Senin, 19 Okt 2026 11:28 WIB

Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Feb 2026 09:23 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. (Dok. Istimewa).
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni angkat suara soal penunjukan Prof. Dr. Adies Kadir sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari unsur DPR.

Ia menegaskan, latar belakang politik bukan hal baru dalam komposisi hakim konstitusi di Indonesia.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Menurut Fathoni, sejarah mencatat sudah ada sejumlah hakim MK yang berasal dari dunia politik sebelum menjabat.

“Penunjukan hakim MK dari latar belakang politik itu bukan yang pertama. Sebelumnya sudah ada Mahfud MD dan Patrialis Akbar. Artinya, ini bukan sesuatu yang menyimpang dari praktik ketatanegaraan kita,” jelasnya, Selasa (10/2/2026).

Politisi Golkar ini mengatakan bahwa mekanisme pengisian sembilan hakim MK memang diatur melalui tiga jalur konstitusional, yakni usulan Mahkamah Agung, pemerintah, dan DPR, masing-masing tiga orang.

“Jadi apa yang dilakukan DPR RI dengan menunjuk Prof Adies Kadir melalui proses yang sah itu bukan sesuatu yang salah secara regulasi,” tegasnya.

Fathoni menilai Adies Kadir memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum. Ia menyebut Adies tumbuh di lingkungan peradilan karena ayahnya merupakan hakim karier di Mahkamah Agung.

Baca Juga: Perkuat Jaringan Akar Rumput, Adela Kanasya Adies Konsolidasi dengan Relawan di Surabaya

“Sejak kecil beliau sudah dekat dengan dunia peradilan. Itu membentuk pemahaman hukumnya sejak dini,” paparnya.

Selain itu, Adies juga dikenal sebagai akademisi dan praktisi hukum. Ia merupakan doktor dan profesor di bidang ilmu hukum serta berpengalaman sebagai advokat.

“Kami meyakini beliau memiliki kompetensi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Mahkamah Konstitusi,” tambah Fathoni.

Baca Juga: Dua Nama Potensial yang Disebut Cocok Dampingi Arif Fathoni di Pilwali Surabaya 2029

Fathoni mengatakan Partai Golkar telah menyatakan “mewakafkan” Adies Kadir untuk mengabdi di MK. Ia berharap Adies mampu menjaga independensi dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan politik.

“Saya yakin Prof Adies Kadir akan mencurahkan pikiran dan terobosan hukumnya untuk menjaga nilai-nilai keindonesiaan dalam setiap putusan MK,” tandas dia.

Fathoni menambahkan bahwa MK memiliki peran penting sebagai penjaga konstitusi agar produk undang-undang tetap sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam UUD 1945.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Agenda tersebut juga dirangkai dengan persiapan peluncuran program Home Care di Desa Darungan.

Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berita yang banyak dicari sangat bervariatif.

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.