Minggu, 06 Sep 2026 09:10 WIB

PGN Klaim Realisasi Penurunan Emisi Melebihi Komitmen 19,7 Persen

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mencatat penurunan emisi karbon mencapai 24.861 ton CO₂e hingga Agustus 2025. Angka tersebut melampaui target komitmen perusahaan sebesar 19,7 persen dan diproyeksikan terus meningkat hingga akhir tahun.

 

Baca Juga: Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

Realisasi penurunan emisi PGN menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, perusahaan menurunkan emisi sebesar 598,39 ton CO₂e. Angka itu naik menjadi 29.722 ton CO₂e pada 2024.

 

“Realisasi penurunan emisi PGN yang melampaui target menunjukkan bahwa langkah strategis perusahaan terbukti memberikan dampak langsung terhadap pencapaian dekarbonisasi Pertamina Group,” kata Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra, Selasa (7/10/2025).

 

Penurunan emisi tersebut ditopang efisiensi operasional, optimalisasi pemanfaatan gas bumi, dan pengembangan inisiatif energi bersih. Gas bumi sebagai komoditas utama PGN berperan penting karena karakteristiknya lebih bersih dibandingkan energi fosil lain.

 

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

PGN menjalankan sejumlah program untuk memperluas pemanfaatan energi transisi ini, seperti jaringan gas rumah tangga (jargas), bahan bakar gas (BBG), pengembangan infrastruktur beyond pipeline, serta produksi biomethane dari limbah organik.

 

“Proyek biomethane merupakan inisiatif strategis perusahaan dengan membangun sinergi transformasi energi, pangan, maupun air. Melalui proyek ini, PGN memanfaatkan limbah agrikultur seperti dari sawit, jerami, dan kotoran hewan, yang kemudian dijadikan biogas. Setelahnya, biomethane diinjeksi ke dalam jaringan pipa gas bumi eksisting,” ujar Mirza.

 

Baca Juga: Operasikan CISEM II, Cara PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional

PGN menilai proyek biomethane berpotensi menekan emisi, mendukung ekonomi sirkular, dan memperkuat pengelolaan limbah organik. Program tersebut diharapkan dapat mendorong penyaluran energi bersih ke konsumen dan menjadi alternatif energi hijau.

 

Perusahaan berkomitmen melanjutkan inisiatif untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 serta agenda keberlanjutan dalam kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG).

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.