Jumat, 05 Jun 2026 03:50 WIB

Polemik Sindiran Puan Maharani ke Gubernur Berlanjut, Rivalitas Pilpres 2024?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Feb 2022 01:42 WIB
Direktur Jenderal Otonomi Daerah (OTDA) Kementrian Dalam Negeri, Akmal Malik.
Direktur Jenderal Otonomi Daerah (OTDA) Kementrian Dalam Negeri, Akmal Malik.

selalu.id - Persoalan sindiran ketua DPR RI Puan Maharani yang kesal tidak disambut oleh seorang gubernur saat ia berkunjung ke wilayahnya, masih jadi pernbincangan. Kali ini respon datang dari Direktur Jenderal Otonomi Daerah (OTDA) Kementrian Dalam Negeri, Akmal Malik.

Menurut Akmal, sindiran Puan kepada salah satu gubernur itu merupakan dampak dari masalah etika yang harusya dijalankan oleh pemimpin daerah.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

"Walaupun tidak diatur dalam perundang-undangan, tapi itu etika," terang Malik saat ditemui di kantor DPR RI Senayan Selasa (15/2/2022).

Ditambahkan Akmal, penyelenggaraan pemerintahan tidak dapat berjalan terpisah antara pusat dan daerah.

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Jadi Hadiah Istimewa di Hari Lahir Pancasila

"Ya sebaiknya datang dan mendampingi (Puan), karena ini terkait sinergitas dan kolaborasi," lanjutnya.

Sebelumnya Puan Maharani sempat menyindir salah seorang gubernur atas sikapnya pada rapat kordinasi tiga pilar PDI-Perjuangan di Manado 9 Februari lalu. Di hadapan kader partainya, Puan mengingatkan tentang pentingnya meredam ego dan ambisi yang terlalu besar.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Setelah peristiwa itu, banyak pihak mengaitkan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai sosok kepala daerah yang disindir Puan. Hal ini semakin menghubungkan perseteruan keduanya dalam persaingan menuju kursi calon presiden pada pemilu 2024 mendatang. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.