Selasa, 10 Feb 2026 23:00 WIB

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto. (Foto: Nurul/selalu.id).
Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember kembali menunjukkan ketegasannya terhadap pelanggaran tata ruang dengan menertibkan reklame ilegal di kawasan perkotaan, yang strategis atau yang dikenal sebagai Segitiga Emas Jember, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini diawali dengan apel kesiapan petugas gabungan dan dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Jember.

Baca Juga: Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Dalam arahannya, Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto mengatakan bahwa sejumlah reklame berupa billboard, baliho, spanduk, hingga banner yang tidak memenuhi ketentuan perizinan menjadi sasaran utama.

"Penertiban ini merupakan tahap kedua yang dilaksanakan Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang sebagai tindak lanjut arahan Bupati Jember serta instruksi Presiden RI terkait gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)," jelasnya.

“Kami melakukan penataan agar wajah kota kembali tertib dan nyaman. Fokus hari ini berada di Jalan Gajah Mada, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Jawa," tambah Bambang.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, Jalan Jawa menjadi titik paling menonjol dalam penertiban kali ini, di mana dalam pelaksanaannya petugas menemukan billboard berukuran besar yang berdiri tanpa mengantongi izin sama sekali, baik izin reklame maupun izin konstruksi bangunan penyangga.

“Di Jalan Jawa ada billboard yang benar-benar tidak berizin. Berdasarkan data DPTSP, bangunan konstruksinya ilegal, sehingga reklamenya otomatis melanggar aturan,” tegas Bambang.

Baca Juga: Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

Atas pelanggaran tersebut, Satpol PP melakukan penyegelan dengan pemasangan stiker peringatan dari Satgas dan Bapenda.

Selain itu, pembongkaran konstruksi telah dipersiapkan dan akan dilakukan pada waktu off-peak, seperti malam hari atau hari libur guna meminimalkan gangguan arus lalu lintas.

Operasi penertiban ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Satpol PP, Bapenda, Dinas Perhubungan, Dinas PU Cipta Karya, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP).

Selanjutnya kegiatan penertipan ini Tak hanya menyasar reklame komersial, disamping itu Satpol PP juga menertibkan atribut politik yang dipasang melanggar ketentuan, khususnya bendera partai yang dipaku atau ditempel di pohon-pohon sepanjang jalan protokol.

Baca Juga: Persid Jember Tembus 8 Besar, Gus Fawait Siapkan Revitalisasi JSG

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tandas Bambang.

Pihaknya mengimbau nantinya seluruh barang bukti hasil penertiban sementara diamankan di kantor Bapenda untuk proses lanjutan.

"Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus menegakkan aturan perizinan dan tata ruang demi menciptakan wajah kota yang tertib dan aman," pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Cak Awi dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.

PDS Gelar Edukasi Keselamatan Kebakaran untuk Anak-anak dalam Rangka Bulan K3

Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Barunawati ini diikuti sebanyak 44 anak TK dan 29 siswa kelas 1 SD Barunawati Surabaya.