Minggu, 18 Okt 2026 21:48 WIB

Sempat Vakum, Campus League Surabaya Kembali Dorong Ekosistem Basket Kampus

Kompetisi Campus League Basketball Regional Surabaya Ubaya (merah) vs Uncen (putih) 
Kompetisi Campus League Basketball Regional Surabaya Ubaya (merah) vs Uncen (putih) 

selalu.id - Kompetisi Campus League Basketball Regional Surabaya dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekosistem olahraga kampus dengan meningkatnya kualitas tim dan partisipasi perguruan tinggi dari berbagai daerah. 

CEO Campus League Ryan Gozali menyampaikan bahwa kehadiran kompetisi antar perguruan tinggi ini menjadi pemicu kebangkitan olahraga kampus, khususnya bola basket, setelah sempat mengalami kekosongan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

“Kami harapkan dengan adanya Campus League ini, ekosistem olahraga kampus jadi termotivasi. Ada pergerakan baru, karena sebelumnya sempat ada kekosongan yang cukup lama,” kata Ryan, Rabu (29/4/2026). 

Ia menjelaskan bahwa peta kekuatan tim kampus mulai mengalami perubahan dengan munculnya sejumlah perguruan tinggi yang semakin kompetitif. Tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari berbagai daerah lain di Indonesia.

Menurutnya, perkembangan tim dari luar daerah seperti Papua menunjukkan kemajuan signifikan meskipun masih membutuhkan waktu untuk menyamai pengalaman tim-tim besar.

“Kami sudah melihat progres, termasuk dari wilayah lain. Jadi tidak bisa dianggap remeh, karena perkembangan mereka cukup signifikan,” ucapnya.

Ryan menambahkan, Campus League tahun ini digelar di lima kota sebagai tahap awal pengenalan kompetisi. Selain bola basket, ajang ini juga akan mempertandingkan cabang olahraga lain seperti bulu tangkis, futsal, hingga Uni Games dengan berbagai nomor pertandingan.

“Setelah basket akan ada bulu tangkis, futsal, hingga Uni Games dengan beberapa cabang seperti taekwondo, jujitsu, kempo, biliar, dan sepak bola wanita,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa tim juara kategori putra akan mewakili Indonesia dalam ajang Asian University Basketball League melawan negara-negara di Asia dan Australia.

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Negeri Surabaya Dwi Cahyo Kartiko mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai tuan rumah seri pertama Campus League cabang basket.

Baca Juga: FPTI Lamongan Punya Nahkoda Baru, Founder Apparel Allegiant M Harryanto jadi Ketum dengan Aklamasi

“Kami berterima kasih kepada Campus League karena Unesa dipercaya sebagai tuan rumah. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk meningkatkan prestasi ke depan,” katanya.

Ia menuturkan capaian tim basket Unesa yang meraih peringkat ketiga menjadi motivasi untuk melakukan persiapan lebih matang pada kompetisi berikutnya.

Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa, terutama dalam menanamkan nilai sportivitas, rasa hormat, dan kerja sama tim.

“Olahraga adalah pembentukan karakter yang paling lengkap, mulai dari sportivitas, rasa hormat, hingga kerja sama tim,” ucapnya.

Pada partai final putra, Universitas Surabaya berhasil mengalahkan Universitas Cenderawasih Jayapura dengan skor 84-48 dan meraih gelar juara Basketball Campus League Season 1 Regional Surabaya.

Baca Juga: Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Sementara pada perebutan tempat ketiga, Universitas Negeri Surabaya menundukkan Universitas Negeri Malang dengan skor tipis 55-51.

Di sektor putri, Universitas Surabaya juga tampil dominan dengan mengalahkan Universitas Ciputra Makassar dengan skor 95-28 dalam partai final yang digelar di GOR Basket Unesa.

Adapun posisi ketiga diraih Universitas Airlangga setelah mengalahkan Universitas Brawijaya Malang dengan skor 55-38.

Dengan hasil tersebut, kompetisi Campus League di Surabaya diharapkan menjadi wadah pengembangan atlet muda sekaligus mendukung pembinaan olahraga menuju visi Indonesia Emas 2045.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.