Rabu, 23 Sep 2026 20:20 WIB

Keracunan di Berbagai Wilayah, DPRD Surabaya Minta MBG Tetap Lanjut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 14 Sep 2025 10:53 WIB

Selalu.id– Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Golkar, Arif Fathoni, menegaskan dukungannya agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan. 

Menurutnya, meski ada sejumlah kasus keracunan makanan di berbagai daerah, program ini sangat penting bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) jangka panjang Indonesia.

Baca Juga: Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Hal itu ia sampaikan merespons laporan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) yang mencatat ada 4.000 siswa mengalami keracunan akibat program MBG dalam delapan bulan terakhir. Indef bahkan mendorong agar program dihentikan sementara untuk evaluasi menyeluruh.

“Saya rasa program MBG ini sangat bagus untuk menghapus disparitas pemenuhan gizi anak bangsa. Karena program masih baru, wajar jika butuh penyempurnaan berkelanjutan,” ujar Toni, sapaan akrab Arif Fathoni, Minggu (14/9/2025).

Menurutnya, masukan dari berbagai pihak, termasuk Indef, seharusnya dijadikan bahan evaluasi, bukan alasan untuk menghentikan program. 

Ia menilai MBG tidak hanya menjamin gizi anak, tetapi juga membantu banyak orang tua yang sibuk bekerja karena anak mereka sudah mendapat makan siang di sekolah.

“Yang perlu disempurnakan adalah tata kelolanya. Mulai dari higienitas makanan, distribusi, hingga evaluasi pemerataan agar program tepat sasaran,” tegasnya.

Baca Juga: Mulai Bulan Depan ASN Surabaya Ngantor di Balai RW, Ini Perintah Tegas Wali Kota Eri

Terkait wacana asuransi penerima manfaat, Toni menilai hal itu justru bisa membebani keuangan negara. Ia lebih mendorong peningkatan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar implementasi program berjalan sukses.

Lebih jauh, mantan Ketua DPD Golkar Surabaya ini berharap program MBG juga bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di daerah. Salah satunya lewat keterlibatan aktif UMKM dan kantin sekolah. 

Namun, ia mengakui ada tantangan, terutama soal syarat dapur umum dengan luasan minimal 200 meter persegi.

Baca Juga: Lomba Kampung Pancasila 2026 Surabaya Resmi Digelar, Berhadiah Puluhan Juta dan Bantuan Menarik

“Kalau aturan itu dipaksakan, UMKM bisa kesulitan, apalagi harga sewa tanah di Surabaya relatif tinggi,” ujarnya.

Soal maraknya kasus keracunan di sejumlah daerah, Toni memastikan hingga kini belum ada laporan di Surabaya. Hal itu berkat peran Dinas Ketahanan Pangan dan OPD terkait yang menjaga ketat higienitas bahan pangan.

“Alhamdulillah, sejauh ini di Surabaya belum ada laporan keracunan. Mudah-mudahan tidak terjadi, karena pengawasan di sini cukup ketat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ternyata, Soal Ini Kantor BPN Kota Mojokerto Digeledah KPK

Pantauan di lokasi, terdapat empat mobil Avanza berwarna hitam terparkir di halaman Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto. Diduga mobil itu dikendarai oleh tim KPK.

Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Oknum ASN itu berinisial AFA, yang bertugas di salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember.

Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

Saat ini, krisis kekeringan di Jawa Timur kian meluas, dengan 24 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga maupun tanggap darurat. 

Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

Update Korban KM Virgo Transport 8: Satu Ditemukan Lagi, 116 Masih dalam Pencarian

Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dalam pencarian.

KPK Geledah Kantor BPN Kota Mojokerto Usut Kasus Suap HGB

Juru bicara KPK Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan paksa yang dilakukan oleh penyidik di Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.