Sabtu, 06 Jun 2026 01:02 WIB

Tim FIP Unesa Dampingi Guru SID Filipina untuk Siswa Lambat Belajar

selalu.id – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendampingi guru Sekolah Indonesia Davao (SID), Filipina, dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran akomodatif bagi siswa, termasuk mereka yang lambat belajar. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) FIP Unesa.

 

Baca Juga: Sempat Vakum, Campus League Surabaya Kembali Dorong Ekosistem Basket Kampus

Tim dosen FIP yang terlibat terdiri dari Muhammad Nurul Ashar, Budi Purwoko, Ni Made Marlin Minarsih, dan Roid Al-Mahdi. Kegiatan pendampingan berlangsung delapan minggu melalui tiga tahap, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.

 

Pada tahap persiapan, tim berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menganalisis kebutuhan serta menyusun bahan ajar. Tahap pelaksanaan mencakup asesmen awal, pendampingan praktik, hingga penerapan strategi pembelajaran akomodatif. Tahap evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas program sekaligus menyusun tindak lanjut.

 

“Berbagai pendekatan diterapkan dalam proses pembelajaran, mulai dari diferensiasi materi, penggunaan media visual, modifikasi tugas, hingga penguatan aspek sosial-emosional,” ujar salah satu anggota tim.

Baca Juga: Pengamat: Soekarno Cup U-17 Berpotensi Dongkrak Elektabilitas Eri Cahyadi

 

Upaya tersebut meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan berhitung dasar. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif dalam belajar, sementara guru SID memperoleh pengalaman baru dalam mengembangkan strategi pengajaran inklusif.

 

Baca Juga: Pesantren Kilat SMP Labschool Unesa Diwarnai Belajar Merawat Jenazah

Guru besar FIP Unesa, Budi Purwoko, menyatakan kolaborasi ini mencerminkan kontribusi nyata Unesa dalam mendukung misi pendidikan inklusif yang berkeadilan di tingkat internasional. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak, dengan kondisi apapun, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Pendampingan ini bukan hanya soal teknik pembelajaran, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa pendidikan harus bisa merangkul semua,” tegasnya.

 

Unesa berharap program ini dapat berlanjut secara berkesinambungan, tidak hanya di SID, tetapi juga di sekolah-sekolah Indonesia lainnya di luar negeri. Praktik pendidikan inklusif yang sudah terbangun diharapkan semakin kuat dan memberi dampak luas bagi generasi muda.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.