Selasa, 20 Okt 2026 11:23 WIB

Rp47 Miliar untuk Gen Z, Cak Yebe Dorong Anak Muda Mandiri Tanpa Mental Bantuan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Okt 2025 17:43 WIB
Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id – Komisi A DPRD Kota Surabaya menyoroti rencana anggaran Rp47 miliar untuk program intervensi Gen Z dalam R-APBD 2026. Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko, meminta agar dana tersebut diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi anak muda, bukan sekadar kegiatan seremonial.

 

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

“Anggaran ini insyaallah sebesar Rp47 miliar untuk intervensi Gen Z. Tujuannya tentu ingin mengurangi kemiskinan, pengangguran, sekaligus mendorong kemandirian anak muda,” ujar Yona usai pembahasan R-APBD 2026 bersama Bapemkesra, Kamis (23/10/2025).

 

Politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe itu menjelaskan, dana tersebut akan disalurkan melalui kecamatan dengan skema distribusi ke setiap RW sebesar Rp35 juta per tahun. Ia menekankan agar camat dan lurah berhati-hati dalam menyetujui proposal tanpa kajian matang.

 

“Jangan asal approve proposal. Harus dikaji agar programnya berkelanjutan dan punya dampak nyata,” tegasnya.

 

Menurut Yona, program intervensi sebaiknya difokuskan pada kegiatan berbasis kelompok produktif seperti urban farming, kuliner, atau usaha digital. Pola kerja kolektif dinilai lebih efektif dalam menumbuhkan semangat kemandirian.

 

“Yang penting berbasis kelompok, bukan individu. Contohnya usaha digital, kuliner, hingga urban farming,” ujarnya.

 

Ia mencontohkan keberhasilan program urban farming di Rungkut yang hasil panennya sudah mampu memasok toko modern. Pola semacam itu, menurutnya, bisa menjadi contoh bagi RW lain untuk menggerakkan ekonomi dari bawah.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

 

Selain pelatihan, Cak Yebe menilai dukungan modal menjadi kunci agar program tidak berhenti di teori. Ia juga membuka peluang agar beberapa RW bisa menggabungkan dana untuk kegiatan berskala lebih besar dan berjangka panjang.

 

“Jangan hanya ikut tren tanpa hitung masa hidup usahanya. Kuliner ramai, tapi berapa banyak SWK yang hidup segan mati tak enak,” ujarnya.

 

Yona juga menekankan pentingnya pembentukan mental wirausaha di kalangan Gen Z agar tidak bergantung pada bantuan.

 

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

“Ajari adik-adik kita sebuah proses, bukan hasil. Jangan biasakan mereka hanya menerima bantuan, nanti mentalnya jadi mental terus meminta,” tuturnya.

 

DPRD akan melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program ini. Yona berharap intervensi Gen Z bisa menjadi titik awal lahirnya banyak pengusaha muda di Surabaya.

 

“Kalau program ini berjalan seperti harapan kami, akan terjadi ledakan luar biasa. Banyak pengusaha muda lahir dari intervensi Gen Z ini,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.