Rabu, 04 Feb 2026 19:50 WIB

Hari Santri Nasional, KH Asep Saifudin Chalim Apresiasi Jokowi dan Prabowo

selalu.id – Pondok Pesantren Amanatul Ummah memperingati Hari Santri Nasional dengan menggelar upacara yang diikuti sekitar 10 ribu santri di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

 

Baca Juga: Kiai Asep Tegaskan Tak Terkait Koperasi Amanatul Ummah yang Diduga Tambang Ilegal

Peringatan Hari Santri 2025 mengusung tema Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia. Para santri bertekad menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dan berperan aktif dalam membangun peradaban dunia berlandaskan nilai-nilai pesantren.

 

Hari Santri menjadi momentum penting bagi kalangan pesantren untuk mengenang perjuangan para santri yang berperan besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Saifudin Chalim, menuturkan kembali semangat resolusi jihad yang diserukan KH Hasyim Asy’ari, saat para santri bersatu melawan penjajah Belanda.

 

“Para santri akan selalu berada di garis terdepan dalam menjaga kemerdekaan dan persatuan bangsa Indonesia,” ujar KH Asep, Rabu (22/10/2025).

 

Dalam kesempatan itu, Kiai Asep juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden ke-7 Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto.

 

“Terima kasih kepada Bapak Jokowi yang telah menetapkan Hari Santri Nasional. Terima kasih kepada Pak Prabowo yang bertekad keras bahwa pondok-pondok pesantren akan dibangun dengan APBN karena memang seharusnya demikian,” katanya.

 

Meski demikian, KH Asep menegaskan bahwa Ponpes Amanatul Ummah akan tetap menjaga kemandiriannya dan tidak menerima bantuan dana pembangunan dari pemerintah.

 

“Mohon maaf, Amanatul Ummah akan tetap mandiri. Biarkan bantuan tersebut mengalir kepada pesantren-pesantren lain karena Amanatul Ummah akan menjadi pelopor kemandirian pesantren,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Dana Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.

Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi solid.