Jumat, 05 Jun 2026 10:11 WIB

Lampu Kota Lama Surabaya Raib Dicuri, Wali Kota Eri: Itu Duit APBD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Okt 2025 11:48 WIB

selalu.id - Lampu-lampu dekorasi yang mempercantik kawasan Kota Lama Surabaya raib diduga dicuri orang tak bertanggung jawab. Aksi pencurian terjadi di Jalan Panggung, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan.

 

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan bersejarah tersebut.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyesalkan pencurian fasilitas umum yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia mengajak warga ikut menjaga aset kota yang dibangun untuk kepentingan masyarakat.

 

“Kita terus edukasi masyarakat. Ini kan lampu duitnya dari APBD, buat masyarakat supaya bisa naikin PAD. Ya ayo dijogo (dijaga). Kalau masyarakat tahu siapa yang nyolong (mencuri), ayo rek cekel bareng (ayo ditangkap bareng),” tegas Eri, Selasa (7/10/2025).

 

Menurut Eri, lampu dekorasi di kawasan Kota Lama bukan sekadar hiasan, tapi juga penunjang keindahan kota dan daya tarik wisata. Jika banyak wisatawan datang, maka sektor ekonomi lokal ikut bergerak.

 

“Kalau banyak yang datang, hotel bergerak, rumah makan bergerak. Kalau semua bergerak, insyaallah PAD naik. Lah nek onok sing nyolong, ayo rek direwangi Jogo (kalau ada yang nyolong, ayo bantu jaga) Surabaya,” ujarnya.

 

Eri menyebut pencurian juga menimpa kabel fasilitas publik.

 

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

“Gak lampu tok (bukan cuma lampu), onok kabel barang sing ilang (ada kabel juga yang hilang). Nang ngisor got isok ilang (kabel di bawah saluran air juga bisa hilang),” ungkapnya.

 

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot menyiagakan petugas untuk patroli rutin dan memperluas pemasangan CCTV di titik rawan pencurian.

 

“Kita terus lakukan patroli. Petugas berputar di lokasi dan kita pasang CCTV tambahan. Kita juga koordinasi dengan kepolisian untuk penindakan hukumnya,” jelas Eri.

 

Ia menekankan pengawasan pemerintah tidak akan cukup tanpa peran aktif warga.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

 

“Saya nuwun (minta tolong) warga Surabaya, ayo jogoen (dijaga) bareng-bareng. Ini barangnya sampean (anda sendiri). Kalau dijaga, Kota Lama makin bagus, makin banyak yang datang, hotel makin laris,” ujarnya.

 

Eri menambahkan peningkatan kunjungan wisata ke kawasan Kota Lama akan berdampak langsung terhadap perekonomian kota.

 

“Hotel semakin laris, rumah makan makin banyak yang beli. Kalau itu semua bergerak, PAD naik. Kalau PAD naik, sekolah bisa gratis, pendidikan dan kesehatan juga bisa gratis,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.