Senin, 03 Agu 2026 16:06 WIB

Kiai Asep Tegaskan Tak Terkait Koperasi Amanatul Ummah yang Diduga Tambang Ilegal

KH Asep Saifudin Chalim
KH Asep Saifudin Chalim

selalu.id – KH Asep Saifudin Chalim mendesak aparat penegak hukum segera menindak tegas puluhan tambang ilegal yang beroperasi di Kabupaten Mojokerto.

 

Baca Juga: Bukan Sekadar Jeruk: Cerita dari Bantaran Sungai Balongcangkring Mojokerto yang Menghidupi Sekolah

Berdasarkan data yang diterima, terdapat sekitar 100 lokasi tambang di wilayah tersebut. Namun, hanya sembilan di antaranya yang berizin resmi, sementara sisanya berstatus ilegal.

 

Kiai Asep menilai maraknya tambang ilegal menyebabkan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) hingga puluhan miliar rupiah. Padahal, pemasukan dari tambang yang legal hanya sekitar Rp 20 miliar.

 

“Mari dilegalkan. Kalau ilegal sangat merugikan, menyengsarakan masyarakat. Kami meminta agar penegak hukum segera menindak tambang ilegal,” kata Kiai Asep, Jumat (7/11/2025).

 

Baca Juga: 7 Penghargaan Disabet Kabupaten Mojokerto di Peringatan Harganas Ke-33 Provinsi Jatim 2026

Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah itu juga menyayangkan adanya pihak yang mencatut nama lembaganya untuk kepentingan penambangan ilegal. Ia menegaskan tidak memiliki hubungan apa pun dengan Koperasi Amanatul Ummah yang beroperasi di kawasan Ngoro.

 

“Saya dirugikan karena menggunakan nama Amanatul Ummah. Ini nama besar, nama agung. Kemudian dicoreng oleh koperasi yang menambang ilegal, ini bahaya sekali,” ujarnya.

 

Baca Juga: Kejari Kota Mojokerto Lelang Mobil hingga Motor, Catat Tanggal dan Jamnya

Kiai Asep meminta koperasi tersebut mengganti nama karena dinilai merusak reputasi lembaga pendidikan yang diasuhnya.

 

“Kami merasa dirugikan, mohon ditertibkan. Kami nyatakan itu tidak ada kaitannya dengan Koperasi Amanatul Ummah. Nama koperasi itu harus diganti,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Saksikan Rekan Sejawat Meninggal, Begini Cerita Pilu Penumpang yang Selamat di KM Mutiara Sentosa II

Ketika keadaan makin memburuk, Bambang terpaksa meloncat dari ketinggian sekitar empat meter menuju laut dalam kondisi sudah malam.

Pindah Kapal Berkali-kali, Begini Kesaksian Korban KMP Mutiara Sentosa II Sebelum Tiba di Surabaya

Sebagian lainnya dipindahkan ke kapal niaga, kapal SAR, hingga kapal perang milik TNI Angkatan Laut.

Menhub Bongkar Kejanggalan Manifest KMP Mutiara Sentosa 2, Lima Anak Ternyata Tak Tercatat

Temuan itu dicurigai setelah lima anak yang berhasil dievakuasi ternyata tidak tercatat dalam dokumen resmi kapal.

Kesaksian Sopir Logistik KMP Mutiara Sentosa 2: Tak Bisa Menunggu, Semua Harus Melompat

Ketiganya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri setelah kobaran api melahap sebagian besar badan kapal.

Perjuangan Keluarga Cari Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Begini Suasana Live Posko Antemortem

Keluarga korban tidak hanya berjuang melawan ketidakpastian, tetapi juga kesulitan menemukan nama anggota keluarganya di dalam daftar manifes.

Gelar Istigasah Jelang IGIC 2026, Kemenag Jatim Tekankan Fungsi Masjid sebagai Pusat Perdamaian

Puncak acara akan diisi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memimpin Tabligh Akbar di hadapan ribuan jemaah.