Minggu, 01 Feb 2026 16:55 WIB

Gas Bumi 24/7, PGN Intensifkan Sosialisasi Jargas di Lumajang

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, terus memperluas sosialisasi pemanfaatan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat memahami manfaat, tata cara penggunaan, serta aspek keamanan gas bumi sebagai energi praktis sehari-hari.

 

Baca Juga: Dukung Operasional 24 Jam, PGN Pastikan Pasokan Gas ke RSUP Dr. Sardjito

Sosialisasi dilaksanakan di sejumlah desa dan kelurahan yang dilalui jalur pipa Jargas. Saat ini, pengelolaan pelanggan Jargas di Lumajang mencapai 2.945 Sambungan Rumah (SR). Program ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang dilaksanakan atas penugasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), termasuk di wilayah Lumajang.

 

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyatakan dukungan penuh terhadap program Jargas. Ia berharap kehadiran Jargas menjadi alternatif energi yang aman, bersih, dan ekonomis bagi rumah tangga.

 

"Kami menyambut baik program ini. Dengan Jargas, kebutuhan bahan bakar rumah tangga terpenuhi dengan distribusi yang lebih mudah. Gas bumi ini hadir 24 jam non-stop melalui pipa, sehingga mengurangi kekhawatiran masyarakat kehabisan gas atau kesulitan mencari stok gas,” ujar Thoriqul.

 

Melalui Jargas, masyarakat mendapatkan beberapa keunggulan. Pasokan gas mengalir terus menerus 24/7, sehingga tidak perlu mengganti atau membeli tabung. Gas bumi (Metana) lebih ringan dari udara, sehingga jika terjadi kebocoran akan mengarah ke atas dan meminimalkan risiko ledakan. Pembakaran gas bumi juga lebih sempurna.

 

Baca Juga: Libur Nataru 2026, BPH Migas dan PGN Jamin Keandalan Gas Bumi di Jatim

“Sosialisasi tentang keamanan pemanfaatan gas merupakan kegiatan rutin PGN di setiap wilayah yang terpasang pipa Jargas. Tujuannya memberikan pemahaman tentang gas bumi sekaligus mengajak warga menjaga aset dan fasilitas jaringan gas milik pemerintah," ujar Mochammad Arif, Area Head Pasuruan.

 

“Selain tata cara penggunaan Jargas, sosialisasi mencakup edukasi aspek keamanan, termasuk cara mendeteksi kebocoran, langkah tanggap darurat, dan nomor layanan pengaduan PGN,” jelas Arif.

 

PGN juga memperkenalkan kemudahan catat meter mandiri melalui aplikasi PGN Mobile yang tersedia di Playstore dan Appstore. Pencatatan meter tetap dijalankan petugas setiap 3 bulan sekali untuk memastikan akurasi. Pelanggan juga dapat melakukan catat meter mandiri melalui WhatsApp resmi PGN di nomor 081511500645.

Baca Juga: Infrastruktur Offtake Tandes Perkuat Layanan Gas Bumi Surabaya

 

PGN berkomitmen melakukan sosialisasi Jargas secara intensif agar masyarakat Lumajang dapat memanfaatkan gas bumi dengan maksimal dan aman. Program ini juga mendukung upaya pemerintah mengoptimalkan sumber daya gas nasional untuk kesejahteraan masyarakat.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Jika kalian ingin performa motor tetap bandel atau tahan lama meski diterjang hujan maupun banjir, mungkin cara ini bisa jadi rekomendasi.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.