Jumat, 05 Jun 2026 03:50 WIB

KKMP Jadi Wadah Transformasi Ekonomi Kolektif di Mojokerto

selalu.id – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak seluruh pengurus dan masyarakat untuk bergerak bersama memajukan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai penggerak pemerataan ekonomi di tingkat kelurahan.

 

Baca Juga: Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Hal itu disampaikan Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, saat meluncurkan KKMP Kelurahan Sentanan, Selasa (11/11/2025).

 

“Saya tidak ingin KKMP di 18 kelurahan hanya berdiri tapi tidak berjalan. Karena sesungguhnya ruh dari KKMP adalah agar ekonomi warga benar-benar bisa merata,” tegas Ning Ita.

 

Ia mendorong agar pengurus KKMP aktif mengajak masyarakat menjadi anggota sekaligus berbelanja di koperasi tersebut. Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh dapat kembali dirasakan langsung oleh warga.

 

“Silakan para pengurus KKMP ajak sebanyak-banyaknya masyarakat menjadi anggota, belanja di KKMP. Nanti keuntungannya akan kembali ke masyarakat,” tuturnya.

 

Ning Ita menegaskan, kehadiran KKMP merupakan bagian dari transformasi ekonomi berbasis kolektivitas sebagaimana amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Mojokerto: Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian!

 

“Saya ingin KKMP benar-benar berjalan sesuai amanah Inpres 9 Tahun 2025, menjadi transformasi ekonomi berbasis kolektivitas. Kami ingin kekuatan ekonomi di kelurahan dikuasai semakin banyak masyarakat,” ungkapnya.

 

Sejak diluncurkan secara nasional oleh Presiden, Pemerintah Kota Mojokerto berkomitmen penuh mengembangkan KKMP sebagai gerakan ekonomi rakyat.

 

Baca Juga: Konsisten, Pemkot Mojokerto Sabet WTP ke-12 Berturut-turut

“KKMP harus betul-betul menjadi gerakan ekonomi di 18 kelurahan. Untuk itu mari bergerak bersama memajukan KKMP, dari, oleh, dan untuk masyarakat,” tegasnya.

 

Pemkot Mojokerto juga memberikan berbagai bentuk dukungan dan pendampingan agar KKMP tumbuh mandiri dan berdaya saing, mulai dari penguatan kelembagaan hingga fasilitasi teknis.

 

“Kami tidak hanya melakukan penguatan kelembagaan, tetapi juga memfasilitasi berbagai kegiatan bagi KKMP. Mulai dari bantuan pengurusan SK melalui notaris hingga pelatihan administrasi kelembagaan, penyusunan RK RAPB, serta pembuatan SOP dan SOM,” pungkas Ning Ita.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.