Minggu, 06 Sep 2026 08:09 WIB

Gas Bumi 24/7, PGN Intensifkan Sosialisasi Jargas di Lumajang

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, terus memperluas sosialisasi pemanfaatan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat memahami manfaat, tata cara penggunaan, serta aspek keamanan gas bumi sebagai energi praktis sehari-hari.

 

Baca Juga: Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

Sosialisasi dilaksanakan di sejumlah desa dan kelurahan yang dilalui jalur pipa Jargas. Saat ini, pengelolaan pelanggan Jargas di Lumajang mencapai 2.945 Sambungan Rumah (SR). Program ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang dilaksanakan atas penugasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), termasuk di wilayah Lumajang.

 

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyatakan dukungan penuh terhadap program Jargas. Ia berharap kehadiran Jargas menjadi alternatif energi yang aman, bersih, dan ekonomis bagi rumah tangga.

 

"Kami menyambut baik program ini. Dengan Jargas, kebutuhan bahan bakar rumah tangga terpenuhi dengan distribusi yang lebih mudah. Gas bumi ini hadir 24 jam non-stop melalui pipa, sehingga mengurangi kekhawatiran masyarakat kehabisan gas atau kesulitan mencari stok gas,” ujar Thoriqul.

 

Melalui Jargas, masyarakat mendapatkan beberapa keunggulan. Pasokan gas mengalir terus menerus 24/7, sehingga tidak perlu mengganti atau membeli tabung. Gas bumi (Metana) lebih ringan dari udara, sehingga jika terjadi kebocoran akan mengarah ke atas dan meminimalkan risiko ledakan. Pembakaran gas bumi juga lebih sempurna.

 

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

“Sosialisasi tentang keamanan pemanfaatan gas merupakan kegiatan rutin PGN di setiap wilayah yang terpasang pipa Jargas. Tujuannya memberikan pemahaman tentang gas bumi sekaligus mengajak warga menjaga aset dan fasilitas jaringan gas milik pemerintah," ujar Mochammad Arif, Area Head Pasuruan.

 

“Selain tata cara penggunaan Jargas, sosialisasi mencakup edukasi aspek keamanan, termasuk cara mendeteksi kebocoran, langkah tanggap darurat, dan nomor layanan pengaduan PGN,” jelas Arif.

 

PGN juga memperkenalkan kemudahan catat meter mandiri melalui aplikasi PGN Mobile yang tersedia di Playstore dan Appstore. Pencatatan meter tetap dijalankan petugas setiap 3 bulan sekali untuk memastikan akurasi. Pelanggan juga dapat melakukan catat meter mandiri melalui WhatsApp resmi PGN di nomor 081511500645.

Baca Juga: Operasikan CISEM II, Cara PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional

 

PGN berkomitmen melakukan sosialisasi Jargas secara intensif agar masyarakat Lumajang dapat memanfaatkan gas bumi dengan maksimal dan aman. Program ini juga mendukung upaya pemerintah mengoptimalkan sumber daya gas nasional untuk kesejahteraan masyarakat.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.