Senin, 02 Feb 2026 06:34 WIB

KKMP Jadi Wadah Transformasi Ekonomi Kolektif di Mojokerto

selalu.id – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak seluruh pengurus dan masyarakat untuk bergerak bersama memajukan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai penggerak pemerataan ekonomi di tingkat kelurahan.

 

Baca Juga: Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Hal itu disampaikan Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, saat meluncurkan KKMP Kelurahan Sentanan, Selasa (11/11/2025).

 

“Saya tidak ingin KKMP di 18 kelurahan hanya berdiri tapi tidak berjalan. Karena sesungguhnya ruh dari KKMP adalah agar ekonomi warga benar-benar bisa merata,” tegas Ning Ita.

 

Ia mendorong agar pengurus KKMP aktif mengajak masyarakat menjadi anggota sekaligus berbelanja di koperasi tersebut. Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh dapat kembali dirasakan langsung oleh warga.

 

“Silakan para pengurus KKMP ajak sebanyak-banyaknya masyarakat menjadi anggota, belanja di KKMP. Nanti keuntungannya akan kembali ke masyarakat,” tuturnya.

 

Ning Ita menegaskan, kehadiran KKMP merupakan bagian dari transformasi ekonomi berbasis kolektivitas sebagaimana amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Sabet UHC Awards 2026 Bukti Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin

 

“Saya ingin KKMP benar-benar berjalan sesuai amanah Inpres 9 Tahun 2025, menjadi transformasi ekonomi berbasis kolektivitas. Kami ingin kekuatan ekonomi di kelurahan dikuasai semakin banyak masyarakat,” ungkapnya.

 

Sejak diluncurkan secara nasional oleh Presiden, Pemerintah Kota Mojokerto berkomitmen penuh mengembangkan KKMP sebagai gerakan ekonomi rakyat.

 

Baca Juga: Musrenbang Kelurahan Miji, Wali Kota Mojokerto Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran

“KKMP harus betul-betul menjadi gerakan ekonomi di 18 kelurahan. Untuk itu mari bergerak bersama memajukan KKMP, dari, oleh, dan untuk masyarakat,” tegasnya.

 

Pemkot Mojokerto juga memberikan berbagai bentuk dukungan dan pendampingan agar KKMP tumbuh mandiri dan berdaya saing, mulai dari penguatan kelembagaan hingga fasilitasi teknis.

 

“Kami tidak hanya melakukan penguatan kelembagaan, tetapi juga memfasilitasi berbagai kegiatan bagi KKMP. Mulai dari bantuan pengurusan SK melalui notaris hingga pelatihan administrasi kelembagaan, penyusunan RK RAPB, serta pembuatan SOP dan SOM,” pungkas Ning Ita.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.