakwa yang disidangkan lebih dulu.

Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, pengetatan kriteria dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima warga yang paling membutuhkan.

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

Peserta yang lolos akan melanjutkan tahap pemberkasan daring, termasuk pengisian rekening atas nama siswa penerima beasiswa.

Momen Haru Gus Yani Kawal Kepulangan 3 Anak PMI Gresik dari Kuala Lumpur

Bagi ketiga anak tersebut, ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan pertemuan pertama dengan kampung halaman.

Perayaan HPN 2026 di Polda Metro Jaya: Brigjen Dekananto: Pers Mitra Strategis Polri

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Balai Wartawan Polri Polda Metro Jaya itu berlangsung penuh kehangatan.