Minggu, 06 Sep 2026 06:51 WIB

Calon Direksi KBS Didominasi Non-Ahli Satwa, DPRD Surabaya Ingatkan Jati Diri Konservasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Okt 2025 15:44 WIB

selalu.id – DPRD Kota Surabaya menyoroti munculnya sembilan nama calon direksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang dinilai tidak memiliki latar belakang di bidang konservasi satwa.

 

Baca Juga: Menanti Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Rp10 Miliar di Kebun Binatang Surabaya

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Perumda KBS, Yuga Pratisabda Widyawasta, mengatakan proses rekrutmen memang dibuka secara luas untuk publik. Namun, ia mengingatkan agar seleksi tetap menjaga jati diri KBS sebagai lembaga konservasi.

 

“Pendaftarannya memang dibuka untuk umum. Siapa pun yang memenuhi syarat administrasi boleh ikut. Semakin banyak calon, semakin bagus, karena nanti bisa lebih selektif,” kata Yuga, Jumat (24/10/2025).

 

Meski demikian, legislator dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menegaskan posisi direksi KBS tidak bisa hanya dilihat dari sisi bisnis.

 

“KBS ini bukan BUMD biasa. Selain mengejar profit, juga punya tanggung jawab konservasi. Jadi harus ada orang yang paham dunia satwa dan keseimbangan antara keuntungan dan pelestarian,” ujarnya.

 

Yuga menilai polemik penunggangan anak gajah bernama Rocky beberapa waktu lalu menjadi contoh pentingnya pemahaman konservasi di manajemen KBS.

 

“Kalau paham prinsip konservasi, kejadian seperti itu bisa dijelaskan dengan benar ke publik,” katanya.

 

Ia juga mengajak komunitas pecinta satwa untuk ikut aktif dalam proses seleksi berikutnya.

Baca Juga: Buntut Kasus Korupsi, Pemkot Surabaya Buka Seleksi Terbuka Dirut KBS Secara Nasional

 

“Kalau ada teman-teman komunitas yang punya figur tepat, dorong saja untuk daftar. Ini kesempatan untuk ikut memperbaiki KBS,” tambahnya.

 

Terkait sembilan nama calon direksi yang lolos saat ini, Yuga menegaskan bahwa proses masih pada tahap awal.

 

“Baru seleksi administrasi, belum tentu lanjut semua. Kalau nanti belum ada figur yang cocok, bisa saja seleksi diulang lagi,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Tak Cukup Jago Manajemen, Apecsi Minta Bos Baru KBS Punya Jiwa Konservasi

Yuga menambahkan, setelah Raperda Perumda KBS disahkan, seleksi ulang terhadap direksi dan dewan pengawas hampir pasti dilakukan.

 

“Kalau perda baru sudah berlaku, semua direksi dan Bawas akan diseleksi ulang dari nol,” jelasnya.

 

Meski begitu, Yuga berharap kinerja positif KBS dalam dua tahun terakhir tetap terjaga.

 

“Sekarang performa keuangan dan konservasinya cukup baik. Saya harap pergantian direksi tidak malah menurunkan kinerja itu,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.