Sabtu, 05 Sep 2026 17:25 WIB

Polisi Identifikasi 50 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo, 14 Kantong Masih Diperiksa

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur terus melanjutkan proses identifikasi korban tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Hingga Jumat (10/10/2025) malam, sebanyak 50 jenazah dari total 67 kantong jenazah telah berhasil diidentifikasi.

 

Baca Juga: Angin Kencang di Surabaya, Pohon Tumbang Timpa Ojol dan Penumpang

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki, selaku Komandan DVI, menyampaikan tiga korban tambahan berhasil teridentifikasi melalui metode medis, odontologi (gigi), dan DNA. Mereka adalah Moh. Alfin Mutawakkilalallah (17) asal Bangkalan, Muhammad Iklil Ibrahim Al Aqil (15) asal Jember, dan Mochammad Haikal Ridwan (14) asal Bangkalan, yang sebelumnya telah teridentifikasi sebagian.

 

“Dengan tambahan ini, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 50 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima,” ujar Kombes Pol Khusnan.

 

Ia menjelaskan, sebanyak 14 kantong jenazah lainnya masih dalam proses pemeriksaan. Proses ini memerlukan waktu karena kondisi jenazah tidak seluruhnya utuh. Keluarga korban yang telah teridentifikasi juga sudah dihubungi untuk proses penyerahan jenazah.

 

Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati, menambahkan bahwa proses identifikasi memasuki tahap yang lebih sulit. “Kami terus berupaya, meskipun sampel DNA yang tersisa kualitasnya tidak sebagus sebelumnya,” tuturnya.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Menurutnya, jumlah korban yang dilaporkan hilang adalah 63 orang, sementara jumlah kantong jenazah mencapai 67 karena satu korban bisa terdiri dari beberapa bagian tubuh.

 

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, di RS Bhayangkara Surabaya.

 

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

Polda Jawa Timur bersama Pusdokkes Polri terus melibatkan ahli forensik dan laboratorium DNA dalam proses identifikasi. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan identifikasi seluruh korban agar setiap keluarga mendapatkan kepastian.

 

“Kami memahami betapa beratnya situasi ini bagi keluarga korban. Kami akan terus bekerja keras untuk memberikan hasil yang terbaik,” pungkas Kombes Pol Abast.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.