Sabtu, 06 Jun 2026 00:46 WIB

Polisi Identifikasi 50 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo, 14 Kantong Masih Diperiksa

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur terus melanjutkan proses identifikasi korban tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Hingga Jumat (10/10/2025) malam, sebanyak 50 jenazah dari total 67 kantong jenazah telah berhasil diidentifikasi.

 

Baca Juga: Angin Kencang di Surabaya, Pohon Tumbang Timpa Ojol dan Penumpang

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki, selaku Komandan DVI, menyampaikan tiga korban tambahan berhasil teridentifikasi melalui metode medis, odontologi (gigi), dan DNA. Mereka adalah Moh. Alfin Mutawakkilalallah (17) asal Bangkalan, Muhammad Iklil Ibrahim Al Aqil (15) asal Jember, dan Mochammad Haikal Ridwan (14) asal Bangkalan, yang sebelumnya telah teridentifikasi sebagian.

 

“Dengan tambahan ini, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 50 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima,” ujar Kombes Pol Khusnan.

 

Ia menjelaskan, sebanyak 14 kantong jenazah lainnya masih dalam proses pemeriksaan. Proses ini memerlukan waktu karena kondisi jenazah tidak seluruhnya utuh. Keluarga korban yang telah teridentifikasi juga sudah dihubungi untuk proses penyerahan jenazah.

 

Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati, menambahkan bahwa proses identifikasi memasuki tahap yang lebih sulit. “Kami terus berupaya, meskipun sampel DNA yang tersisa kualitasnya tidak sebagus sebelumnya,” tuturnya.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Menurutnya, jumlah korban yang dilaporkan hilang adalah 63 orang, sementara jumlah kantong jenazah mencapai 67 karena satu korban bisa terdiri dari beberapa bagian tubuh.

 

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, di RS Bhayangkara Surabaya.

 

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

Polda Jawa Timur bersama Pusdokkes Polri terus melibatkan ahli forensik dan laboratorium DNA dalam proses identifikasi. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan identifikasi seluruh korban agar setiap keluarga mendapatkan kepastian.

 

“Kami memahami betapa beratnya situasi ini bagi keluarga korban. Kami akan terus bekerja keras untuk memberikan hasil yang terbaik,” pungkas Kombes Pol Abast.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.