Jumat, 05 Jun 2026 20:09 WIB

Keracunan di Berbagai Wilayah, DPRD Surabaya Minta MBG Tetap Lanjut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 14 Sep 2025 10:53 WIB

Selalu.id– Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Golkar, Arif Fathoni, menegaskan dukungannya agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan. 

Menurutnya, meski ada sejumlah kasus keracunan makanan di berbagai daerah, program ini sangat penting bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) jangka panjang Indonesia.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Hal itu ia sampaikan merespons laporan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) yang mencatat ada 4.000 siswa mengalami keracunan akibat program MBG dalam delapan bulan terakhir. Indef bahkan mendorong agar program dihentikan sementara untuk evaluasi menyeluruh.

“Saya rasa program MBG ini sangat bagus untuk menghapus disparitas pemenuhan gizi anak bangsa. Karena program masih baru, wajar jika butuh penyempurnaan berkelanjutan,” ujar Toni, sapaan akrab Arif Fathoni, Minggu (14/9/2025).

Menurutnya, masukan dari berbagai pihak, termasuk Indef, seharusnya dijadikan bahan evaluasi, bukan alasan untuk menghentikan program. 

Ia menilai MBG tidak hanya menjamin gizi anak, tetapi juga membantu banyak orang tua yang sibuk bekerja karena anak mereka sudah mendapat makan siang di sekolah.

“Yang perlu disempurnakan adalah tata kelolanya. Mulai dari higienitas makanan, distribusi, hingga evaluasi pemerataan agar program tepat sasaran,” tegasnya.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Terkait wacana asuransi penerima manfaat, Toni menilai hal itu justru bisa membebani keuangan negara. Ia lebih mendorong peningkatan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar implementasi program berjalan sukses.

Lebih jauh, mantan Ketua DPD Golkar Surabaya ini berharap program MBG juga bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di daerah. Salah satunya lewat keterlibatan aktif UMKM dan kantin sekolah. 

Namun, ia mengakui ada tantangan, terutama soal syarat dapur umum dengan luasan minimal 200 meter persegi.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

“Kalau aturan itu dipaksakan, UMKM bisa kesulitan, apalagi harga sewa tanah di Surabaya relatif tinggi,” ujarnya.

Soal maraknya kasus keracunan di sejumlah daerah, Toni memastikan hingga kini belum ada laporan di Surabaya. Hal itu berkat peran Dinas Ketahanan Pangan dan OPD terkait yang menjaga ketat higienitas bahan pangan.

“Alhamdulillah, sejauh ini di Surabaya belum ada laporan keracunan. Mudah-mudahan tidak terjadi, karena pengawasan di sini cukup ketat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.