Selasa, 10 Feb 2026 12:34 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Turun Tangan Mediasi Jalan Ditembok di Asem Jajar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Nov 2025 19:42 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memediasi masalah warga
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memediasi masalah warga

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turun langsung memimpin proses mediasi sengketa jalan ditembok yang bikin heboh warga Jalan Asem Jajar III, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan.
Mediasi digelar di Kantor Kecamatan Bubutan, Kamis (30/10/2025), dengan menghadirkan perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), camat, lurah, serta dua pihak warga yang berselisih.

Dalam pertemuan itu, Eri tak bisa menyembunyikan rasa prihatin. Ia menyesalkan terjadinya konflik di antara warga yang sebenarnya bertetangga dan hidup berdekatan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

“Saya tidak ingin sesama warga bergesekan, apalagi tetangga. Padahal kalau kita kesusahan, yang pertama kita minta tolong ya tetangga,” ujar Eri Cahyadi.

Menurut Eri, akar masalah bermula dari penjualan tanah yang tidak dilaporkan dengan benar sejak awal. Penjual menyebut sudah menyediakan setengah meter tanah untuk jalan yang disebut sebagai wakaf dari ibunya.

Namun pembeli, Siti Holilah, merasa tanah tersebut termasuk dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) miliknya.

Perbedaan pemahaman inilah yang kemudian berujung pada pembangunan tembok yang menutup akses jalan. Untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya, Eri meminta BPN turun langsung melakukan pengukuran ulang.

“Kami berharap setelah BPN mengukur ulang, semua warga bisa berbesar hati mengikhlaskan sedikit tanahnya demi akses jalan bersama,” katanya.

Eri menegaskan, setelah pengukuran ulang selesai, ia akan kembali mempertemukan kedua pihak agar bisa duduk bersama mencari solusi damai.

Baca Juga: 5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

“Nanti setelah diukur kita pertemukan lagi mereka,” tambahnya.

Dalam sengketa ini, Eri juga mengingatkan agar warga tidak memperkeruh suasana dengan saling serang di media sosial. Ia menilai, permasalahan warga seharusnya diselesaikan lewat cara kekeluargaan, bukan dengan unggahan yang bisa memancing emosi publik.

“Saya sudah bilang ke Pak Camat dan Lurah, selesaikan lewat Kampung Pancasila, tidak semua masalah harus dibawa ke medsos,” tegasnya.

Eri juga meluruskan kabar yang sempat beredar di masyarakat soal dugaan penerimaan uang oleh Lurah atau LPMK Tembok Dukuh terkait persoalan ini. Setelah melakukan pengecekan langsung, Eri memastikan isu tersebut tidak benar.

Baca Juga: Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

“Setelah saya cari tahu ternyata tidak seperti itu. Uang itu dikumpulkan oleh RT/RW dengan niat baik untuk biaya ukur ulang BPN, sekitar Rp350 ribu sampai Rp500 ribu. Tapi niat baik itu malah berubah jadi fitnah,” ungkapnya.

Eri pun mengingatkan agar perangkat kampung berhati-hati dan tidak menerima uang dalam bentuk apa pun, meski alasannya untuk kepentingan bersama.

“Saya harap semua pihak bisa berbesar hati. Jangan sampai masalah seperti ini merusak kerukunan antarwarga Kota Pahlawan,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

Fathoni menilai Adies Kadir memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum dan tumbuh di lingkungan peradilan.

Momen Haru Gus Yani Kawal Kepulangan 3 Anak PMI Gresik dari Kuala Lumpur

Bagi ketiga anak tersebut, ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan pertemuan pertama dengan kampung halaman.

Perayaan HPN 2026 di Polda Metro Jaya: Brigjen Dekananto: Pers Mitra Strategis Polri

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Balai Wartawan Polri Polda Metro Jaya itu berlangsung penuh kehangatan.

Diam-diam Presiden Prabowo Bertemu Pimpinan TNI-Polri di Istana, Ini yang Dibahas

Presiden Prabowo memberikan arahan langsung dari rapat yang berlangsung 3,5 jam.

Bupati Jember Tegaskan Peran Strategis Pers dalam Menguatkan Ekonomi Berdaulat

HPN 2026 dinilai relevan dengan tantangan era digital yang menuntut jurnalisme adaptif tanpa meninggalkan nilai integritas dan profesionalisme.