DPRD Sidoarjo Desak Evaluasi Penyaluran BOSDA yang Dianggap Tak Adil
- Penulis : Dony Maulana
- | Sabtu, 18 Okt 2025 13:08 WIB
selalu.id – Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo mendesak Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengevaluasi mekanisme penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang dinilai tidak adil dan belum merata di seluruh sekolah.
Baca Juga: Pesawat Latih Tergelincir di Bandara Juanda, 9 Penerbangan Dialihkan
Desakan ini muncul setelah ditemukan indikasi ketimpangan distribusi antara sekolah besar dan sekolah kecil. Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Tarkit Erdianto, menyebut skema BOSDA saat ini belum berpihak kepada sekolah yang masih kesulitan operasional.
“Ada sekolah yang SPP-nya hanya Rp50 ribu sampai Rp100 ribu per bulan tetapi mendapatkan BOSDA yang sama dengan sekolah besar yang SPP-nya jutaan. Ini jelas tidak adil,” tegas Tarkit, Jumat (17/10/2025).
Ia mencontohkan sejumlah sekolah swasta di Sidoarjo yang memungut SPP hingga Rp3 juta per bulan masih menerima BOSDA dengan nilai besar. Bahkan ada sekolah yang mendapatkan bantuan hingga Rp1 miliar. Menurutnya, bantuan seharusnya difokuskan kepada sekolah yang benar-benar membutuhkan.
Baca Juga: Pesawat Latih Tergelincir di Bandara Juanda, Runway Sempat Tutup 1 Jam
“Sementara banyak sekolah kecil hidup segan mati tak mau. Kalau mau adil, bantuan harus difokuskan ke sekolah yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Tarkit menambahkan, penyelenggaraan pendidikan kini mulai bergeser ke arah komersial. Banyak pihak mendirikan sekolah bukan karena panggilan sosial, melainkan berorientasi profit. Kondisi ini, katanya, perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.
Baca Juga: Belajar ke Surabaya, Sidoarjo Tiru Sistem Pajak Digital dan Anggaran Efisien
Komisi D DPRD Sidoarjo saat ini meminta data detail dari Dinas Pendidikan untuk meninjau ulang daftar penerima BOSDA. Pendataan ulang ini diharapkan menjadi dasar pembahasan antara legislatif dan eksekutif agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
“Kita ingin tahu berapa besar SPP tiap sekolah, berapa penerimaan BOSDA-nya, dan siapa yang benar-benar layak menerima. Dari situ baru bisa dirumuskan kebijakan yang lebih adil,” pungkas Tarkit.
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-11145-dprd-sidoarjo-desak-evaluasi-penyaluran-bosda-yang-dianggap-tak-adil
