Selasa, 03 Feb 2026 19:03 WIB

Lampu Kota Lama Surabaya Raib Dicuri, Wali Kota Eri: Itu Duit APBD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Okt 2025 11:48 WIB

selalu.id - Lampu-lampu dekorasi yang mempercantik kawasan Kota Lama Surabaya raib diduga dicuri orang tak bertanggung jawab. Aksi pencurian terjadi di Jalan Panggung, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan.

 

Baca Juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan bersejarah tersebut.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyesalkan pencurian fasilitas umum yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia mengajak warga ikut menjaga aset kota yang dibangun untuk kepentingan masyarakat.

 

“Kita terus edukasi masyarakat. Ini kan lampu duitnya dari APBD, buat masyarakat supaya bisa naikin PAD. Ya ayo dijogo (dijaga). Kalau masyarakat tahu siapa yang nyolong (mencuri), ayo rek cekel bareng (ayo ditangkap bareng),” tegas Eri, Selasa (7/10/2025).

 

Menurut Eri, lampu dekorasi di kawasan Kota Lama bukan sekadar hiasan, tapi juga penunjang keindahan kota dan daya tarik wisata. Jika banyak wisatawan datang, maka sektor ekonomi lokal ikut bergerak.

 

“Kalau banyak yang datang, hotel bergerak, rumah makan bergerak. Kalau semua bergerak, insyaallah PAD naik. Lah nek onok sing nyolong, ayo rek direwangi Jogo (kalau ada yang nyolong, ayo bantu jaga) Surabaya,” ujarnya.

 

Eri menyebut pencurian juga menimpa kabel fasilitas publik.

 

Baca Juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

“Gak lampu tok (bukan cuma lampu), onok kabel barang sing ilang (ada kabel juga yang hilang). Nang ngisor got isok ilang (kabel di bawah saluran air juga bisa hilang),” ungkapnya.

 

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot menyiagakan petugas untuk patroli rutin dan memperluas pemasangan CCTV di titik rawan pencurian.

 

“Kita terus lakukan patroli. Petugas berputar di lokasi dan kita pasang CCTV tambahan. Kita juga koordinasi dengan kepolisian untuk penindakan hukumnya,” jelas Eri.

 

Ia menekankan pengawasan pemerintah tidak akan cukup tanpa peran aktif warga.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

 

“Saya nuwun (minta tolong) warga Surabaya, ayo jogoen (dijaga) bareng-bareng. Ini barangnya sampean (anda sendiri). Kalau dijaga, Kota Lama makin bagus, makin banyak yang datang, hotel makin laris,” ujarnya.

 

Eri menambahkan peningkatan kunjungan wisata ke kawasan Kota Lama akan berdampak langsung terhadap perekonomian kota.

 

“Hotel semakin laris, rumah makan makin banyak yang beli. Kalau itu semua bergerak, PAD naik. Kalau PAD naik, sekolah bisa gratis, pendidikan dan kesehatan juga bisa gratis,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.