Rabu, 22 Jul 2026 09:56 WIB

Komisi D Surabaya Soroti Kekurangan Seribu Guru, Anak Inklusi Paling Terdampak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Nov 2025 13:58 WIB

selalu.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Zuhro Mar’ah, menyoroti kekurangan sekitar seribu guru di sekolah negeri Surabaya. Kondisi ini disebut berdampak pada kualitas pendidikan, terutama bagi siswa inklusi yang membutuhkan pendampingan khusus.

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Zuhro, Surabaya memang telah menerapkan sistem pendidikan inklusi di semua SD dan SMP negeri. Namun, ketersediaan guru pendamping khusus (GPK) dinilai belum memadai.

 

“Surabaya sudah inklusi, tapi belum semua sekolah punya guru pendamping khusus. Anak berkebutuhan khusus itu perlu penanganan berbeda, bukan hanya diajar guru biasa yang dilatih singkat,” ujar Zuhro kepada selalu.id, Kamis (6/11/2025).

 

Ia menegaskan, keberadaan GPK yang berlatar belakang pendidikan inklusi penting agar setiap anak dapat berkembang sesuai kemampuan dan bakatnya.

 

“Kalau ada guru pendamping khusus, anak-anak inklusi bisa berkembang akademisnya dan bakat-minatnya juga tereksplor,” tambahnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

 

Politisi PAN itu juga menyoroti kebijakan nasional yang melarang pengangkatan tenaga honorer, sehingga daerah tidak leluasa menambah guru baru.

 

“Ini yang repot. Kita kekurangan seribu guru, tapi nggak bisa nambah karena nggak boleh ada honorer. Jadi ya nunggu rekrutmen ASN atau PPPK, itu pun kuotanya kadang jauh dari kebutuhan,” jelasnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

 

Ia mendorong Pemkot Surabaya dan Dinas Pendidikan untuk mencari mekanisme alternatif pemenuhan tenaga pengajar, terutama di bidang pendidikan inklusi.

 

“Surabaya kan otonomi daerah. Harusnya bisa cari solusi tersendiri tanpa melanggar aturan pusat. Karena kalau menunggu rekrutmen nasional terus, pendidikan kita bisa tertinggal,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.