Kamis, 04 Jun 2026 09:28 WIB

Menjahit Silaturahmi, NU Jatim Sebut Kehadiran Puan Tidak Untuk Promosi Pilpres

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Mar 2022 12:11 WIB
Puan Maharani saat di Kantor PWNU Jawa Timur
Puan Maharani saat di Kantor PWNU Jawa Timur

selalu.id - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyebutkan bahwa kehadiran Puan Maharani ke PWNU tidak untuk Persiapan Pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Akan tetapi kunjungan tersebut untuk menjahit silaturahmi yang pernah dilakukan oleh sang Praklamator Presiden RI pertama (Bung Karno) dan Megawati Soekarno Putri terhadap NU dulu.

Pimpinan Pondok Pesantrenn Sabiilul Rosyad, Gasek, Malang Jawa Timur atau Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, Kyai Haji Marzuqi Mustamar, menyebut kehadiran Puan hanya untuk silaturahmi.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Ideologi gerakan pendanaan jaringan kalo bisa tetep NKRI harga mati. (Pembahasan) gitu-gitu," kata kyai Haji Marzuqi, ditemui usai kunjungan Puan, Selasa (1/3/20222)

Marzuki mengatakan bahwa Puan yang juga Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan ini tidak meminta doa khusus. Mereka disebut tidak membahas soal politik.

"Enggak bahas politik praktis. Pokoknya dulu negeri ini merdeka hasil kerjasama gotong-royong elemen semua bangsa salah satunya ulama NU dan nasionalis PNI itu ke depan negeri ini harus dikawal oleh arus besar," jelasnya.

Lebih lanjut Kyai Haji Marzuqi menjelaskan jika dua arus besar ini tidak bisa berperan, maka Indonesia menjadi bahaya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Para ulama dan kaum nasionalis yang lain makmuman lillah hitaala. (Indonesia) Aman insha Allah," tegas dia.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani berkunjung ke Kantor PWNU Jatim.

Puan menemui jajaran kyai PWNU selama kurang lebih satu jam. Salah satunya adalah Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Agoes Ali Masyuri atau Gus Ali. Kemudian KH Marzuqi Mustamar, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Hari ini kedatangan saya bersilaturahmi ke PWNU Jawa Timur, ini tadi saya bertemu dengan Romo Ali kemudian juga dengan ketua PWNU Pak Marzuki," kata dia.

Puan menyebut bahwa sudah menjadi kewajiban baginya untuk bersilaturahmi bersama seluruh warga. Terlebih dia merupakan cucu Proklamator RI.

"Silaturrahmi ini InshaAllah kami lakukan saya sebagai Ketua DPR dan tentu saja cucu proklamator Bung Karno yang selama ini memang selalu menjalin hubungan kedekatan dengan Kyai Haji Hasyim Asy'ari kemudian dilanjutkan dengan Ibu Mega bersama dengan Gus Dur dan sekarang saya," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.