Selasa, 21 Jul 2026 07:12 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Turun Tangan Mediasi Jalan Ditembok di Asem Jajar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Nov 2025 19:42 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memediasi masalah warga
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memediasi masalah warga

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turun langsung memimpin proses mediasi sengketa jalan ditembok yang bikin heboh warga Jalan Asem Jajar III, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan.
Mediasi digelar di Kantor Kecamatan Bubutan, Kamis (30/10/2025), dengan menghadirkan perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), camat, lurah, serta dua pihak warga yang berselisih.

Dalam pertemuan itu, Eri tak bisa menyembunyikan rasa prihatin. Ia menyesalkan terjadinya konflik di antara warga yang sebenarnya bertetangga dan hidup berdekatan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

“Saya tidak ingin sesama warga bergesekan, apalagi tetangga. Padahal kalau kita kesusahan, yang pertama kita minta tolong ya tetangga,” ujar Eri Cahyadi.

Menurut Eri, akar masalah bermula dari penjualan tanah yang tidak dilaporkan dengan benar sejak awal. Penjual menyebut sudah menyediakan setengah meter tanah untuk jalan yang disebut sebagai wakaf dari ibunya.

Namun pembeli, Siti Holilah, merasa tanah tersebut termasuk dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) miliknya.

Perbedaan pemahaman inilah yang kemudian berujung pada pembangunan tembok yang menutup akses jalan. Untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya, Eri meminta BPN turun langsung melakukan pengukuran ulang.

“Kami berharap setelah BPN mengukur ulang, semua warga bisa berbesar hati mengikhlaskan sedikit tanahnya demi akses jalan bersama,” katanya.

Eri menegaskan, setelah pengukuran ulang selesai, ia akan kembali mempertemukan kedua pihak agar bisa duduk bersama mencari solusi damai.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

“Nanti setelah diukur kita pertemukan lagi mereka,” tambahnya.

Dalam sengketa ini, Eri juga mengingatkan agar warga tidak memperkeruh suasana dengan saling serang di media sosial. Ia menilai, permasalahan warga seharusnya diselesaikan lewat cara kekeluargaan, bukan dengan unggahan yang bisa memancing emosi publik.

“Saya sudah bilang ke Pak Camat dan Lurah, selesaikan lewat Kampung Pancasila, tidak semua masalah harus dibawa ke medsos,” tegasnya.

Eri juga meluruskan kabar yang sempat beredar di masyarakat soal dugaan penerimaan uang oleh Lurah atau LPMK Tembok Dukuh terkait persoalan ini. Setelah melakukan pengecekan langsung, Eri memastikan isu tersebut tidak benar.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

“Setelah saya cari tahu ternyata tidak seperti itu. Uang itu dikumpulkan oleh RT/RW dengan niat baik untuk biaya ukur ulang BPN, sekitar Rp350 ribu sampai Rp500 ribu. Tapi niat baik itu malah berubah jadi fitnah,” ungkapnya.

Eri pun mengingatkan agar perangkat kampung berhati-hati dan tidak menerima uang dalam bentuk apa pun, meski alasannya untuk kepentingan bersama.

“Saya harap semua pihak bisa berbesar hati. Jangan sampai masalah seperti ini merusak kerukunan antarwarga Kota Pahlawan,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.