Senin, 07 Sep 2026 03:36 WIB

Menjahit Silaturahmi, NU Jatim Sebut Kehadiran Puan Tidak Untuk Promosi Pilpres

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Mar 2022 12:11 WIB
Puan Maharani saat di Kantor PWNU Jawa Timur
Puan Maharani saat di Kantor PWNU Jawa Timur

selalu.id - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyebutkan bahwa kehadiran Puan Maharani ke PWNU tidak untuk Persiapan Pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Akan tetapi kunjungan tersebut untuk menjahit silaturahmi yang pernah dilakukan oleh sang Praklamator Presiden RI pertama (Bung Karno) dan Megawati Soekarno Putri terhadap NU dulu.

Pimpinan Pondok Pesantrenn Sabiilul Rosyad, Gasek, Malang Jawa Timur atau Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, Kyai Haji Marzuqi Mustamar, menyebut kehadiran Puan hanya untuk silaturahmi.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Ideologi gerakan pendanaan jaringan kalo bisa tetep NKRI harga mati. (Pembahasan) gitu-gitu," kata kyai Haji Marzuqi, ditemui usai kunjungan Puan, Selasa (1/3/20222)

Marzuki mengatakan bahwa Puan yang juga Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan ini tidak meminta doa khusus. Mereka disebut tidak membahas soal politik.

"Enggak bahas politik praktis. Pokoknya dulu negeri ini merdeka hasil kerjasama gotong-royong elemen semua bangsa salah satunya ulama NU dan nasionalis PNI itu ke depan negeri ini harus dikawal oleh arus besar," jelasnya.

Lebih lanjut Kyai Haji Marzuqi menjelaskan jika dua arus besar ini tidak bisa berperan, maka Indonesia menjadi bahaya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Para ulama dan kaum nasionalis yang lain makmuman lillah hitaala. (Indonesia) Aman insha Allah," tegas dia.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani berkunjung ke Kantor PWNU Jatim.

Puan menemui jajaran kyai PWNU selama kurang lebih satu jam. Salah satunya adalah Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Agoes Ali Masyuri atau Gus Ali. Kemudian KH Marzuqi Mustamar, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Hari ini kedatangan saya bersilaturahmi ke PWNU Jawa Timur, ini tadi saya bertemu dengan Romo Ali kemudian juga dengan ketua PWNU Pak Marzuki," kata dia.

Puan menyebut bahwa sudah menjadi kewajiban baginya untuk bersilaturahmi bersama seluruh warga. Terlebih dia merupakan cucu Proklamator RI.

"Silaturrahmi ini InshaAllah kami lakukan saya sebagai Ketua DPR dan tentu saja cucu proklamator Bung Karno yang selama ini memang selalu menjalin hubungan kedekatan dengan Kyai Haji Hasyim Asy'ari kemudian dilanjutkan dengan Ibu Mega bersama dengan Gus Dur dan sekarang saya," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.