Jumat, 05 Jun 2026 16:37 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Turun Tangan Mediasi Jalan Ditembok di Asem Jajar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Nov 2025 19:42 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memediasi masalah warga
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memediasi masalah warga

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turun langsung memimpin proses mediasi sengketa jalan ditembok yang bikin heboh warga Jalan Asem Jajar III, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan.
Mediasi digelar di Kantor Kecamatan Bubutan, Kamis (30/10/2025), dengan menghadirkan perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), camat, lurah, serta dua pihak warga yang berselisih.

Dalam pertemuan itu, Eri tak bisa menyembunyikan rasa prihatin. Ia menyesalkan terjadinya konflik di antara warga yang sebenarnya bertetangga dan hidup berdekatan.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

“Saya tidak ingin sesama warga bergesekan, apalagi tetangga. Padahal kalau kita kesusahan, yang pertama kita minta tolong ya tetangga,” ujar Eri Cahyadi.

Menurut Eri, akar masalah bermula dari penjualan tanah yang tidak dilaporkan dengan benar sejak awal. Penjual menyebut sudah menyediakan setengah meter tanah untuk jalan yang disebut sebagai wakaf dari ibunya.

Namun pembeli, Siti Holilah, merasa tanah tersebut termasuk dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) miliknya.

Perbedaan pemahaman inilah yang kemudian berujung pada pembangunan tembok yang menutup akses jalan. Untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya, Eri meminta BPN turun langsung melakukan pengukuran ulang.

“Kami berharap setelah BPN mengukur ulang, semua warga bisa berbesar hati mengikhlaskan sedikit tanahnya demi akses jalan bersama,” katanya.

Eri menegaskan, setelah pengukuran ulang selesai, ia akan kembali mempertemukan kedua pihak agar bisa duduk bersama mencari solusi damai.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

“Nanti setelah diukur kita pertemukan lagi mereka,” tambahnya.

Dalam sengketa ini, Eri juga mengingatkan agar warga tidak memperkeruh suasana dengan saling serang di media sosial. Ia menilai, permasalahan warga seharusnya diselesaikan lewat cara kekeluargaan, bukan dengan unggahan yang bisa memancing emosi publik.

“Saya sudah bilang ke Pak Camat dan Lurah, selesaikan lewat Kampung Pancasila, tidak semua masalah harus dibawa ke medsos,” tegasnya.

Eri juga meluruskan kabar yang sempat beredar di masyarakat soal dugaan penerimaan uang oleh Lurah atau LPMK Tembok Dukuh terkait persoalan ini. Setelah melakukan pengecekan langsung, Eri memastikan isu tersebut tidak benar.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

“Setelah saya cari tahu ternyata tidak seperti itu. Uang itu dikumpulkan oleh RT/RW dengan niat baik untuk biaya ukur ulang BPN, sekitar Rp350 ribu sampai Rp500 ribu. Tapi niat baik itu malah berubah jadi fitnah,” ungkapnya.

Eri pun mengingatkan agar perangkat kampung berhati-hati dan tidak menerima uang dalam bentuk apa pun, meski alasannya untuk kepentingan bersama.

“Saya harap semua pihak bisa berbesar hati. Jangan sampai masalah seperti ini merusak kerukunan antarwarga Kota Pahlawan,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.