Selasa, 20 Okt 2026 01:35 WIB

Harga Cabai Rawit di Surabaya Tembus Rp 70 Ribu Per Kg, Begini Langkah Pemkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Des 2025 12:45 WIB
Petani cabai di Surabaya
Petani cabai di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Pemkot menegaskan stok pangan mencukupi dan sebagian besar harga komoditas relatif stabil.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiharti, mengatakan kondisi harga bahan pokok sejauh ini terkendali. Meski begitu, ia mengakui ada satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup terasa: cabai rawit.

“Tidak terjadi kenaikan yang signifikan, hanya beberapa komoditas yang memang naik. Yang cukup terlihat naik itu cabai rawit, dan itu hampir terjadi di seluruh Jawa Timur bahkan Indonesia,” ujar Antiek, Jumat (12/12/2025).

Berdasarkan data DKPP Surabaya per 10 Desember 2025, harga cabai rawit menembus Rp70 ribu/kg, dari sebelumnya Rp42–46 ribu/kg pada 30 November 2025.

Kenaikan ini dipicu cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen di sejumlah sentra pertanian.

“Di beberapa daerah bahkan sampai Rp100 ribu per kilogram. Karena cuaca, tanaman rusak, panen gagal,” jelasnya.

Sementara itu, cabai merah besar juga mengalami kenaikan namun tidak signifikan. Harganya bergerak dari Rp44–47 ribu menjadi sekitar Rp48 ribu per kilogram.

Untuk mengendalikan konsumsi dan menjaga suplai cabai rawit, DKPP mengklaim telah membagikan 25.000 bibit cabai rawit kepada kelompok tani dan warga Surabaya sejak Agustus hingga awal September 2025.
Sebagian besar bibit ini kini mulai panen pada Desember.

“Dua pohon saja sudah bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kami sudah hitung masa tanamnya dan sekarang banyak yang panen,” terangnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Upaya ini, kata Antiek, menjadi langkah jangka pendek sekaligus edukasi agar masyarakat tidak bergantung sepenuhnya pada pasokan pasar.

Antiek menegaskan, selain cabai rawit, komoditas lain berada pada kisaran harga stabil.
Harga daging ayam ras naik tipis dari Rp36.000–36.200/kg pada November menjadi Rp37.000/kg di Desember.
Sementara telur ayam ras masih berada di kisaran Rp28.000/kg.

“Secara prinsip yang naik signifikan hanya cabai rawit. Yang lain stabil dan ketersediaan aman untuk menghadapi Nataru,” tegasnya.

Ia juga mengimbau warga tidak melakukan aksi borong atau menimbun bahan pokok.
“Monggo belanja dengan bijak, cukup seperlunya. Jangan menimbun.”

Menjelang Nataru, DKPP bersama jajaran lintas dinas akan menggelar pemantauan langsung ke pasar-pasar Surabaya. Tidak hanya harga, tim juga memeriksa produk pangan dan minuman untuk memastikan tidak ada barang kedaluwarsa yang dijual pedagang.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

“Kami memastikan harga stabil, ketersediaan cukup, sekaligus mencegah peredaran barang kedaluwarsa,” jelasnya.

Setidaknya 12 komoditas penting menjadi fokus pemantauan, mulai dari daging sapi, kedelai, bawang-bawangan, cabai, telur, gula, hingga minyak goreng.

Antiek kembali meminta masyarakat membeli bahan pokok secukupnya untuk mencegah food loss.

“Belanja seperlunya saja. Jika pembelian berlebihan, makanan bisa terbuang sia-sia padahal masih bisa dimanfaatkan orang lain,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.