Jumat, 04 Sep 2026 13:58 WIB

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Muspika bersama perwakilan warga saat melakukan mediasi di aula kantor kecamatan. (Foto: Nurul/selalu.id).
Muspika bersama perwakilan warga saat melakukan mediasi di aula kantor kecamatan. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Ratusan warga Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, menggeruduk Kantor Kecamatan Pakusari, Senin (9/2/2026).

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

Baca Juga: Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Dalam aksi tersebut warga yang menamakan Aliansi Masyarakat Patemon Bersatu (AMPB) dengan tegas menyatakan penolakan terhadap pergantian Pj Kades, karena mereka menilai kondisi desa Patemon saat ini sudah kondusif dan tidak memerlukan pergantian PJ, sebelum pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2027.

“Kami dengan tegas menolak adanya pergantian Pj Kades Patemon,” tegas Rahmat Gunawan, Koordinator Aksi.

Rahmad menyampaikan bahwa aksi penolakan yang dilakukan warga ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Jember dan Polsek Pakusari.

Alasan utama penolakan warga adalah karena situasi sosial di Desa Patemon dinilai sudah jauh lebih baik dan stabil dibandingkan sebelumnya.

“Saat ini kondisi desa sudah kondusif, masyarakat sudah bersatu. Berbeda dengan sebelum Pj Kades yang sekarang, di mana dulu banyak konflik dan perpecahan,” ungkapnya.

Menurut Rahmat, kondisi itulah yang mendorong warga menamai gerakan mereka dengan sebutan Patemon Bersatu.

Ia menegaskan bahwa warga menginginkan tidak ada pergantian Pj Kades hingga dilaksanakannya pilkades serentak pada 2027 mendatang.

"Kami tidak ingin ada pergantian sampai ada kades definitif hasil pilkades,” tegasnya.

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Sementara itu, Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, enggan memberikan komentar terkait aksi penolakan warga tersebut. Ia hanya berujar bahwa aspirasi masyarakat desa Patemon sudah diterima dengan baik.

Di sisi lain, Pj Kepala Desa Patemon, Siti Muslihatin, mengaku terharu dengan dukungan dan aksi warga yang menginginkan dirinya tetap menjabat.

“Saya ini bukan kades definitif, hanya Pj saja. Tapi kok rasanya dieman sama warga. Padahal saya menjalankan tugas apa adanya,” ungkap Siti.

Siti juga membenarkan bahwa aksi warga dipicu oleh informasi rencana pergantian Pj Kades Patemon yang disebut-sebut akan dilakukan pada Rabu, 11 Februari 2026.

Siti menjelaskan bahwa dalam surat keputusan (SK) pengangkatannya sebagai Pj Kades tidak tercantum masa jabatan secara eksplisit.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

SK tersebut menyebutkan bahwa Pj Kades bertugas hingga terpilihnya kepala desa definitif melalui pilkades.

Namun secara regulasi, kata Siti, masa jabatan Pj Kades dibatasi enam bulan dan dapat diperpanjang satu kali.

“Enam bulan kali dua, jadi setahun,” jelasnya.

Hingga kini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, belum memberikan keterangan terkait rencana pergantian Pj Kades Patemon.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon tidak mendapat respons, meski nomor yang bersangkutan dalam kondisi aktif.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.