Sabtu, 06 Jun 2026 08:20 WIB

Pemkot Surabaya Catat 86 Ribu Pengunjung Kebun Raya Mangrove Sepanjang 2025

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 23 Des 2025 17:08 WIB

selalu.id – Kebun Raya Mangrove Surabaya mencatat lonjakan kunjungan sepanjang 2025. Data Unit Pelaksana Teknis Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Surabaya menunjukkan total pengunjung di kawasan Gunung Anyar dan Wonorejo mencapai 86.021 orang pada periode Januari hingga 21 Desember 2025.

Kepala DPKP Surabaya, Antiek Sugiharti, mengatakan Kebun Raya Mangrove Surabaya memiliki luasan sekitar 34 hektare yang mencakup kawasan Gunung Anyar, Medokan Sawah, dan Wonorejo.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

“Kebun Raya Mangrove Surabaya merupakan kawasan konservasi ekosistem mangrove yang dikembangkan sebagai pusat pelestarian keanekaragaman hayati, pendidikan lingkungan, riset ilmiah, sekaligus ekowisata terbatas,” ujar Antiek, Selasa (23/12/2025).

Berdasarkan data UPT, KRM Gunung Anyar menjadi lokasi dengan jumlah pengunjung terbanyak, mencapai 72.804 orang. Puncak kunjungan terjadi pada April sebanyak 8.979 orang, Mei 8.478 orang, dan Juni 8.160 orang. Sementara itu, KRM Wonorejo mencatat 13.217 pengunjung dengan rata-rata sekitar 1.000 orang per bulan.

Antiek menjelaskan peningkatan kunjungan sejalan dengan pengembangan fasilitas yang dilakukan secara bertahap, dengan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.

“Pengembangan kawasan dilakukan dengan prinsip keselamatan dan kelestarian. KRM bukan wisata massal, tetapi kawasan konservasi yang juga menyediakan ruang edukasi dan rekreasi alam secara terkendali,” tegasnya.

Di KRM Gunung Anyar, tersedia sejumlah fasilitas ramah lingkungan, seperti golf car, sepeda listrik, sepeda angin, wahana ATV, dan perahu wisata. Pengunjung juga dapat memanfaatkan jogging track, kolam ikan terapi, playground, aviary, menara pantau, serta spot foto tematik.

Sementara di KRM Wonorejo, fasilitas disesuaikan dengan fungsi kebun raya, antara lain jogging track sisi barat dan timur, playground, kolam ikan terapi, serta spot foto edukatif.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

“Wonorejo dikembangkan lebih proporsional. Fungsi utamanya sebagai kebun raya tetap menjadi rujukan, meskipun jumlah pengunjung meningkat,” kata Antiek.

Terkait tarif masuk, Antiek menyebut penerapan retribusi di Kebun Raya Mangrove Surabaya mengacu pada Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 26 Tahun 2025 tentang Retribusi Daerah.

Pengelolaan Kebun Raya Mangrove juga berdampak pada ekonomi warga sekitar. Saat ini terdapat 20 pelaku UMKM makanan dan minuman yang tersebar di Gunung Anyar dan Medokan Ayu.

Hingga November 2025, total omzet UMKM di kawasan KRM tercatat mencapai Rp605,26 juta. Sebanyak 15 UMKM di Gunung Anyar menyumbang Rp575,85 juta, sementara lima UMKM di Medokan Ayu sebesar Rp29,41 juta.

Baca Juga: Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Antiek menegaskan Kebun Raya Mangrove Wonorejo memiliki mandat khusus sebagai kebun raya dan tidak dapat disamakan dengan kawasan wisata mangrove komersial lainnya.

“Kebun Raya Mangrove Wonorejo memiliki mandat khusus sebagai kebun raya, terpisah dari kawasan ekowisata mangrove lain, baik dari sisi fungsi, pengelolaan, maupun kelembagaan,” tegasnya.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan melanjutkan pengembangan kawasan Kebun Raya Mangrove secara bertahap, dengan prioritas di Gunung Anyar dan Medokan Ayu, tanpa mengabaikan penguatan fungsi konservasi di Wonorejo.

“Pengembangan di Wonorejo tetap berjalan. UMKM juga akan diaktifkan kembali secara bertahap, menyesuaikan kesiapan layanan dan peningkatan kunjungan,” pungkas Antiek.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.