Selasa, 21 Jul 2026 18:53 WIB

Pesantren Kilat SMP Labschool Unesa Diwarnai Belajar Merawat Jenazah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 07 Mar 2026 16:06 WIB
Praktek Perawatan jenazah siswa Labshool Unesa Surabaya. (Dok.Ade/Selalu.id)
Praktek Perawatan jenazah siswa Labshool Unesa Surabaya. (Dok.Ade/Selalu.id)

selalu.id - SMP Labschool Unesa 3 Surabaya menggelar kegiatan pesantren kilat selama Ramadan dengan berbagai materi keagamaan, salah satunya praktik perawatan jenazah mulai dari memandikan hingga mengkafani.

Kegiatan yang diikuti 33 siswa ini berlangsung selama tiga hari dua malam di lingkungan sekolah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus memberikan bekal keterampilan sosial kepada siswa.

Baca Juga: Gelar Karya Siswa, Keseriusan SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dalam Majukan Dunia Pendidikan

Koordinator Kegiatan Ramadan Labschool 3 Unesa Surabaya, Abdul Manafsyaroni, mengatakan kegiatan Ramadan di sekolahnya melibatkan seluruh siswa dengan pendekatan sesuai agama masing-masing.

“Untuk siswa Muslim ada pondok Ramadan, untuk siswa Kristen ada Pondok Kasih, dan siswa Hindu mengikuti Pondok Dharma. Kegiatan ini dilakukan dari pagi sampai siang,” kata Abdul Manafsyaroni, Sabtu (7/3/2026).

Selain kegiatan harian, sekolah juga menggelar pesantren kilat di mana siswa menginap selama tiga hari dua malam. Dalam kegiatan tersebut para peserta mengikuti pengajian kitab, khataman kitab, hingga praktik pengurusan jenazah.

“Di pesantren kilat ini anak-anak belajar mengaji kitab, menghatamkan dua kitab dalam dua hari, lalu juga ada praktik tata cara merawat jenazah seperti mengkafani,” ujarnya.

Menurutnya, materi tersebut sengaja diberikan karena tidak diajarkan secara detail dalam pembelajaran formal di sekolah.

“Tahun lalu materi praktiknya memandikan jenazah. Tahun ini lebih ke tata cara mengkafani. Harapannya ketika mereka terjun di masyarakat, mereka sudah mengetahui tata caranya,” jelasnya.

Baca Juga: Sempat Vakum, Campus League Surabaya Kembali Dorong Ekosistem Basket Kampus

Selain kegiatan keagamaan, sekolah juga menggelar berbagai aksi sosial selama Ramadan. Di antaranya santunan kepada 100 anak yatim yang dananya berasal dari sedekah subuh para siswa.

“Sedekah subuh siswa terkumpul sekitar Rp15 juta dan itu kita gunakan untuk santunan anak yatim,” katanya.

Tak hanya itu, sekolah bersama wali murid juga menyalurkan sekitar 140 paket sembako senilai Rp175 ribu per paket yang berisi 12 kebutuhan pokok bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala SMP Labschool Unesa 3 Surabaya, Dian Hijrah Saputra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial kepada siswa.

Baca Juga: Pengamat: Soekarno Cup U-17 Berpotensi Dongkrak Elektabilitas Eri Cahyadi

“Ini kegiatan rutin setiap tahun, mulai dari pesantren kilat, buka puasa bersama, santunan anak yatim hingga pembagian sembako. Harapannya sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga tempat menumbuhkan kepedulian dan kebaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada tahun ini pesantren kilat diikuti 33 siswa meski kuota awal hanya 30 peserta.

“Alhamdulillah antusiasme siswa meningkat. Mudah-mudahan ke depan pesertanya bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik, Seperti Cintamu ke Dia

Kondisi ini menambah tren kurang baik harga emas Antam Logam Mulia yang sempat naik tipis beberapa hari lalu.