Sabtu, 14 Feb 2026 08:24 WIB

Aksi Demo di Sekitar Akses Terminal, TPK Kendari Pastikan Layanan Terminal Tetap Normal

Aktifitas bongkar muat di terminal petikemas Kendari
Aktifitas bongkar muat di terminal petikemas Kendari

selalu.id – Terminal Petikemas Kendari (TPK Kendari) memastikan kegiatan operasional di dalam terminal tetap berjalan normal, meskipun terdapat aksi mogok dari sebagian sopir truk di area menuju TPK Kendari.

Aktivitas bongkar muat kapal, pelayanan petikemas, serta kegiatan operasional di dalam area terminal hingga saat ini tetap berlangsung sesuai rencana dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran layanan kepada pengguna jasa.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Terkait kondisi akses jalan, TPK Kendari terus melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Kendari. Dalam pertemuan siang ini antara manajemen TPK Kendari dengan Pemkot Kendari, kedua pihak menegaskan komitmen bersama untuk percepatan peningkatan dan perbaikan akses jalan menuju TPK Kendari

Sebagai tindak lanjut, sejak kemarin TPK Kendari telah melakukan perbaikan sementara akses jalan dengan penimbunan material pasir dan batu (sirtu).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan risiko kecelakaan lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, sembari menunggu pelaksanaan perbaikan lanjutan secara menyeluruh oleh Pemerintah Kota Kendari.

Baca Juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Terminal Head TPK Kendari, Herryanto, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan operasional di dalam terminal tetap berjalan sesuai prosedur.

“Kegiatan demonstasi tidak menganggu aktivitas di terminal. Kami pastikan operasional bongkar muat dan pelayanan petikemas di dalam Terminal Petikemas Kendari tetap berjalan normal,” ujar Herryanto.

Saat ini TPK Kendari melayani kegiatan bongkar muat Kapal Meratus Larantuka, sementara KM SPIL Rahayu telah menyelesaikan pelayanan dan lepas tambat pada pukul 09.34. Selanjutnya, terminal dijadwalkan menerima kedatangan KM Kabonga Baru, KM Huanghe Mas, dan KM Tanto Kawan.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Ketua ALFI/ILFA Provinsi Sulawesi Tenggara Abd. Rahim Nabok menyampaikan apresiasi kepada TPK Kendari atas langkah cepat dalam mendukung penanganan sementara berupa penimbunan pada titik-titik jalan berlubang di akses masuk menuju TPK Kendari. Ia berharap Pemerintah Kota Kendari dapat segera menyelesaikan permasalahan akses jalan ini, paling lambat pada Selasa, 6 Januari 2026, guna menjaga kelancaran arus logistik dan keselamatan pengguna jalan.

"Kami mengapresiasi langkah cepat TPK Kendari dalam mendukung penanganan sementara melalui penimbunan pada titik-titik jalan berlubang di akses masuk menuju TPK Kendari. Kami berharap sinergi antar TPK Kendari dan Pemerintah Kota Kendari dapat segera menyelesaikan permasalahan akses jalan ini," imbuh Rahim

Editor : Yasin
Berita Terbaru

SIER Resmikan Renovasi SDN Pejangkungan II, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan di Kawasan Industri

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang berfokus pada penyediaan fasilitas belajar yang lebih layak.

Wujudkan Program Anak, Gresik Gelar Musrenbang Anak 2026

Anak-anak mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD.

Daftar Shio yang Diprediksi Paling Hoki di Tahun Kuda Api

Menurut kalender lunar, dipandang oleh pakar feng shui sebagai masa yang sangat dinamis dan penuh perubahan.

BPKH Perlu Ruang Lebih Banyak Kelola Dana Haji dengan Prinsip Kehati-hatian

Saleh menekankan perlunya pembenahan dengan meninjau kembali seluruh pasal terkait kewenangan dan tanggung jawab BPKH dalam undang-undang.

Harga Cabai di GPM Surabaya Turun hingga 50 Persen Jelang Ramadan

Antiek Sugiharti menyebut cabai yang dijual kepada warga merupakan hasil panen langsung kelompok tani (Poktan) binaan Pemkot.

Santri asal Sidoarjo Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Mojokerto

Korban sempat terjatuh ke kolam tandon air di lantai 4 gedung pondok. Korban diketahui bernama KAW (13), warga Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.