Kamis, 23 Jul 2026 03:32 WIB

PGN Klaim Realisasi Penurunan Emisi Melebihi Komitmen 19,7 Persen

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mencatat penurunan emisi karbon mencapai 24.861 ton CO₂e hingga Agustus 2025. Angka tersebut melampaui target komitmen perusahaan sebesar 19,7 persen dan diproyeksikan terus meningkat hingga akhir tahun.

 

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

Realisasi penurunan emisi PGN menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, perusahaan menurunkan emisi sebesar 598,39 ton CO₂e. Angka itu naik menjadi 29.722 ton CO₂e pada 2024.

 

“Realisasi penurunan emisi PGN yang melampaui target menunjukkan bahwa langkah strategis perusahaan terbukti memberikan dampak langsung terhadap pencapaian dekarbonisasi Pertamina Group,” kata Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra, Selasa (7/10/2025).

 

Penurunan emisi tersebut ditopang efisiensi operasional, optimalisasi pemanfaatan gas bumi, dan pengembangan inisiatif energi bersih. Gas bumi sebagai komoditas utama PGN berperan penting karena karakteristiknya lebih bersih dibandingkan energi fosil lain.

 

Baca Juga: Operasikan CISEM II, Cara PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional

PGN menjalankan sejumlah program untuk memperluas pemanfaatan energi transisi ini, seperti jaringan gas rumah tangga (jargas), bahan bakar gas (BBG), pengembangan infrastruktur beyond pipeline, serta produksi biomethane dari limbah organik.

 

“Proyek biomethane merupakan inisiatif strategis perusahaan dengan membangun sinergi transformasi energi, pangan, maupun air. Melalui proyek ini, PGN memanfaatkan limbah agrikultur seperti dari sawit, jerami, dan kotoran hewan, yang kemudian dijadikan biogas. Setelahnya, biomethane diinjeksi ke dalam jaringan pipa gas bumi eksisting,” ujar Mirza.

 

Baca Juga: Kembangkan Blue Ammonia di Indonesia, PGN Gandeng JSA pada Ajang IPA Convex 2026

PGN menilai proyek biomethane berpotensi menekan emisi, mendukung ekonomi sirkular, dan memperkuat pengelolaan limbah organik. Program tersebut diharapkan dapat mendorong penyaluran energi bersih ke konsumen dan menjadi alternatif energi hijau.

 

Perusahaan berkomitmen melanjutkan inisiatif untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 serta agenda keberlanjutan dalam kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG).

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.