Kamis, 04 Jun 2026 08:55 WIB

Admin IG Wali Kota Eri Viral Gara-Gara Candaan Saat Live, Ini Deretan Blunder Admin Pejabat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 01 Nov 2025 18:18 WIB

selalu.id – Admin akun Instagram Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, viral di media sosial setelah candaan internalnya terekam saat siaran langsung. Candaan itu menimbulkan kritik publik karena dianggap tidak pantas.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Insiden terjadi ketika admin melakukan siaran langsung kegiatan lapangan Eri Cahyadi. Saat live dijeda, mikrofon ternyata masih aktif dan merekam percakapan admin dengan rekannya.

 

“Kalau ada hujan lagi, rekaman video bapak wali turun ke lapangan kita simpan aja. Nanti bisa diunggah lagi kalau ada hujan,” ucap admin tersebut dalam video yang beredar luas di media sosial.

 

Ucapan itu menuai kritik dari warganet yang menilai candaan tersebut bisa menimbulkan kesan kegiatan lapangan wali kota hanyalah rekayasa konten. Padahal, Eri Cahyadi disebut tidak mengetahui percakapan itu karena sedang meninjau lapangan.

 

Tak lama setelah video viral, admin tersebut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan memutuskan mundur dari tim media sosial Wali Kota Surabaya.

 

Kasus serupa sebelumnya juga pernah menimpa akun media sosial Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Admin Instagram miliknya sempat mengunggah komentar candaan di kolom berita tentang hujan es di Sidoarjo, yang berbunyi, “Lek hujan es enak tinggal cari sirupe tok (kalau hujan es tinggal cari sirupnya saja).”

 

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

Candaan itu memicu reaksi keras dari publik. Armuji kemudian menegur adminnya dan menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang.

 

Kasus blunder admin media sosial pejabat bukan hal baru. Tahun ini, admin akun Instagram Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, juga menjadi sorotan setelah membalas komentar warganet dengan nada kasar.

 

“Kalau ngomong jangan kurang ajar. Kalau diperiksa penegak hukum, mampus kamu nanti,” tulis admin tersebut.

 

Baca Juga: Dianggap Ganggu Estetika Kota, Fasad Eks Toko Nam Akan Dibongkar Pemkot Surabaya

Komentar itu menuai kritik hingga akhirnya dihapus, dan admin bersangkutan menyampaikan permintaan maaf.

 

Pada 2013, akun Twitter resmi Presiden Joko Widodo juga pernah mengalami insiden serupa. Akun @jokowi sempat mencuit, “Wuooohh mantab! Jadi teringat deg2annya di momen Senbatsu Uza pekan lalu,” yang merujuk pada grup musik JKT48.

 

Cuitan itu membuat publik heran, hingga akhirnya admin media sosial presiden saat itu diberhentikan dari jabatannya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.