Minggu, 15 Feb 2026 12:13 WIB

Video Dugaan Pungli Satpol PP Viral, Komisi A DPRD Surabaya: Jangan Cuma Jargon Antikorupsi!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 13 Des 2025 11:48 WIB
Tangkapan gambar dugaan pungli Satpol PP
Tangkapan gambar dugaan pungli Satpol PP

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menyoroti video viral yang memperlihatkan dugaan pungutan liar oleh oknum anggota Satpol PP Kota Surabaya terhadap pedagang kaki lima.

 

Baca Juga: Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Yona menilai peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius Wali Kota Surabaya dan pimpinan Satpol PP. Menurut dia, substansi persoalan tidak hilang meski video tersebut diklaim direkam setahun lalu.

 

“Bukan soal itu video lama atau baru, tapi ini adalah fakta yang tidak bisa disanggah tentang wajah Satpol PP Kota Surabaya yang masih jauh dari bersih dari perilaku pungli,” kata politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Sabtu 13 Desember 2025.

 

Ia menegaskan klarifikasi soal waktu perekaman video tidak menghapus adanya dugaan pelanggaran. Praktik pungli tetap dinilai sebagai pelanggaran serius yang mencederai kepercayaan publik.

 

“Sekalipun disebut video lama yang baru diviralkan, itu tidak mengubah kenyataan bahwa pungli masih terjadi dan harus ditangani secara serius,” ujarnya.

 

Cak Yebe menyebut momentum beredarnya video tersebut menjadi sorotan karena muncul di tengah komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam pemberantasan pungli dan korupsi, serta bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia.

 

“Ini ironis, di saat kita bicara komitmen pemberantasan pungli dan korupsi, justru muncul video yang menunjukkan praktik sebaliknya,” kata dia.

 

Ia menegaskan bahwa komitmen antikorupsi tidak boleh berhenti pada slogan. Menurutnya, komitmen tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata aparatur pemerintah.

 

“Seperti yang saya sampaikan saat Hakordia, keberanian memberantas pungli dan menolak korupsi jangan hanya sebatas jargon, tapi harus diaktualisasikan dalam kehidupan nyata sehari-hari,” ujarnya.

 

Cak Yebe meminta agar setiap aparatur, baik ASN maupun non-ASN di lingkungan Pemkot Surabaya, yang terbukti melakukan pungli diberikan sanksi tegas dan menimbulkan efek jera.

Baca Juga: DPRD Reses di Dapil Dua Surabaya, Penurunan Bantuan UKT jadi Keluhan Warga

 

“Jika ada ASN maupun non-ASN Pemkot Surabaya yang terbukti melakukan pungli kepada masyarakat, harus ditindak tegas dengan sanksi yang memberatkan,” tegasnya.

 

Ia bahkan membuka opsi sanksi pemecatan tidak dengan hormat sebagai langkah pencegahan agar praktik serupa tidak terulang.

 

“Bila perlu sanksi pemecatan dengan tidak hormat agar timbul efek jera bagi pegawai yang lain,” katanya.

 

Cak Yebe menegaskan DPRD Surabaya akan terus mengawal upaya pemberantasan pungli demi menjaga integritas aparatur dan kepercayaan publik.

 

Baca Juga: Reses di Tambak Osowilangun, Yona Bagus Kucurkan Bantuan dan Singgung Validitas DTSEN

“Ini soal integritas aparatur dan kepercayaan publik, sehingga harus dibuktikan. Gak ngomong tok,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Satpol PP Surabaya Achmad Zaini menyatakan pihaknya telah mengambil langkah penindakan terhadap oknum yang diduga terlibat.

 

“Kami ambil tindakan seberat-beratnya, saat ini kami proses. Kami juga berkoordinasi dengan BKPSDM,” ujarnya, Jumat 12 Desember 2025.

 

Zaini menyebut oknum anggota mengakui peristiwa tersebut terjadi pada rentang Juli hingga Oktober 2024. Meski demikian, Satpol PP menilai perbuatan tersebut tetap sebagai pelanggaran berat.

 

“Walaupun video lama atau baru, pungli tetap pungli. Itu pelanggaran berat,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.

Komitmen Green Party, PKB Jatim Kampanye Anti-Plastik Sekali Pakai

Gus Halim menuturkan, isu lingkungan memang menjadi perhatian serius PKB sejak awal.

PKB Jatim Peremajaan Struktur, Dominasi Anak Muda Hadapi Dinamika Politik

Gus Halim menilai, peta pemilih ke depan akan didominasi kalangan muda dengan karakter dan dinamika yang berbeda.